
^^^^^^^
Nadhira saat ini sedang berada di ruang rektor kampus ,,
" ehmm begini pak , maaf menganguu waktu bapak, saya kesini hendak mengurus absen perkuliahan saya yang kemarin mungkin alfa selama 2 bulan ," ucap dhiraa
" sehari setelah pemakaman ibu, saya mengalami kecelakaan dan tidak sadarkan diri selama 6 minggu pak, saya mohon keringanan untuk tidak mencabut beasiswa saya " sambung dhira
Pak raka selaku rektor kaget dan bingung, pasalnya dirinya tidak menerima laporan apapun ..
" saya tidak menerima laporan apapun tentang mahasiswa beasiswa yang absen selama 2 bulan ? Sebentar saya tanya dulu ke dosen penanggung jawab kamu" jelas pak raka
Pak raka menelpon seseorang yang dhira yakini ada lah bu sari, beliau terlihat mengangguk dan kemudian memutuskan sambungan telpon .
" nadhiraa ,absen kehadiran kamu sudah di urus pak hanan, beliau awalnya mengambil cuti sebulan untuk kamu tapi karna sesuatu dan lain hal beliau memperpanjang cuti kamu.."
Nadhira kaget,,, bukan kah suaminya lah yang mengurus semuanya , lalu kenapa pak hanan? Apa pak hanan.....?
" baik pak , saya sangat berterima kasih ,kalau begitu saya undur diri" pamit nadhira
" tunggu dhiraa , bagaimana kondisi kamu sekarang? Sudah mendingan ? " tanya pak raka lagi
" alhamdulillah pak ,saya sudah lebih baik"
" syukurlaahh, jika kamu tidak keberatan bisa kah kamu makan siang bersama saya hari ini "
Dhira terkejut ? Rektor dikampus nya mengajak makan siang bersama
" m..maksud bapak?"
" ehmm saya mau membahas jadwal perkulihan kamu dan mata kuliah apa saja yang tertinggal ,serta memberitahu kamu tentang tanggapan para dosen untuk perbaikan nilai kamu?"
Nadhira berpikir..
" Baiklah pak ,akan saya pikirkan dulu " dhira tidak bisa makan siang dengan laki laki lajang seperti pak raka apalagi hanya berdua ,, lagipula ia harus minta izin suaminya..
" yahh , kabari saya sebelum jam makan siang ya dhiraa , saya tunggu" jawab pak raka
Nadhira mengangguk dan keluar ,,
Tujuan dhira saat ini yaitu ruangan pak hanan
TOK TOK TOK
" Masuk.." teriak seseorang dari dalam yang dhira yakini pak hanan ..
Dhira melangkah masuk ...
" Assalamualaikum pak hanan?" Panggil dhira lembut
Hanan sangat kenal suara lembut ini , istrinya ? Nadhira kenapa keruangan nya , apa dhira tau kalau hanan adalah suaminya
Hanan berdiri dan segera merapikan bajunya saat melihat nadhira di balik pintu ..
" waalaikumsalam..ekhemmm." tiba tiba hanan merasa tenggorokan nya kering..
Nadira masuk matanya ia tundukan ke arah meja dosen nya itu ,
" Duduk nadhira" titah hanan
Nadhira menuruti perintah dosen nya tersebut ..
" ada apa dhira?" Tanya hanan
" Ehm anu pak, saya ingin menanyakan sesuatu "Nadhira merasa sangat gugup sekarang ..
Hanan hanya diam menunggu kelanjutan ucapan nadhira, ia masih sangat sibuk mengatur detak jantung nya yang terlalu cepat sejak kedatangam nadhira ..
" Sebelumnya saya sangat berterima kasih karna bapak sudah mau mengurus absen cuti saya selama dua bulan belakangan ini " sambung dhira
" kamu tau dari mana? Bu sari?" Tanya hanan dingin
__ADS_1
Nadhira menggeleng ," saya tadi menemui pak rektor meminta keringanan untuk tidak mencabut beasiswa saya " jawab dhira
"Aishh ,kenapa dhira harus menemui raka , kalaupun beasiswa kamu dicabut , mas yang akan bayar kuliah kamu dhiraaa" batin hanan ,, ia tau bahwa rektor kampusnya adalah pria lajang berumur 28 tahun, dhira sangat cantik hari ini , hanan takut raka akan terpesona melihat kecantikan istrinya..
