Dinara The Arrogant Girl

Dinara The Arrogant Girl
29


__ADS_3

☕selamat membaca..💐


...----------------...


Di lapangan basket sekolah Leo dan Awan asik dengan permainan mereka. saat tengah fokus memainkan bola basket tiba tiba bola di rebut oleh Dewa.


Mereka berdua menatap Dewa tanpa bicara


" di mana Gavin ? "


Awan dan Leo saling menatap .


" kalian tuli ? gua tanya dimana Gavin ? " ulang Dewa.


" Gua gak tau ! . balikin bolanya .." jawab Leo


" tinggal jawab aja apa susahnya si ? " perintah Dewa dengan nada songongnya .


" La lu kira kita bebby siternya apa . udah di bilang nggak tau ! lu cari aja sendiri ! " ketus Awan


" balikin bolanya " pinta Leo


Dewa tersenyum getir . berjalan mendekati Leo hingga saat ini posisi nya saling berhadapan .


" Lo mau bola . kasih tau dulu dimana Gavin ?"


" Lu tau artinya apa itu ' GAK TAU ' Budek ya lo? " tanya Leo sinis dengan menekan kan kata itu .


" berani rupanya lo sama gue !" Dewa menyunggingkan senyum sinis .


" lo pikir gue takut sama lo " ucap Leo tak kalah sinis


tiba tiba Dewa melempar bola basket yang di pegang nya dan memukul wajah Leo . hingga Leo terjatuh . Awan yang kaget langsung menarik Dewa yang ingin memukulnya lagi.


" apa apaan sih lu ! Kita gak tau dimana Gavin ! dia gak masuk ! lu cari aja Sendiri !" bentak Awan


Dewa menatap tajam ke arah Mereka berdua .Leo bangkit berdiri ingin membalas Dewa namun di hadang oleh Awan .


" mending lu pergi ! " perintah Awan dengan nada kesalnya


" awas kalian " Dewa akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua di lapangan basket .


...----------------...

__ADS_1


Di warung tenda Gavin dan Dinar terus sibuk dengan ponselnya masing masing .sesekali Gavin tersenyum melihat Dinar di hadapanya . sambil diam diam mengambil foto Dinar dengan ponselnya .


makanan yang di pesan akhirnya datang . si penjual menyodorkan makanan ke hadapan mereka .sambil senyam senyum .


" ngapain sih bang senyam senyum ? tanya Gavin heran .


" enggak mas . tumben ngajak pacarnya "


" uhuk .. uhukkk "


Gavin yang saat itu sedang meminum es teh langsung tersedak mendengar perkataan si penjual .


" gua bukan cewek nya ! " ketus Dinar .


" iya juga gak pa pa neng ! "


" usil aja lu bang . mending abang goreng ayam aja no banyak pembeli " si penjual itu pun pergi .


Gavin yang melihat Dinar hanya melihat makanan di hadapanya .hanya geleng geleng sambil mulai memakan makanan milik nya .


" pelototin aja terus tar juga kenyang " Ucap Gavin .


" gak ada sendok sama garpu nya ? " tanya Dinar


" napa lo ketawa ? gak ada yang lucu !" ketusnya


" mana ada makan begini pake sendok garpu . yang ada juga pake tangan . kayak gini nih "


Gavin mempraktekan . mengambil sesuwir ayam mencocolnya di sambel lalu memasukan ke mulutnya. Dinar hanya melihat Gavin mempraktekannya .sambil melihat tanganya.


" kenapa ? jijik ? "


Gavin hanya tersenyum . dia mengambil sesuwir ayam serta nasi dengan tanganya . lalu mengarahkan ke mulut Dinar .


" buka mulut lo " perintahnya .


Dinar akhirnya membuka mulut ,menerima suapan dari tangan Gavin meski sedikit ragu. Dinar menatap wajah pria tamvan di hadapanya tanpa berkedip .Gavin yang sadar akan tatapan Dinar ujung bibirnya sedikit terangkat.


" gua emang ganteng , tapi gak gitu juga liatinya kali ! bilang aja mau di suapin " ucap Gavin .


mendengar ucapan Gavin ,Dinar jadi salah tingkah . akhirnya Dinar memakan makanannya dengan tangan . seperti yang di lakukan Gavin .meski masih kaku karna dia belum pernah makan pake tangan selama ini


" ternyata enak juga makanan pinggir jalan kayak gini " batin Dinar.

__ADS_1


mereka berdua asik memakan makananya . hingga notif ponsel Gavin berbunyi .pertanda pesan masuk .Gavin segera membuka pesan tersebut yang tak lain dari Awan .


( lu kenapa gak masuk vin ? tadi Dewa nyariin lu )


begitulah isi pesan dari Awan .


" mau ngapain dia nyari gua 😏"


setelah membacanya Gavin kembali melanjutkan makannya .


setelah selesai Gavin mengantar Dinara pulang sesuai alamat yang di tunjukan Dinar .hingga motor sport yang di kendarai Gavin berhenti di depan gerbang Mension Keluarga Dinara . dengan lambang lingkaran dengan huruf DG di tengahnya .


" ini rumah lo? '' tanya Gavin melihat lambang di gerbang mension Dinar.


" bukan ! ini rumah pembantu gue ! " ketus Dinar


" nih helm lo " sambungnya lalu masuk meninggalkan Gavin tanpa mengucapkan apapun.


" mang Ujang buka gerbang !" teriak Dinar


" bilang makasih kek " sewot Gavin


Gavin kembali menatap lambang di gerbang itu. lambang yang tak asing baginya ..


" gua kayak kenal lambang itu . tapi keluarga siapa ya?" gumam Gavin


" bodo amat lah ! gak penting juga "


Gavin bergegas pergi meninggalkan Mension Dinara .


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


jangan lupa like👍


__ADS_2