
Nadhira duduk di depan ruangan pak hanan ,15 menit lagi adalah jadwal bimbingan nya ..
"Nadhira" panggil hanan
" iya pak?" Jawab dhira berdiri
" masuk saja ,kenapa duduk disini ? Kamu mau bimbingan kan" tanya hanan
" ehm tapi sekarang masih jm 13.50 pak, " jawab dhira menunduk
" tidak apa apa ,saja juga lagi free ,ayo mulai"jawab hanan
Nadhira mengangguk ,dan hendak menyusul hanan masuk.
" assalamu'alaikum " ucap dhira
" waalaikumsalam ,silahkan duduk nadhira" jawab hanan
" ehm pak , pintunya boleh dibuka saja?" Tanya dhira
Hanan menggeleng " ditutup saja, nanti saya tidak fokus saat melihat orang lewat kalau pintunya terbuka" yahh mungkin dulu hanan mengizinkan saat nadhira ingin pintu ruangan nya terbukaa karna dulu mereka memang bukan muhrim ,tapi sekarang ? Nadhira sudah menjadi istrinyaa,,dan tidak akan berdosa juga ,tohh hanan bahkan sudah boleh menyentuh ataupun memeluk nadhira ,ditambah mereka juga telah melakukan 'itu'
" Tapi pak...?"
" tidak apa apa, lagipula kamu kan ada tujuan diruangan saya ,jadi tenang saja ,tidak akan ada fitnah " potong hanan
Nadhira masih berdiri kaku didepan dekat pintu..
" kamu mau bimbingan atau tidak ? Jika tidak, saya masih punya mahasiswa lain yang mau bimbingan" tanya hanan lagi ,ia sengaja mengajukan pertanyaan seperti itu karna hanan tau istrinya sedang bimbang ..
Nadhira kaget..
" i..iiya pak ,saya mau bimbingan ,maaf membuat anda menunggu" jawab dhira gugup .. ia berjalan mendekat kedepan meja hanan dan duduk
Mendengar jawaban gugup istrinya membuat hanan tersenyum hangat , sebegini menjaga diri nya nadhira di hadapan laki laki lain..
" baiklahh , saya disini menggantikan pak dio selaku dosen pembimbing kamu dan teman teman yang lain, saya yakin kamu juga sudah tau " ucap hanan
Nadhira mengangguk dalam tunduk nya
" okee ,mari kita mulai, tapi sebelum nya sore ini saya punya waktu kosong sampai malam , jadi saya punya waktu banyak untuk bimbingan kamu, bagimana nadhira" tanya hanan , ia ingin berlama lama mengobrol sembari menatap terang wajah nadhira..ditambah kerudung ini? Hanan sangat menyukai istrinya memakai warna gamis dan kerudung nadhira hari ini..
Nadhira menggeleng..
" terima kasih atas waktunya pak , tapi saya mau minta waktu bapak hanya untuk 1,5 jam kedepan " jawab dhira takut
" oh kenapa? Revisi mu sedikit?" Tanya hanan lagi
" ehm lumayan banyak pak, kemarin pak dio mencoret 27 lembar kertas saya " jawab dhira
Hanan menganga ,27 lembar? Itu sangat banyakk menurut hanan , tahun kemarin hanan bahkan tidak pernah mencoret lebih dari 5 lembar kertas mahasiswa bimbingan nya, yahh tahun ini hanan sengaja tidak mau menjadi dosen pembimbing karna menurut nya itu merepotkan , dan ia ingin fokus pada istrinya saja ..
"kenapa pak dio mempersulit istriku dengan mencoret kertas nya sebanyak itu" batin hanan
" ehmm ,27 lembar tidak akan cukup dengan waktu 1,5 jam nadhira ?" Ucap hanan lagi
__ADS_1
" iya pak saya tau , tapi sayaa..." dhira tidak melanjutkan ucapanya
"Apa kamu tidak nyaman karna ruangan saya sangat tertutup dan pintunya tidak saya izinkan terbuka" sambung hanan..
Nadhira mengangguk kecill,
" itu salah satu nya pak, saya juga harus pulang untuk memasak makan malam dan menunggu suami saya pulang " jawab nadhira jujur , toh pak hanan juga teman suaminya..
Hanan diamm.. hatinya seperti kebun bunga sekarangg.. walau tidak ada orang tau dikampus ,istrinya begitu menjaga diri dan martabat nya sebagai wanita yang telah bersuami, melakukan kewajiban seorang istri dan mahasiswa dengan sangat baik ,
"Ekhemm... ya sudah , sini saya lihat dulu " hanan berdehem untuk menetralkan perasaan nya, ia mengambil map yang disodor kan nadhira dan membacanya ..
Nadhira menunggu pak hanan membaca skripsinya .. sebenarnya percakapan pak hanan dengan pak rian yang tak sengaja ia dengar tadi cukup mengganggunya,ia ingin bertanya tapi...
