Doctor Ghost (Terpaksa Menikah Dengan Arwah Dokter)

Doctor Ghost (Terpaksa Menikah Dengan Arwah Dokter)
Hantu yang tahu terima kasih


__ADS_3

Bryan berkelahi dengan sesama hantu, dia tidak berniat menyakiti tapi ternyata para hantu itu terus menganggu Haura, mereka hendak mencelakai Haura dengan membawa Haura ke arah jurang.


Bryan berusaha untuk membuat Haura sadar, tapi kekuatan magic itu terlalu kuat.


"Aku harus menyelamatkannya, jika tidak semua harapan mereka dan diriku sendiri akan hilang begitu saja!" ujar Bryan sambil menatap Haura yang semakin menjauh darinya.


"Haura! Haura sadarlah!" Bryan memanggil nama Haura sambil memejamkan matanya, berharap suaranya menembus kalbu Haura.


Pernyataan cinta dan juga bantuan dari para hantu yang entah dari mana asalnya, membuat Bryan akhirnya bisa membuat Haura tersadarkan, di satu sisi, dia sadar Susan yang telah melakukannya.


"Kenapa kau lakukan ini kepada Haura?!" teriak Bryan yang kesal melihat Susan di hadapannya.


"Itu semua, karena kamu tidak mau menyerah dengan takdirmu, dan berusaha menemui manusia ini, dia memberimu harapan, aku muak melihat kebersamaan kalian, awalnya aku membiarkan dirimu menjalankan rencanamu yang aku pikir mustahil bisa berhasil," kata Susan.


"Tapi ternyata! kalian bukan hanya mengejar misi, tapi juga kalian telah jatuh cinta! aku benci manusia ini, dia bisa membuat dirimu sadar dan meninggalkan dunia arwah, aku ingin keluargamu menyerah akan dirimu! dan kau menjadi hantu yang mungkin bisa aku miliki!" lanjutnya.


Bryan tak mengira bahwa selama ini Susan menaruh hati kepadanya, dia tak mengira, Susan bisa dengan kejam melakukan semua ini.


"Usahamu akan sia-sia Susan! keluargaku tidak mungkin menyerah terhadap diriku, apalagi mama ku! dia wanita yang akan melakukan segala macam cara agar aku tetap hidup!" ujar Bryan.


"Kamu benar Bryan! wanita yang kau sebut mama itu, pasti akan membuatmu terbangun, tapi bagaimana jika seseorang menggagalkan rencananya untuk membuat dirimu terbangun?" ujar Susan dan dia pergi begitu saja setelah tertawa kencang hingga memenuhi udara.

__ADS_1


"Haura ...." Bryan langsung memeluk Haura yang sudah sadarkan diri.


"Aku dimana?" tanya Haura ketika sadar dan tak tahu keberadaannya.


"Kamu di atas bukit," kata Bryan.


"Wanita itu ...." Haura mencari sosok wanita yang pastinya itu adalah Susan, wanita yang menemuinya sebelum dia tidak bisa mengendalikan dirinya.


"Ceritakan nanti, sekarang kita turun dulu." Bryan membantu Haura berdiri.


"Dokter Haura." suara lembut memanggil Haura yang hendak menuruni bukit.


"Kamu ...." Haura mengingat wajah wanita itu.


"Kamu mengenalnya?" tanya Bryan.


"Hmmm." Haura mengangguk.


"Dokter Haura, terima kasih, berkat dirimu, anakku bisa terlahir dengan selamat," kata hantu yang saat masih hidup, Haura membantunya melahirkan.


"Tapi, kamu tidak bisa terselamatkan, anakmu menjadi sebatang kara." Haura menitikkan air matanya, rasa bersalah dalam hatinya belum berkurang sedikitpun.

__ADS_1


"Dokter, kamu tidak perlu merasa bersalah, ini sudah takdirku, aku sudah tahu, kalau akan mengalami hal ini, aku adalah seorang bidan semasa hidupku, jadi jangan lagi menyalahkan mu, semua ini sudah takdirku, anakku akan bersama dengan orang yang tepat" sosok wanita itu kemudian menghilang.


"Terima kasih, sudah menolongku," lirih Haura setelah hantu wanita itu menghilang.


Haura menggenggam tangan Bryan erat, dia semakin menangis kencang, tapi bukan karena rasa bersalahnya, kali ini karena dia terharu, karena berkat menyelamatkan persalinan, sosok hantu itu menolongnya dan mengucapakan terima kasih.


Setiap perjalanan dalam hidup ini, kita tidak pernah bisa memaksa orang suka kepada kita, tapi jika kita selalu bisa melakukan hal baik untuk orang lain dan tanpa pamrih, maka satu hal yang kita harus tahu, tuhan tidak pernah tidur, setiap kebaikan yang kita lakukan akan kembali berupa kebaikan juga kepada kita.


Jalani hidup dengan baik, karena hidup hanya sekali, tidak ada ulangan, yang ada hanya ujian.


.


.


.


.


baca juga , novel karya temanku, pastinya seru banget.


__ADS_1


__ADS_2