
^^^^
Nadhira membaca nama yang tertulis di batu nisan besar itu ,, yahh itu nama ibunya
Dhira berbinarr..benarkah suaminya yang melakukan nya ,? Suaminya merawat makam ibu nadhira hingga secantik ini, terlihat makam ibu dhira lebih menonjol dibanding makam lain nya ,hingga cukup mudah di cari.
" assalamualaikum ibu?" Panggil dhira lembut.
Nadhira mengelus nisan keramik ibu nya " ibuu ,lihat makam ibu sangat cantik, "
Hanan terpaku, ia tidak tau Nadhira sebahagia ini melihat makam ibu mertuanya yang ia rawat setiap minggu ..
" ibuu, dhira kesini mau jenguk ibu, dhira udah dua bulan gak kesini, ibu kangen dhira gak?dhiraa Kangennnn banget sama ibu, ibu bahagia kan di sana?
" dhiraa udah nikah bu, bahkan suami dhira yang udah buat makam ibu sampai secantik ini tanpa sepengetahuan dhira,nama nya mas fandi bu, dhira belum melihat wajahnya tapi dhira yakin pasti suami dhira orang baik. Dia kerja di jakarta loh bu, jadi ibu jangan khawatir lagi yaa dhira udah ada yang jagain kok di jakarta..." dhira memperkenalkan suaminya kepada ibu nya yang bahkan dirinya saja belum tau bentuk dan rupa suaminya .
"ibu mertua dhira juga sangat cantik bu, bunda baik dan lembut , persis seperti ibu ketika sehat " sambung nya
" ekhemmmm" gibran berdehem karna merasa hanya dirinya yang tidak diperkenalkan nadhira kepada ibunya
Nadhira menoleh lalu tersenyum manis , hanan dan gibran yang melihat merasa akan tumbang
" gileeee bang ,bini lu manis bener " ucap gibran kagum dan berbisik kepada ponsel nya , hanan tidak menggubris ucapan adik nya itu ..
" oh ya bu, dia gibran , adik nya mas fandi suami dhiraa ,itu artinya ghibran adik ipar Nadhiraa.. lihatt bu ghibran sangat tampan kan? Bukan kah itu artinya suami dhira juga tampan" sambung dhira
Hati hanan menghangat , istrinya terus menerus memuji nya di hadapan makam sang mertuaa.. bagaimana caranya menghadapi nadhira nanti jika nadhira sudah dijakarta , tentunya hanan ingin istrinya tinggal dirumah nya dan berhenti bekerja paruh waktu sampai membuat luka pada tangan dhira sperti yang ia lihat terakhir.
Selesai dhira
" ibuu, nadhira pamit dulu, besok dhira mau nemuin suami dhira di jakarta, ibu doain dhira yaa, assalamualaikum " pamit dhira dengan mata berkaca
Nadhira di bawa pulang kerumah mertua nya ,,rumah yang sangat indah .
" assalamualaikum bundaaa, kami pulang" teriak gibran
" waalaikumsalam, hehhh jangan teriak teriak gibran , kuping kakak mu nanti rusak " balas bu mika
" lah iyaa, kakak kuping nya sakit gak?" Tanya gibran panik seakan baru sadar
Nadhira hanya tersenyum geli, dan menggeleng ,," gakpapa gibran, kuping kakak tahan banting kok " balas dhira geli
" tuh bund haha, dnger sendiri kan "
Bu mika hanya menggeleng melihat kelakuan putra bungsunya itu , " dhiraa , kamu istirahat dulu ya sayang ,itu kamar suami kamu " tunjuk bu mika ke sebuah kamar di bawah tangga
" iya bunda ,dhira masuk duluan ya" pamit dhiraa
Bu mika hanya tersenyum mengangguk .
