DOSEN HALALKU

DOSEN HALALKU
dua puluh sembilan


__ADS_3

Nadhira melakukan sujud terakhir nya di sepertiga malam , tidurnya tak nyenyak sama sekali , entahlah ia ingin sesuatu  ,tapi mengingat jam berapa sekarang dhira takut merepotkan suaminya , apalagi mereka habis bertengkar tadi malam..


"Allaahumma innii as-alukal 'aafiyata fiddunyaa wal aakhirati. Allaahumma as-alukal 'afwa wal 'aafiyata fii diinii wa dunyaa wa ahlii wamaa lii " (doa kesehatan dan keselamatan dunia akhirat)


Nadhira melantunkan doa itu sebanyak 7 kali, ia memohon keselamatan dan kesehan untuk suaminya ,bayinya dan dirinya sendiri  ,,


" ya allah , engkau maha pemilik perlindungan yang paling akurat , lindungi suami hamba dari apa pun yang bersifat membahayakan nya, dan untuk amanah besar yang engkau titipkan di rahim hambaa, terima kasih ,,terima kasih karna engkau mempercayai hamba untuk memiliki nya   ,kehadiran nya benar benar membawa berita bahagiaa untuk keluarga hamba, lindungi kami, jaga kami , dan berkahi kami selalu , semoga hamba bisa menjaga amanah mu hingga waktunya ia ku lahirkan"


Nadhira mengakhiri do'anya dengan beberapa doa lain,  hatinya menjadi lebih tenang setelah ia mengadukan semuanya kepada sang pencipta,


Tanpa melepas mukena nya nadhira naik ranjang dan menatap wajah tampan hanan, jika dipikirkan kembali  ia masih tidak percaya bhwa laki laki ini suaminya ,  pasalnya hanan dikampus termasuk dosen yang dikenal karna wajah tampan , muda dan attitude nya yang baik , sedangkan nadhira? Dirinya hanya seorang mahasiswi biasa , hanya beberapa orang yang mengenalnya,, dan yang lebih mengejutkan  bahwa suaminya lah yang mencintainya lebih dulu dengan cinta dalam diam selama 2 tahun, hati dhira menghangat  saat mengingat ituu..


" terima kasih sudah menikahi dhira hari itu , dhira benar benar bahagia menjadi istri mas, mari tetap menjadi pasangan hingga di jannah nya nanti suamiku " nadhira mengecup lembut pipi suaminyaa ,


Hanan yang terusik bergerak sedikit , dengan cepat nadhira mengelus pipi itu,ia melantunkan sholawat indah untuk mengembali ketenangan tidur sang suami , sedikitpun tak ada niat nadhira untuk kembali tidur ,matanya benar benar segar karna wudhu tadi,


" haloo sayang nya umi dan abi,  yang sehat di dalam perut umi ya nak , insyaallah umi akan jaga kamu sampai waktunya kamu ngeliat warna dunia, akan umi bisikan bahaya dan aman nya duniaa, umi akan ceritakan sebaik apa abimu memperlakukan umi saat kamu hadir di rahim umi, " nadhira mengelus perut rata nya dengan tangan kiri sedangkan tangan kanan nya mengelus pipi hanan , .


Tiba tiba sebuah tangan menjalar mengelus perut nadhira


" abi akan jaga kamu sama umii, kamu percaya abi kan? Akan abi ceritakan juga betapa cantiknya umi mu saat mengandung mu, " ucap hanan dengan suara serak khas bangun tidur..


Nadhira menoleh ," maaf , dhira ganggu tidur mas yaa?"  Sesal dhira


Hanan menggeleng , ia bangkit dan  duduk bersandar di kepala ranjang mereka ,menyamakan posisinya dengan nadhiraa , tangan kanan nya terangkat mengelus mukenah putih nadhira ..


" kamu dari tahajud hm?" Tanya hanan lembut


Dhira mengangguk.


" mas paling suka wajah kamu sehabis wudhu gini, serinya nyata banget" hanan menangkup kedua pipi dhira


Dhira tersenyumm manis " mas bisa aja, mau lanjut tidur apa  mau tahajud juga, tapi ini 7 menit lagi adzan subuh ?"  Tanya dhiraa ..


" mas mandi ajaa,  selesai mandi mas berangkat kemasjid sama gibran , gapapa yaa sayang?"


" loh kok nanya gapapa sama dhira sih? Emang dhira bakal ngelarang?"


" maksud mas , kalo mas kemasjid bareng gibran ,itu artinya mas gak bisa imamin kamu kaya kemarin kemarin loh yang , masih subuh loh ini kamu nya udah sensian aja " jelas hanan gemas


nadhira terkekeh ,, " hehe maaf mas , kayaknya anak aku juga lagi sensi gara gara aku bangun malem, dia gak bisa tidur karna uminya gak tidur "


" sayangg, mas bersyukur banget karna kamu rajin ibadah sunnah kaya gini, tapi dengan catatan abis tahajud kamu harus tidur lagi, kamu gak boleh kurang tidur nanti badanya lemes, " jelas hanan lembut..