" maaf pak , boleh saya bertanya ?" Sela dhira
Hanan menatap nadhira sebentar , kemudian kembali fokus dengan kertas yang ada di depan nya
" silahkan " jawab hanan
" sebelumnya saya minta maaf jika pertanyaan saya melenceng dari perkuliahan atau peroses bimbinganhari ini, t.ttapi apa kemarin anda pergi kesurabaya bersama suami saya ? Tanya dhira takut takut
Hanan kehilangan fokus nya, ia tak bereaksi sama sekali di depan nadhira, namun matanya menatap kosong pada kertas di tangan nya
" saya tidak bermaksud lancang dengan menguping pembicaraan anda dengan pak rian , saya mendengar nya tidak sengaja pak" sambung nadhira..
Apa yang harus hanan katakan , alasan apalagi yang akan ia gunakan kali ini..
" nadhiraa ? Bisakah kita tidak membicarakan hal hal melenceng pada saat bimbingan ? Apalagi hal pribadi " yah hanan tidak menemukan jawaban apapun, Mungkin sudah ratusan alasan yang ia pakai untuk membohongi istrinya selama ini ,apa harus sampai ribuan ? Tidakk , hanan takut istrinya semakin terluka ketika mengetahuinya suatu saat nanti, karna itu hanan memilih untuk tidak menjawab pertanyaan nadhira
Nadhira kikuk,," maaf pak , saya tidak bermaksud seperti itu ,baiklah, saya tidak akan membahas nya lagi, sekali lagi saya minta maaf pak"
" ehmm , Nadhira" panggil hanan
" iya pak?"
"untuk Bab v , menurut saya ,disini penjabaran nya terlalu bertele tele,
cukup di jabar kan dengan sederhana tetapi jelas dan tepat, mungkin hal ini yang membuat kamu Merasa kesulitan sehingga harus direvisi berkali kali.............."
Nadhira dan hanan benar benar melakukan bimbingan skripsi sebagaimana mestinya dosen dan mahasiswa ,, tak ada sedikitpun pembicaraan lain ..
Setelah satu jam berjalan, tanpa mereka sadari hari berubah mendung gelap,
...
...
Hanan merasa ruangan nya menggelap , ia menatap jendela
" kenapa langit tiba tiba mendung "batin hanan
Hanan berdiri dan berjalan untuk menghidupkan lampu ruangan nya
Nadhira mendongak , seketika ruangan itu menjadi terang.. ia melihat tubuh dosen nya sedang membelakangi nya dan menghadap dinding, nadhira tau pak hanan la yang menghidupkan lampu..
__ADS_1
" pak ?" Panggil dhira
Hanan menoleh
" sebentar lagi mungkin akan hujan deras,a..aapa boleh saya selesai sekarang?" Tanya dhira
Hanan melihat jam tangan nya,
" ini baru 1 jam nadhira ,bukan kah kata mu 1,5 jam" tanya hanan heran
" sebentar lagi hujan pak" jawab dhira
" terus kenapa? Memang nya hujan mengganggu bimbingan kamu dengan saya?" Tanya hanan bingung lagi
Dhira diam, tangan nya sudah dingin..
" bagaimana nadhira?" Tanya hanan lagi ,hanan bingung kenapa nadhira tiba tiba ingin menghentikan bimbingan hanya karna hujan ..
" ehm ,tidak apa apa pak, saya cuma takut tidak bisa pulang kalau hujan nanti " jawab dhira ragu
" tidak usah khawatir ,untuk setengah jam kedepan mungkin hujan sudah berhenti " jawab hanan
Dhira mengangguk kecil,
" Kalau begitu bisa kita lanjutkan ?"
" bisa pak .."
Hanan melanjutkan penjelasan tentang referensi apa saja yang dapat di gunakan nadhira untuk menyusun skripsi nya... tapi tiba tiba hujan turun tanpa aba aba dengan deras ..
" astaghfirullah " istighfar dhira kecil
Tangan nya bertaut kuat , kuku nya sudah memutih karna genggaman nya yang sangat kuat, kaki dhira sedikit bergetarr..
" kenapa hujan nya sedikit aneh ? Padahal tidak gerimis tiba tiba langsung deras saja" ucap hanan sembari menatap jendela
Hanan menatap nadhira ,, kenapa nadhira menunduk gelisah ..
" dhira?" Panggil hanan
Dhira tidak menggubris panggilan dosen nya itu , ia hanya memejamkan matanya sembari terus beristighfar ..
" ada apa nadhira? Kenapa kamu sangat gelisah?" Panggil hanan lagi ia sedikit khawatir melihat nadhira yang hanya diam saja tanpa mau mengangkat kepalanya dan terus menerus ber istighfar..
Hanan melihat tubuh nadhira bergetar ,, terang saja ia semakin panik , ia ingin menangkup pipi nadhira dan menatap wajah istrinya ituu, apa yang terjadi ?
" NADHIRA" panggil hanan lebih keras ,kenapa istrinya seolah tidak sadar sekarang ,
Nadhira mengangkat kepala nya , ia menatap wajah khawatir dosen nya itu,
Hanan kaget melihat wajah pucat istrinya..
" astaghfirullah .. kamu kenapa nadhira?" Tanya hanan kaget ,ia berusaha mendekat ...
^^^^
__ADS_1
Jangan lupa tinggalin jejak membacanya yaa kak,
Makasih