Gibran menarik sang bunda untuk duduk di sofa ruang tamu ,,
" bund , kak dhira kejakarta nya besok ya?" Tanya gibran pelan
" rencana nya sih iya , abang mu gak sabar ketemu istrinya" jawab bu mika
" yahh bund gak bisa di tunda seminggu lagi yaa ,biar kak dhira sama kita dulu disni" keluh gibran
" hehh bocah ,enak aja kamu main tahan istri orang mau ketemu suaminya "
Bukan bundanya yang bicara melainkan handphone gibran sendiri
" loh bang ,belom dimatiin dari tadi?" Tanya gibran yang melihat wajah hanan
" menurut mu?" Tanya hanan sarkas
Bu mika tersenyum mendengar suara hanan yang terdengar kesal
" sans aje lu bang, tapi btw kak dhira ke jakarta nya seminggu lagi aja yaa bang ,jangan besok "
" nggak"
" kalo gitu 5 hari lagi?"
" nggak!!"
" 2 hari lagi deh"
" lusa yaa bang ,,lusaa yaa pleasee" mohon gabriel
__ADS_1
" nggak, sekali abang bilang nggak yaa tetep nggak , Nadhira harus ke jakarta besok, langsung antar dia kerumah abang" tegas hanan
" dihh ,gak asik bener ni orang ," sebal gibran
Tiba tiba muncul ide jahil gibran , ia tertawaa sebentar kemudia menghadap sang bunda ..
" bund?"
Bu mika menatap gibran
" gibran juga mau nikah " ucap gibran tiba tiba
Bu mika mengerutkan kening nya ,begitu juga hanan
" tapi nikahnya sama Nadhira yaa bund , dia kan belum tau apa apa tentang bang hanan , lagian nama belakang gibran kan ihfandi juga bisa lah nanti kita atur , "
" GIBRANNN!!" Panggil hanan panas
" nanti kita gelar pesta mewah dan kalo Nadhira nanya bilang aja itu acara resmi pernikahan kami ," sambung gibran yang sengaja tidak menggubris sentakan hanan
" GIBRANN!!!!!! " teriak hanan lagi
" terus nanti kalo udah selesai acaranya , gibran bisa panggil nadhira istriku dan nadhira panggil gibran suamiku , duhh manis yaa bund" gibran masih tidak memperdulikan sentakan abang nya
" GIBRANN, SAYA KE JOGJA SEKARANG !!!!!!" Ucap hanan dingin ..
Mendengar hal itu gibran langsung mengambil hp nya ,, jelas saja wajah hanan saat ini sudah merah karna marah
" Eh bangg , yang bener aja , gue becanda kali" jawab gibran panik
Hanan masih diam
" hoi bang , masyaallah nih laki orang panas bener keknya " ucap gibran kalang kabut
" bang beneran dahh yang tadi bercanda doang , abisnya lu rese bener tadi"
" kita kan masih pengen ngobrol sama Nadhira , lahh elu dah mo ngajak kejakarta aja" sambung gibran
" Panggil Nadhira sebagaimana mestinya kamu memanggil kakak ipar kamu gibran!! Tidak sopan!" Tegur hanan
" ya elah bang , gibran lebih tua 1 tahun dari nadhira " jawab gibran santai
" Eh iya iya ,kak dhiraa " takut gibran
" serem amat dah , ntar kak dhira takut sama lu ,mampus ntar " sambung nya
Gibran langsung mematikan sambungan telpon nya dengan hanan ,
" awas aja kalo nanti minta tolong gue nge vidcallin dia ke kak nadhira " kesal gibrann..
Bu mika tertawaa kerass melihat kekesalan gibran, terang saja gibran semakin bertambah kesal karan sang bunda menertawainya..
____________
*JAKARTAA*
Sebuah mobil berhenti di pekarangan luas yang awalnyaa nadhira kira ada lah sebuah taman ..
" bund? Udah sampe ya?" Tanya dhira bingung
" udah sayang" jawab bu mika lembut
" kok turun nya di taman ? Rumah nya di deket sinj emang?" Tanya dhira lagi
Bu mika tersenyum manis
" dhiraa, ini bukan taman sayang , ini halaman depan rumah suami kamu, " jelas bu mika
Nadhira kaget ,, ia menutup mulut nya
Halaman depan ? Kenapa seluas taman? Apa suaminya orang kaya
" ayo masuk " ajak bu mika
" b..bbund kita gak salah rumah hm , gak mungkin ini rumah suami dhira?" Tanya aisyah lemah ia hanya takut menghadapi kenyataan bahwa benar ini rumah suaminya
" gak kok kak ,ini bener rumah nya si abang ," jawab gibran
" t..tapi ini terlalu bes......." ucapan dhira terpotong karna keburu ditarik mertuanya .