" lalu?" Tanya hanan
" beliau tidak menerima keluhan apapun tentang absensi kehadiran saya dan beliau menelpon bu sari sebagai dpa saya"
Hanan mengangguk ..
" t.ttapi pak ? .ss...saya masih punya pertanyaan.." tiba tiba ucapan dhura terbata..
" apa lagi?"
" ehm ,, sebelum nya saya mohon maaf apabila sudah lancang dan membuat anda tersinggung "
Hanan diam ..
" aa..apa bapak sudah menikah?" Tanya dhira yang sukses membuat hanan tersedak.air liurnya sendiri..
Uhuk uhukkk.....
" subhanallah, m..mmaaf pak , maaf kan saya" ucap dhira panik
" tidak tidak , lanjtkan saja pertanyaan kamu tadii.." yah hanan berencana akan mengaku jika dhira sendiri yang menebak dirinya ..
" hmm ss..saya sudah menikah pak " ucap dhira tiba tiba..
hanan tidak kaget..tohh dirinya lah yang menikahi nadhira..
" lalu ?" Tanya hanan lagi
" ehmm, t..tadi pagi, suami saya bilang kalau semua urusan dan absensi sudah diurus suami saya "
" jadi inti pertanyaan kamu apa nadhiraa , jangan berbelit ..."
" ehmm ,, a..apa kebetulan bapak mengenal suami saya?"
" kenapa kamu berpikir seperti itu ?" Tanya hanan dingin
" ehmm saya pikir suami saya tidak mungkin berbohong pak, dia berkata dia mengurus semuanya tapi saat mendengar bahwa bapak yang melakukan nya saya sedikit bingung " jelas dhira
" yahh, saya mengenal suami kamu , dia meminta saya melakukan nya karna beliau sangat sibuk " jawab hanan ,,
Hanan bisa melihat istrinya tersenyum dalam tunduk ,, ini yang sangat ia sukai dari nadhira , saat belum menikah nadhira mampu menjaga mata nya untuk tidak menatap atau menyentuh laki laki , namun saat sudah menikah dhira sangat menjaga diri dan perasaan suaminya..
" ahh , syukur lah , terimakasih karna sudah membantu saya dan suami saya pak, t.ttapi bisakah bapak merahasiakan ini? " tanya dhira hati hati
" merahasiakan apa?" Hanan bingung
" tentang pernikahan saya"
" kenapa? Kamu malu mengakui bahwa kamu wanita yang telah bersuami ?" Tanya hanan yang sedikit kesal , apa salah nya jika dhira mengakui bahwa dia sudah menikah , dengan itu tidak akan ada laki laki yang berani mendekatinya..
" saya sudah semester akhir dan dalam waktu penyusunan skripsi pak, saya akan menjadi istri dari suami saya dirumah , tapi saya ingin menjadi mahasiswa saat sedang di kampus ,jika begitu saya bisa fokus kuliah dan lulus sidang skripsi juga wisuda dengan cepat , setelah nya maka saya bisa fokus merawat serta mengurus suami saya dirumah" dhira menunduk takut setelah mendengar suara hanan yang tadi sedikit tinggi padanya
Perut hanan seakan di terbangi kupu kupu , hatinya menghangat setelah mendengar niat istrinya ,, ahh nadhiranya sudah berpikir sejauh itu, hanan tidak bisa menahan senyum nya
" hmm baik lah , akan saya rahasiakan .. kalau urusan kamu sudah selesai kamu bisa langsung pulang kerumah " ucap hanan
" baiklah pak ,saya pamit undur diri ,terimakasih ,assalamualaikum ..."
