
^^^^^
" ibu kenapa nangis ? Apa yang terjadi ?" Tanya dhira memengang tangan bunda hanan...
" dhiraaa... maafin ibuu... " tangis bunda nya ,
Gibran membuang muka , ini salah nya ,tapi kenapa bunda dan abang nya yang terus berkorban .
" dhiraaa, k..kkamu kecelakaan tabrak mobil d..dan mobil itu ,, anak ibu yang membawanya hikss ,ibu minta maaaf " tangis bu mika
" kak, hari itu mobil saya hilang kendali dan rem nya menjadi blong ,, saya mohon maaf kak, jangan marah pada bunda saya ,marahi saya saja" gibran sudah berlutut kepada
Nadhira sangat terkejutt mendengar itu, ia menatap wajah yang masih saja cantik walaupun sudah separuh baya menangis di samping nya .
Ia mengelus tangan bu mika dengan lembut ,ia berniat menenangkan .
"Ibu tidak ada yang harus di maaf kan , ibu kenapa , jangan menangis lagi bu" panggil nadhiraa
" dan kamu ? Saya harus panggil kamu apa?" Tanya dhira pada gibran
Gibra hanya diam , nadhira bisa melihat rasa bersalah pada laki laki di depan nya ini.
Dhira bingung harus memanggil apa, tapi terlihat jika dhira lebih muda di banding gibran
" mas ,jangan berlutut seperti itu, saya wanita dan sepertinya lebih muda dari andaa, tidak apa apa mas , ini musibah " jawab dhira
Mendengar hal itu ,gibran berdiri ,
Hanan terdiam ,iaa tau bahwa nadhira gadis baik, t..ttapi untuk memaaf kan pelaku kecelakaan yng membuat rusuk nya patah hingga beberapa bagian, tidak kah dhira terlalu baik.
" terima kasih nak, kamu sangaat baik " bu mika memeluk dhira..
Gibran mengangkat handphone nya
" bang, istri abang baik banget mana cantik lagi, buat gibran aja yaa" bisik gibran
"Gibrann jangan macam macam " ancam hanan
" gibran baper bang, dia manggil gibran mass, " gibran cekikikan menggoda abang nyaa
" makanya jelasin kalo dia istri abang bukan istri kamu, yang harus dipanggil mas itu abang ,bukan kamu" cetus hanan kesal ..
,,
"Dhiraa , ibu mau bicara sesuatu ?" Sela bu mika
" mau bicara apa bu?"
" tapi ibu mohon , dengarkan ibu sampai akhir , jangan mengambil kesimpulan ditengah ucapan ibu "
" baik bu" jawab dhira dengan lembut ,
Hanan ketar ketir , ia takut kelembutan dhira akan hilang setelah tau semuanya..
" tulang rusuk kamu patah karna terbentur trotoar nak ,karna itu diperlukan operasi besar yang butuh tanda tangan wali atau keluarga kamu sebagai tanda persetujuan dilakukan nyab"cerita bu mika
Nadhira menunduk
" Nadhira tidak punya siapapun untuk dijadikan wali bu,hanya ibu dhira, dan ibu dhira sudah pergi untuk selamanya "lirih dhiraa..
" ibu tau nak, kami mengajukan diri untuk menjafi walimu ,tapi pihak rumah sakit tidak mengizinkan kami ,mereka tidak mau mengambil resiko jika terjadi sesuatu dengan mu nanti "
" sedangkan kamu saat itu sangat membutuhkan operasi secepat nya, kami sekeluarga sangat khawatir,"
" maaf ,dhira telah membuat ibu dan keluarga ibu khawatir"
__ADS_1
" dhiraa berhenti minta maaf nak, kami lah disini yang menjadi penyebab semuanya .. "
Dhira menutup wajah nya dengan kedua tangan nya yang masih dipasangi selang infus ,.. hatinya sangat berat ,, ia ingin menangis tapi ia tahan ,dhira malu dengan ibu baik ini dan anak nya.
" dhiraa, kami bingung dengan cara apa kami bisa bertanggung jawab atas persetujuan operasimu ,"
" akhir nyaa , anak sulung ibu berniat menikahi mu , ia ingin menjadi wali mu nak "
" maaf sayang , tapi itu satu satu nya jalan untuk membuat kamu kembali sadar , karna itu 3 minggu lalu kalian menikah " bu mika memejamkan matanya tidak berani melihat reaksi nadhira
Begitupun hanan, jantung nya berdegup kencang .. apa nadhira akan menerima hanan sebagai suaminya
Nadhira membuka mata , air matanya jatu deras, sangat derass, ia sudah tidak malu lagi menangis didepan orang asing ..
Hanan mengusap wajah kasar melihat airmata nadhira yang sangat deras jatuh ,
" j..jjadi nadhira sudah menikah bu?" Tanya dhira bergetar
Bu mika mengangguk
" maafin dhira bu hikss , dhira minta maaf hikss , " dhira menangis meraung
" kakk .." panggil gibran ibaa ,
Bagaimana pun gibran merasa dirinya lah akar dari masalah ini ,,
" D..demi menyelamat kan nadhira ,, a.aanak ibu harus menikahi gadis seperti dhira hiks, seharusnya i..ibu tinggalkan saja dhira dirumah skit ini, dhira tidak apa apa jika harus menyusul ibu dhira".. tangis dhira yang membuat gibran ,bunda dan hanan mendongak menatap dhira..