__ADS_1
Gibran tersenyum jahat saat ingat bagaimana wajah abang nya , ia benar benar tidak mengangkat telpon ataupun video call hanan..
Gibran mengirim pesan whatsApp ke pada hanan
" istri abang lucu dan gemesin banget hari ini, nyeselkan gak bisa liat haha"
Pesan itu ia kirim ke hanan
Disisi lain hanan hanya mondar mandir di ruangan nya berpikir apa istrinya sudah sampai..
Benar saja gibran tidak mengangkat sama sekali telpon nya..
Tiba tiba handphone hanan bergetar,,
Ternyata pesan masuk dari gibran
"istri abang lucu dan gemesin banget hari ini, nyeselkan gak bisa liat haha"
Hanan mendengus , " aishh anak ini " hari ini hanan sangat kesal sekaligus khawatir ia bahkan mengosongkan semua kelas yang ada jadwal mata kuliah nya hari ini.
* RUMAH HANAN *
Dhira duduk kaku di sofa ruang tamu ..
" kak ? Pinggang kakak gak pegel ? Dari tadi duduk nya kayak gitu ,gibran yang liat aja pegel sendiri " tanya gibran
" gak kok ,"
" dhiraa kamu mau istirahat atau mandi dulu gitu?: tanya bu mika
" ehm boleh bund, kamar mandinya dimana?" Jawab dhira kikuk
" disana kamar kalian dan ada kamar mandi nya juga di dalam , kamu bisa mandi di sana sayang , baju baju kamu udah disiapin sumi kamu dilemari " jawab bu mika lembut
Dhira mengangguk dan berjalan ke arah kamar ,
Sangat luas , wangi parfum laki laki yang ia yakini adalah parfum suaminya adalah kesan pertama nadhira saat masuk ke kamar suaminya..
Nadhira berniat mandi dan masuk kamar mandi ,dilihat nyaa alat mandi wanita sudah lengkap dan siap untuk dipakai , suaminya telah mempersiapkann semua hal dengan sempurna, hati dhira menghangat , buliran bening jatuh kepipi nadhira , ia bersyukur atas apa yang ia lihat sampai saat ini..
Nadhira pun bergegas mandi dan berganti baju karna tidak mau membuat mertua dan adik ipar nya menunggu terlalu lama, awalnya Nadhira terpaku melihat isi lemari , berbagai macam warna dan model hijab tersusun dengan sangat rapi serta baju baju dengan warna nude tergantung indah,,
" lohh bunda mau kemana ? Kok udah rapi banget ?" Tanya dhira saat keluar kamar
" bunda sama gibran mau langsung pulang kejogja sayang , kami cuma nganter kamu aja" jawab bu mika lembut
" bundaa nginep aja, istirahat dulu loh bund ya allah nanti pinggang nya sakit gimana?" Khawatir dhira yang memegang tangan mertuanya..
" tenang aja sayang ,bunda pulang nya naik pesawat kok, "
" terus mobilnya?" Tanya dhira bingung
" yaa mobilnya ditinggal , itukan mobil suami kamu sayang " jawab bu mika sembari mengepus gadis cantik di depan nya ini
" bundaa ,terus dhira gimanaa? Sendirian di rumah ini? " tanya dhira memelas
" nanti suami kamu pulang , sekarang dia masih bekerja "
" ya udah bunda sama gibra dhira anter sampe kebandara yaa " tawar dhira
" gapapa , gak usah kak, kita udah pesenn taxi kok" balas gibran
Dhira mengangguk pasrah ,
" Gibran jangan jauh jauh dari bunda yaa" ingat dhira kepada gibran
" iya kak , siappp" jawab gibran semangat
" yaudah sayang , bunda sama gibran pergi yaa nanti ketinggalan pesawat "
" bunda hati hati yaa ,gibran juga " jawab nadhira lesu
Bu mika mengangguk ,
" assalamualaikum " ucap kedua nya
" waalaikumsalam "......
___________________________
__ADS_1
Wahh buat teman teman yang suka boleh di follow akun author nya yaa kak, jangan lupa juga di like komen dan vote yaaa...