DOSEN HALALKU

DOSEN HALALKU
Dua Puluh Satu


__ADS_3

"Assalamualaikum pak, maaf saya terlambat " sapa dhira


" waalaikumsalam, tidak apa apa dhira, saya saja yang datang terlalu cepat" jawab dio canggung


Dan yahh disinilah dhira sekarang, akhir nya setelah perdebatan panjang nadhira diperbolehkan berangkat menggunakan taxi demgan syarat pulang suaminya lah yang akan menjemput, dengan cepat dhira menyetujuinya karna waktu sudah menunjukan keterlambatan ..


Nadhira menarik kursi canggung..


" bagaimana kabar kamu? Bimbingan mu dengan pak hanan lancar kemarin?" Tanya dio


" hmm , maaf pak ,u..untuk bimbingan dengan pak hanan saya tidak melakukan nya" jawab dhira menunduk


"Kenapa?" Tanya dio penasaran


" hmm hari dimana pak hanan menentukan jadwal bimbingan, saya sedang tidak enak badan "


" jadi?" Tanya dio lagi


" maaf pak, saya tidak merevisi apapun"


" bukan itu, jadi sekarang apa kamu sudah sehat" tanya dio khawatir


" alhamdulillah pak"


" tapi wajah kamu terlihat lelah" ungkap dio


Mendengar itu nadhira mendongak sekilas lalu memegang wajah nya .. seketika pipinya meronaa..


" ahh tidak pak, seharus nya kalimat itu ditujukan kepada anda , "


" kalimat apa?"


" apa bapak tidak lelah dari perjalanan? Kenapa mengadakan bimbingan hari ini, maaf sebelumnya ,tapi seharusnya anda beristirahat dulu " saran dhira


" karna saya rindu melihat wajah kamu" gumam dio pelan


"H.hhah?" Tanya dhira ,ia merasa dosen nya itu mengatakan sesuatu


" apa?" Tanya dio bingung


" bapak tadi bilang apa?"


" saya tidak bilang apa apa"


" T..ttapi......"


" mari kita mulai saja bimbingan nya " sela dio gugup


" ahh baik pak ,maafkan saya" jawab dhira canggung


Dhira mulai mencatat perbaikan dan lembar berapa saja yang harus ia revisi.. tanpa sadar sekarang sudah masuk waktu ashar ..


" okee dhiraa ,saya rasa cukup untuk bimbingan kali ini, apa ada yang membuat kamu bingung?" Tanya dio


" sepertinya tidak ada pak , jelas sekali ,terima kasih " jawab dhira halus


Mendengar jawaban halus dhira Dio mengangguk dan tersenyum tipis


" saya tunggu revisi kamu lusa ya"


" baik pak, "


" kamu mau langsung pulang atau mampir ke mushollah kampus dulu?" Tanyaa dio


" kayaknya mampir dulu deh pak , kalo sholat dirumah takutnya gak keburu waktu "


" hmm bareng saya saja , saya juga mau ke mushollah kampus" tawar dio ragu


" ehh" kaget dhira


" .m..maksud saya itu cukup jauh untuk jalan kaki, kalau naik mobil kan bisa lebih cepat dan kamu tidak capek " jelas dioo,, ia tidak mau nadhira salah paham dengan tawaran nya ini

__ADS_1


" hm. Maaf pak, saya masih nungguin temen dulu, bapak duluan saja gpp " bohong dhira ,.ia bingung bagaimana cara menolak ajakan dosen nya ini secara sopan


" ah ya sudah , kalau begitu saya duluan dhira , kamu nanti hati hati jalan nya ya, assalamu' alaikum" pamit dio dan langsung keluar cafe ,ia terlalu malu saat mengucapkan kalian perhatian nya yang sengaja ia tujukan untuk nadhiraa


" w..w..waalaikumsalam " jawab dhira terbata ,ia sedikit bungkam karna kalimat terakhir yang di lontarkan dosen nya tadi ..


" astaghfirullah , mas hanan maafin dhiraa" batin dhira takut


Setelah memastikan mobil dio meniggalkan parkiran cafe , nadhira berjalan keluar cafee..


Namun saat ingin menyebrang nadhira melihat anak laki laki yang lepas dari pengawasan ibunya sedang berlari mengejar bolanya ke arah jalan besar..


" astaghfirullahal' adzimm" dhira melepas kan berkas berkas nya dan berlari mengejar anak itu


Nadhira bisa melihat ada mobil yang melaju ke arah anak ituu, dan ntah kenapa nalurinya memaksa untuk menyelamat kan anak itu ..


Dhira menangkap tubuh kecil itu ,iaa memeluknya kuat lalu memutar tubuhnya dan


BRUKKKK


" NADHIRAAAAAAAA!!!" Teriak danu yang kebetulan hendak keluar kampus dengan moge nya ,,


Semuanyaa terjadi tepat didepan mata kepala danu dengan sangat jelas , dari mulai nadhira berlari sampai nadhira....


Danu menghempaskan motor nya begitu saja dan berlari mendekatt, ntah bagimana keadaan nadhira sekarang ,yang jelas semua orang yang melihat sedang berkerumunn..


" hikss.. hiksss b..bngun nakk " terdengar suara tangis ari tengah kerumunan itu ..


Yahh itu suara nadhiraa , anak itu pingsan di dalam dekapan nyaa... dhira merasakan sakit di sekujur tubuhnya.. namun hatinya lebih sakit melihat mata anak itu tertutupp, .aapa ia gagal menyelamatkan nya..