" dhira apa yang kamu bicarakan nak? Kamu tidak marah pada kami?" Tanya bu mika
" ibu hiks ,ibu menikahkan anak ibu dengan nadhira untuk menyelamat kan nyawa nadhiraa hikss ,kenapa dhira harus marahh, dhira hanya malu bu hiks , dhira yatim piatu bu hiks, dhira juga bermasa depan suram hiks ,ibu terlalu baik j..jika melibatkan putra ibu hanya untuk dhira " nadhira menangis menutupi matanya dengan tangan bu mika ,..
Ghibran dan Hanan hanya menganga tak percaya , jelas jelas keluarga nya lah yang menutup masa depan nya dengan menikahi tanpa persetujuan nya..
Hanan tidak kalah mematung , jantung nya berdebar tak karuann, ..
Nadhiraa tidak marah ? Nadhira menerima kenyataan bahwa dia wnaita bersuami sekarang ,
" bangg.. jangan jangan abang tau yaa kalo nadhira sebenarnya bukan manusia biasa ,makanya abang ngotot mau nikahin hah?" Bisik ghibran
" apa maksud kamu gibran?"tanya hanan
" abang tau kan kalo nadhira itu setengah malaikat, g.ggimana bisa dia malah menyalahkan dirinya sendiri" ghibran tidak percaya
Hanan terdiam menatap istri nya yang masih menangis ,,
" apa yang kamu pikiran ra? Menurut saya kamu wanita berhati indah , disini Saya beruntung banget bisa nikahin kamu, sangat beruntunggg" gumam hanan
" nakk,kamu benar benar tidak marah?" Tanya bu mika memastikan
Nadhira menatap wajah yang baru saja ia ketahui adalah mertuantya
" kenapa ibu mau menyelamatkan hidup nadhira hingga mengorbankan masa depan anak ibu sendiri?" Lirih dhira
" nak, dia tidak pernah merasa berkorban disini, anak ibu malah menawarkan dirinya sendiri untuk menikahi kamu ," jawab bu mika
" hiks, terima kasihh "
________________
"Hanan?" Panggil sang bunda melalui telpon
" iya bunda ?" Jawab Hanan lembut
" hanan,, terima kasih sudah memberi bunda menantu sebaik Nadhiraa , sungguh , bunda bahagia nak" mika dangat bersyukur puteranya mencintai gadis baik..
__ADS_1
" setelah bunda kasih tau semua nya ,Nadhira bahkan tidak meninggikan suaranya kepada bunda nak, dia hanya terus meminta maaf dan berterimakasih pada bunda " bunda hanan tidak bisa mberhenti bersyukur atas menantunya itu ,
hanan hanya diam mendengar sang bunda bicara, ia tidak tau harus bicara apa ..
Ia sangat ingin datang ke jogja mendatangi nadhira dan memeluk istrinya , mimpi apa hanan kemarin ,hingga dia menikahi gadis sebaik nadhira ..
Tapi hanan sadar , ia tidak bisa , dhira masih terkejut dengan kabar bahwa ia sudah menikah ..
_________________________
Seminggu setelah dirawat nadhira kembali pulih dan sudah bisa pulaang ...
" alhamdulillah kmu udah boleh pulang sayang " ucap bunda mika
Nadhira hanya tersenyum ,
" bundaa?" Panggil dhira ,
Nadhira sudah di latih 5 hari belakangan ini untuk memanggil bu mika dengan kata bunda dan memannggil gibran dengan nama saja
"Iya nak ?"
" dhira boleh ke makam ibu dulu ?" Tanya nadhira takut
" boleh dong sayang ,nanti minta ditemani sama gibran yaa "
Dhira menatap ghibran , gibran hanya mengangguk
Dhira tersenyum
" iya bund , terima kasih " ..
________________
Nadhira berjalann mencarai makam ibunya,
" loh kok gak ada yaa?" Batin dhira
Nadhira berkeliling mencari makam ibunya ,
" Kak dhiraa mau kemana? Katanya mau kemakam ibu ? " tanya gibran yang bingung karna di ajak aisyah berkeliling makam.
" iya , ini kakak lagi nyari makam ibu , tapi kok ilang ya bran ?" Jawab dhira yang sudah hampir menangis ,
" masa iya udah di bongkar ? Ibu belum 2 bulan dimakamin "sambung dhira
" kak, makam ibu di tempat biasa ? Masa lupa sih?"
" udah kakak liat tapi gak ada makam ibu , adanya makam yang gede banget itu, kayak nya makam baru " jawab dhira polos
Gibran menepuk jidat nya
" kak ,ya itu lah makam ibu, abang gibran ,suami kakak yang bangun makam ibu makanya jadi gitu " jawab gibrann
Nadhira kaget , ia langsng berlarii mendekat untuk memastikannn..
" Dhiraaa jangan lari , nanti jatuhh " teriak hanan dari telpon
Yahh hanan memaksa gibran untuk terus mem video call dirinya tentang nadhiraa , dan jadila sekarang tanpa sadar hanan berteriak melihat istrinya berlari ,padahal dhira belum sembuh.
" selow aja kali bang , biarpun kak dhira jatoh nanti, ada babang gibran yang siap menjaaga hahah" ledek gibran...
^^^^^^^
Makasih udah baca ,mohon tinggalin jejak yaa🙏
__ADS_1