
๐selamat membaca...
...----------------...
Di kantin sekolah terlihat Dinar dengan segelas lemon tea di tanganya . pandangannya menyapu seluruh kantin mencari meja kosong . namun semua meja penuh . pandanganya menuju meja di pojokan . terlihat seorang siswi tengah duduk sendirian . Dinar menghampiri orang tersebut bermaksud ingin bergabung bersamanya.
"Hay... boleh duduk ?"
Siswi bernama Lily mendongakkan kepalanya lalu mengangguk . Dinar menatap Lily dan pandanganya tertuju dengan kotak bekal di hadapan Lily juga sebotol air . ahirnya untuk menjawab rasa penasaranya .ahirnya Dinar bertanya .
"kau bawa bekal ?" tanya Dinar dan lagi lagi Lily hanya mengangguk .
"kenalin .. Dinar " mengulurkan tanganya ke arah Lily.
Dengan rasa sedikit takut lily menyambut tangan Dinar dan menyebutkan namanya . lily pun ahirnya memberanikan diri untuk bertanya .
" Apa kamu anak baru ?" tanyanya sedikit ragu.
" Ya .. " Jawab Dinar singkat sambil meminum minumanya .
Dinar merasa Lily anak yang baik .Melihat bekal Lily hanya dengan lauk seadanya. hati Dinar trenyuh .pasalnya dia selalu mendapatkan makanan apapun yang dia inginkan .
" apa kau tak memesan seauatu?" Lily hanya menggeleng .
" kau.. selalu bawa bekal tiap hari ?" tanyanya lagi.
untuk kesekian kalinya Lily hanya mengangguk tanpa mengeluarkan suara .
"Apa kau takut padaku?" Dinar menatap dalam wajah Lily
pertanyaan Dinar membuat Lily seketika menatap Dinar .tapi lily hanya diam .
" hey jangan takut.. aku tidak menggigitmu.. apa kau mau jadi temanku" . nampak senyuman yang tulus terpancar di wajah Dinara.
Lily menatap dalam dalam wajah Dinar . dengan raut wajah kaget. dalam hatinya bertanya .apa benar orang seperti Dinar mau berteman denganya yang miskin.
"Apa kamu mau berteman denganku ? aku bukan orang kaya . " jelas Lily menundukan kepalanya.
selama ini tidak ada yang mau berteman dengan Lily karna dia bukan dari keluarga kaya . Lily bisa masuk ke sekolah ini juga karna beasiswa. tak jarang dia juga mendapat bully an dari teman teman kelasnya .maupun kelas lain.
__ADS_1
" Why..? Ada masalah ?" tanya Dinar dengan santai .
" Mungkin ..." jawab Lily dengan suara pelan " karna bukan orang kaya tidak selevel denganmu " imbuhnya
Dinar hanya melongo melihat Lily . bagaimana bisa dia berfikiran seperti itu. selama ini Dinar tak pernah memghiraukan setatus sosial. asal dia nyaman berteman dengan orang itu ,oke aja.
" kamu pikir aku peduli dengan itu? "
"Hah...?" gantian Lily ni yang melongo.
" aku sama sekali tak keberatan berteman denganmu." Dinar tersenyum manis .
" kau mau jus ?" tanya Dinar " santai aja aku yang traktir "imbuhnya.Lily membalasnya dengan senyuman.
Dinar meninggalkan Lily untuk memesan jus untuknya. terlihat dua orang cowok tampan yang juga berada di kantin tersebut . siapa lagi kalo bukan Dewa dan Dimas.
Dewa memandang Dinar kemanapun dia melangkah .
" ternyata benar dia anak sekolah ini. takdir memang selalu indah ." batin Dewa senyumannya terus mengembang .
" napa lu Wa? kesambet setan mana sih lu? dari pagi senyam senyum gak jelas " tanya Dimas yang duduk di sebelahnya .
"siapa sih ?" mata Dimas menuju ke arah pandangan Dewa.
" Anak baru itu !?" Dimas kembali menatap Dewa."
lu kenal ama dia ?" imbuhnya sambil menyendok makananya ke dalam mulut.
" cuma tak sengaja kenal "
Dewa hanya tersenyum lalu menjawab singkat .pandanganya masih asik dengan apa yang di lihatnya.
Siska dan teman temanya. yang kala itu baru tiba di kantin .ekor matanya menangkap Lily yang duduk di meja pojok sendirian, langsung mengeluarkan senyum jahatnya .melangkah mengajak Sarah dan Lora menghampiri si culun alias Lily.
" Gaesss coba lihat " ekor mata Siska mengarah ke meja Lily.
Sarah dan Lora langsung ke arah pandangan Siska . dan benar saja .mereka saling pandang lalu tersenyum jahil. mereka bertiga menghampiri Lily. untuk sedikit bermain main.
" Hay culun !"
__ADS_1
Siska duduk di depan Lily dengan senyum jahil. sementara Sarah dan Lora mengapitnya . seketika gadis itu menjadi ketakutan dan menunduk.bukan hanya sekali ini .tapi sering mereka melakunya .
"kalian liat ini gengs " menunjuk bekal Lily .
tanganya mengambil lemon tea milik Dinar di hadapanya .
" Aku rasa makananmu akan lebih enak dengan ini" Siska menuang minuman itu di kotak bekal Lily dengan senyum mengejek.
Sarah dan Lora pun ikut tertawa melihat itu.
" kayaknya enak sis " ejek Lora
Siska mengaduk ngaduk bekal yang sudah di beri lemon tea olehnya.
" Sekarang makan !" Sarah menatap tajam .Lily semakin gemetar .
" cepetan makan ! " teriak Sarah .mendorong kepala Lily .
semua penghuni kantin hanya menonton adegan di hadapan mereka .termasuk Dewa dan Dimas .Dinar yang kaget dengan teriakan Sarah . berbalik menghadap arah sumber suara.
"Sttt.. dasar manusia Sinting" geram Dinar .
langsung dia menghampiri mereka dengan segelas jus alpukat di tanganya . yang dia pesan untuk Lily.
dengan langkah santai Dinar mendekat. hal itu juga tak luput dari pandangan Dewa yang menatapnya . sambil memikirkan apa yang akan di lakukan Dinar.
"Byurrrrrrr...! "
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
jangan lupa jejak dan like nya ya ๐๐