"B.bb..bangun hikss,heii nak " nadhira menepuk lembut pipi gembul anak ituu ,ntah mengapa ia menangis sesegukan seperti inii, nadhiraa merasa sangat sedih .. apa naluri keibuan nya muncul setelah ia menikah ..


" Nadhiraaaa!!" Panggil danu, ia menembus kerumunan itu


" hikss.. d..ddanu " nadhira menatap.danu sebentar lalu kembali membangukan anak ituu


" Lo gapapa ?" Tanya danu panik


" D...ddarah danuuu hiksss ,panggilin ambulan tolongg, selamatin anak ini dulu "


" nakk ,bangun nak ,, ya allah " nadhira terus mengusapp kepala anak itu sembari menangiss


" itu Darah lo dhir , bukan darah anak ini" jawab danu tak kalah hebohhh


Tiba tiba ada sesorang ibu ibu yang meraung heboh menembus kerumunan


" ABIZARRRRRR..." Panggil nya histeriss..


Melihat anak nya yang tak sadarkan diri dipangkuan nadhira membuat nya semakin kencang menangiss,


" i iizar hikss ,maafin bundaa nak ,, bunda gak jagain kamu hikss , bangun nak .. b.bbunda takut " tangis nyaa ,ia merebut anak nya dari pangkuan dhira lalu memeluk nyaa..


Melihat itu nadhira diam , tangis nya masih saja tak meredaa ,ia ikut menangis melihat tangisan seorang ibu didepan nya ini..


" izarr, buka mata nakk, bunda beliin mainan baru yaa sayang hikss ,bngun nak ,bunda mohonnn" ia bersimpuh sembari terus menangisi putera nyaaa


" Danuu hiks ,telpon ambulannn " tangis dhiraa


" dhiraa elo tenang, pikirin keadaan lo dulu , sebentar lagi ambulan datang "


Nadhira tak menghiraukan ucapan danu ,ia menatap khawatir ke arah anak itu..


Tak lama berselang ,sebuah ambulan datang,, kerumunan mahasiswa perlahan mundur memberi ruang untuk petugas medis ..


" p.ppak tolong anak saya hikss " ucap sang ibu sembari menggendong anak nya ,


Petugas langsung mengambil alih anak itu dan membaringkan nya di brangkar ambulan..


Nadhira ingin bangkit .. namun kenapa rasanya sangat sakit ..


" d.dhhira lo bisa bangun?" Tanya danu panik

__ADS_1


Nadhira menggeleng lemah ..


" PAKKKK ,BANTU TEMAN SAYA JUGAAAAA!!!!" Teriak danu kencang


" apa ada dua korban?" Tanya petugas saat melihat dhira dengan gamis bagian bawah yang penuh rembesan darah


" anda masih bertanya ? Apa anda tidak bisa melihat hah?" Sentak danu kesal


Menurutnya anak itu baik baik saja , malah teman nya yang sepertinya terluka parah ..


" t.ttapi .. kami hanya membawa satu ambulans mas"


" keluarkan anak itu ,dan bawa teman saya" jawab danu kuat


" .dd..danu , jangan ,, aku gpp " jawab dhira takut..


danu frustasi, ia tau sebaik apa nadhiraa, jadi ia memilih diam saja saat dhira sudah melarang nya..


" mbaa ,bisa bantu saya berdiri?" Tanya dhira kepada 2 wanita di samping nya


2 wanita itu langsng memapah nadhira berdiri


Semua orang terkejut , darah yang keluar benar benar banyak, nadhira sendiri hampir menangis lagi saat melihat gamis cream nya yang penuh darah ,, apa yang lukaa dan apa yang sakit nadhira tidak bisa merasakan apaoun ,bagian bawah tubuhnya mati rasa


" NADHIRAAAAAA" panggil seseorang


Semua orang menolehh...


" astaghfirullah ,dhiraaaaaa" kaget dio saat melihat gamis nadhiraa ,


Flashback on


Dio baru saja memarkir kan mobilnya , tapi tiba tiba semua mahasiswa riwuh dan berlarian ke arah gerbang kampuss..


Dioo sedikit bingungg.. ada apa?


Seoarang mahasiswa berlari melewati Dioo..


" tunggu sebentarr" tahan dio


Mahasiswa itu berhenti " iya pak?"


" ada apa , kenapa kalian berlarian " tanya dio


" ada kecelakaan pak , "


" terus kenapa kalian heboh sekali?"


" katanya ada mahasisiwi kampus kita yang ikut jadi korban tabrak mobil karna mau menyelamatkan anak kecil "


"Apa?"ntah kenapa dio merasa hati nya tidak amann...


" dimana? Dimana lebih tepat nya kecelakaan itu terjadi"


" didepan smooth cafee pak" dio kaku ,ia baru dari sana tadi , dan dio yakin nadhira masih disana ,


" siapa mahasiswi itu?" Ntah kenapa hati hanan tak tenang .. mengingat nadhira masih disan pikiran nya tak bisa ia kontrol untuk tidak berpikir yang bukan bukan ..


" saya dengar ,namanya Nadhira pak"


Dio tegangg, kalau tidak salah dengar mahasiswa nya ini menyebut nama nadhira,


Dio berlari secepat yang ia bisaa ,bagaiman tidak , setelah ia cerna beberapa detik , itu Nadhiraa, mahasiswi bimbingan nya sekaligus wanita yang telah ia cintai dalam diam selama ini..


Flashback off


" BAWA DIA KE MOBIL SAYA!!" Titah dio panik


_______________________


Gak ada yang mau author omongin , udahhh

__ADS_1


__ADS_2