
Haura
Bryan
Lidya
Sefya
Marco
~Penjelasan~
Haura menghampiri Lidya. Dia tidak tega melihat sahabatnya terus meraung di sisi ranjang.
"Lidya, Bryan di sini sejak awal dia mengalami kecelakaan." Haura menepuk pundak sahabatnya.
"Kamu tahu itu?" tanya Lidya sambil menghapus air matanya.
"Aku tahu baru beberapa bulan, awalnya aku tidak percaya, tapi sekarang aku percaya. Dia akan bangun setelah aku bisa mengoperasikan."
Lidya bangun dari posisinya, dia menatap sahabatnya. Haura melihat ada sorot mata kecewa, mungkin karena Lidya merasa, Haura sebagai sahabat tidak langsung memberitahunya.
"Kenapa? Kenapa baru sekarang kamu memberitahukan hal ini? Apa kamu tidak tahu? Aku begitu merindukannya, aku berfikir dia telah tiada." Lidya sedikit mengeraskan suaranya.
"Tenanglah, Lidya. Aku bisa menjelaskannya." Bryan ikut bicara.
"Siapa kamu? Tahu apa kamu tentang keluargaku?" Bentak Lidya.
__ADS_1
"Aku Bryan."
Haura dan Lidya sontak menoleh kearah Bryan dengan bersamaan.
Haura tidak menyangka Bryan akan membuka identitasnya dihadapan Lidya yang belum tentu percaya.
"Kamu? Mana bisa? Wajah kalian saja sudah beda, jangan meracau." Lidya bersikap tak percaya.
"Aku bisa membuktikannya."
Bryan menyebutkan hal yang tidak diketahui orang tentang Lydia, bahkan Haura yang menjadi sahabat terdekatnya saja tidak tahu kan hal itu.
"Jadi kamu pernah mengalami kecelakaan? Apa itu alasan mengapa kamu waktu kuliah tidak masuk selama satu bulan? Lidya ...,"
"Maafkan aku Haura. Aku tidak bisa memberitahukan kalian, aku yakin kalian akan cemas." Lidya menunduk menyesal.
"Tapi apa benar dia Kakak sepupuku? Ini aneh, tapi jika benar. Aku akan membantu kalian, aku tidak akan membiarkan Marco semakin merajalela. Aku tidak rela dia yang mengelola rumah sakit ini." Lidya sudah membulatkan tekadnya.
Lidya adalah seorang anak yang manis dan baik. Dirinya keras dan terlihat jutek karena untuk melindungi dirinya sendiri dan terbentuk karena kondisi keluarga mereka.
"Kita akan bekerjasama mulai sekarang. Aku akan ikut mengawasi gerak-gerik Kakakku." Janji Lidya.
"Itu juga ulah Marco yang bekerjasama dengan salah satu hantu. Hantu itu kemungkinan besar akan membantu Marco lagi, aku belum tahu apa maksud hantu itu membatu Marco," jelas Bryan.
Lidya semakin geram dengan tingkah kakaknya. Dia tidak bisa lagi memaafkan Marco, kekacauan yang dia buat sudah sangat fatal. Mulai dari merebut kekasih Bryan, membuat kekacauan di posko dan sekarang ingin menghalangi Bryan untuk sembuh.
Lidya, Sefya, Bryan dan Haura keluar dari ruangan itu. Sefya yang sejak tadi memperhatikan dan tidak mengerti dari semua obrolan sahabatnya hanya bisa berusaha tutup mulut, dia juga berharap kalau Bryan kembali sehat.
.
.
Lidya, Sefya dan Haura menuju kantin rumah sakit.
"Hei, kamu kan sudah menjadi istri kakakku. Apa kalian sudah ...." Lidya menyatukan kedua tangannya.
"Apaan sih. enggak ada kayak gitu-gitu," jawab Haura sambil sedikit mengembangkan tawa gelinya.
__ADS_1
"Dia sedikit tertawa." Sefya ikut menggoda.
"Berarti ...." Sefya dan Lidya menggoda bersama.
"Apaan sih kalian." Haura menyentuh kedua pipinya yang terasa sedikit panas.
"Aku berdoa, setelah Kak Bryan sadar, kalian akan bersama lagi." Do'a Lidya.
"Kamu tahu, dia adalah kakak sepupu yang dulu mau aku kenalkan kepadamu. ingat ceritamu tentang dokter tangan hantu? Itu adalah dia." Jelas Lidya.
"Ya aku tahu dia adalah tangan hantu, tapi aku tidak tahu kalau dia sepupumu. Aku baru tahu hari ini, kalau kamu tidak datang mungkin sampai detik ini dia akan merahasiakannya." Haura dan teman-temannya kemudian tertawa bersama.
.
.
Indahnya persahabatan mereka.
Nantikan kisah selanjutnya...
Aku ada rekomendasi Novel karya temanku, jangan lupa mampir.
Kepulangannya dari luar negri disambut oleh berita kebangkrutan perusahaan keluarga. Hanya ada satu pengusaha yang sudi menolong keluarganya.
Alice menyetujui pernikahan dengan cucu dari pengusaha Wijaya, meski harus mendapatkan perlakuan dingin dan kejam.
Perlahan keduanya menjalin hubungan baik, hingga membuat Alice berharap rumah tangga bahagia yang diimpikannya terwujud, namun semua hancur saat Kenan mengatakan akan menikahi mantan kekasihnya yang sedang hamil.
Apakah Alice menerima pernikahan kedua Kenan atau pergi jauh meninggalkannya dengan membawa separuh jiwa Kenan yang tumbuh didalam rahimnya?
Bagaimana perjuangan Kenan setelah mengetahui jika Alice tengah mengandung? Apakah tetap bersama kekasihnya atau pergi mencari sang istri?
Ikuti terus kisahnya, jangan lupa beri dukungan. Berikan kritik & saran yg baik.
IG : frd_95
__ADS_1
FB : Momy Ida