" waalaikumsalam .." setelah nadhira keluar ruangan ,jangan tanya bagaimana keadaan hanan, ia langsung melompat kearah sofa dan berguling guling senang
" terima kasih ya allah, rencana mu sangat luar biasa, jika tidak karna kecelakaan itu mungkin nadhira sudah dilamar pria lain dan hamba akan menyesal seumur hidup karna telah menunda niat hamba untuk melamarnya .. terima kasihh atas apa yang sudah hamba terima selama ini,sungguh nadhira adalah hadiah terbaik yang pernah hamba terima sejauh ini" hanan membatin bersyukurr,..
Tiba tiba ponsel hanan bergetar ,menandakan ada pesan masuk..,, pesan dari kontak yang bernama " humairah mas"
" assalamualaikum mas ,"
" waalaikumsalam? Ada apa dhira? Jika urusan kamu di kampus sudah selesai langsung pulang "
__ADS_1
" alhamdulillah semuanya selesai mas ,tapi dhira mau izin lagi mas "
Hanan membaca pesan terakhir dhiraa ,, " mau kemana lagi sih ? Udah tau baru sembuh juga " batin hanan ,
Ia mendial nomor itu dan menelpon nya..
" halo mas "
" mau izin kemana lagi nadhira, ini sudah siang kamu harus istirahat " tanya hanan resah sendiri
Dhira mendengar nada bicara suaminya berubah
" ehmm tidak boleh ya mas?, ya sudah dhira pulang sekarang "
Hanan menyadari nada bicaranya tadi bisa membuat dhira takut padanya
" kamu mau kemana?" Hanan menlembutkan nada bicara
" hm tidak apa apa mas ,mas tidak akan mengizinkan " jawab dhira
Suara dhira terdengar lesu , apa dhira marah padanya..
" kamu marah sama saya? Kenapa ngomong begitu ,selagi itu hal positif insyallah saya bisa mengizinkan " sesal hanan
" ah tidak mas , dhira tidak marah , " jawab dhira cepat
" terus ,kamu mau izin kemana tadi "
"Rektor di kampus dhira mau ngajak ngobrol di jam makan siang untuk ngebahas perkuliahan dhira yang tertinggal mas ," jelas dhira hati hati
Wajah hanan sudah merah padam mendengar jawaban dhira, inilah yang hanan takutkan , jika nadhira tidak mempublish status dhira yang sudah menikah , akan banyak laki laki yang mendekati istrinya itu, hanan tau betul bahwa raka menyukai nadhiraa ,perkuliahan yang ingin di bahas hanya alasan raka agar bisa makan siang bersama nadhiranya..
" mas?" Panggil dhira lagi
" ahh ya , terus kamu jawab apa?" hanan tersadar dari lamunan nnya
" dhira jawab dhira pikirkan dulu, karna dhira harus izin sama mas dulu "
Hanan mengembuskan nafas kasar,
" dhira tidak akan pergi kalau mas tidak mengizinkan ,maaf seharusnya dhira tidak perlu bertanya sama mas dan langsung menolak saja" jawab nadhira penuh sesal ..
" dhiraa , saya tidak bermaksud melarang kamu , t..tapi saya tidak bisa melihat kamu dengan laki laki lain ,
Bisakah kamu konsultasikan perkuliahan kamu dengan dosen perempuan saja , "
" iya mas ,dhira ngerti ,dhira temui pak rektor dulu ya mas "
" Tidak usah dhira, kamu langsung pulang saja"
" tapi mas "
" pulang nadhira.."
" iya mas"jawab dhiraa
" dhiraa , kamu jangan takut beasiswa kamu di cabut , saya akan bayar uang kuliah kamu penuh sampai kamu wisuda.. " jelas hanan lembut, hanan tau istrinya takut besiswa nya di cabut ..
" jangan mas , dhira sudah banyak merepotkan mas dan keluarga" balas dhira
" siapa yang kamu repotkan Nadhira? Saya suami kamu" tegas hanan
Dhira hanya diam , tidak berani membalas suaminya
" hmm ,kita bahas lagi nanti dirumah, kamu pulang dan istirahat "
" iya mas ,dhira tutup dulu ya assalamualaikum "
" waalaikumsalam ,kabari saya kalau kamu sampai rumah " ..
*********
__ADS_1