Nadhira mengangguk tulus,


" dan satu lagi humairah ,,  dia anak kita , anak mas juga ,,,bukan anak kamu ajaa " ingat hanan , ia kurang setuju dengan sebutan " anak aku" keluar dari bibir istrinya ..


Nadhira tertawa kecill,


" kenapa ketawa ? Mas ngomong   bener kok"


" iyaa bener , tapi? bisa bisanya mas protes hal kayak gitu subuh subuh begini" tawa dhiraa


" hal kaya gini gimana nih maksudnya  , itu penting loh yang , kalo gak mas protes terus kamu kebiasaan ngomong anak aku anak aku gitu , ntar orang orang ngiranya anak kita  gak punya ayah , lahh ini kan mas sehat wal'afiat , mana ganteng lagii "  jawab hanan PD

__ADS_1


Tawa dhira semakin kerass,,  ini subuh dan suaminya baru saja bangun , bisa bisanya hanan melawak dengan mengatakan dirinya ganteng ,yaa walaupun itu benar ,,tapi ahh , benar benar diluar dugaan


" iya dehh iyaa , maaf yahh abi"


Mendengar suara imut istrinya saat memanggil dirinya dengan sebutan abi ,membuat hanan berpose  seolah olah sedang meleyot ,,


" hahahah, udah ahh mas, udahh ,, aku sakit perut ketawa terus dari tadi "  ucap dhira ngos ngosan


" ehh , sakit perut ? Serius yang , jangan bikin mas panik ahh?"


Nadhira mengangguk " makanya jangan bikin ketawa dulu ,  udah mas mandi gih, ntar ketinggalan jamaahan di masjidnya "


" iya deh, abi mandi dulu ya umii" canda hanan sambil bangkit dan berjalan kearah kamar mandii..


Wajah nadhira merona saat panggilan itu keluar dari mulut suaminya..


****


" assalamu'alaikummmm" ucap hanan dan gibran serentak saat kembali


" waalaikumsalam " sahut bunda dari ruang tengah , ia merapikan buku buku yang dibaca gibran semalam ,,


Hanan dan gibran menyalami sang bundaa,,


" istri hanan mana bund?"  Tanya hanan celingak celinguk mencari nadhira


" di dapur ,lagi buat sarapan , tadi mau bunda bantuin dhira nya gak mau ,  bunda disuruh duduk aja sambil nunggu masakan nya mateng, karna gak keenakan jadi bunda bantu bantu beresin ruang tamu aja" jelas bunda


" subhanallah , idaman banget kakak ipar guee"  cetus gibran  hebohh


" assalamu'alaikum humairah" panggil hanan manis


" waalaikumsalam , udah pulang mas ?" Dhira mengelap tangan nya sebentar lalu berjalan mendekati hanan dan mencium punggung tangan suaminya .


" udahh,  kamu masak apa? Sibuk banget sampe sampe suaminya pulang aja gak sadar"


" hehe masak omlet telur  ,tumis jamur, sama nasi goreng aja kok mas"


Hanan tersenyum mendengar jawaban istrinya,,


" masih lama gak? Mas bantuin ya?" Tawar hanan


" bentar lagi kelar kok, mas ajak gibran sama bunda  aja kemeja makan yaa "


Hanan mengangguk " sini mana yang harus mas bawa ke meja makan buat disajiin ?"


" ini aja kok mas , biar dhira nanti yang bawa ke meja "


" ihh gak baik nolak bantuan suami ,, sini mas aja " hanan  mengambil alih 3 piring itu lalu membawanya kemeja makan..


Setelah masakan terakhir matang , dhira segera membawanya ke meja makan ,disana sudah ada sang suami ,bunda dan gibran adik iparnya..


" hai bumill cantik " sapa gibran ceriaa


Nadhira terkekeh , " mau kemana bran ? Kok udah rapi? Masih pagi banget loh ini dek"  tanya dhira

__ADS_1


Gibran mesem mesem tidak jelas setelah mendengar panggilan manis nadhira untuk nya,


" kenapa kamu senyum senyum gak jelas gitu , ditanya tuh sama istri abang " tegur hanan..


" aelah lu bang ,gak bisa banget liat gue seneng dikit " protes gibran tak suka


" makanya di jawab kalo orang nanya "


"Ehmm, gibran mau ketemu klien penting kak ,  secara kan yaa gibran itu pengacara terkenal pakek banget nih yaa, jadi klien nya dari berbagai provinsi " songong gibran


" dih belagu banget nih bocahh "  sewot hanan


" dih sewot aja lu "


" udah udah astaghfirullah , kalian ini kalo deket berantem terus masyaallah,  kamu hanan? udah punya istri masih aja suka gangguin adek nya , dan kamu gibran , siapa yang ngajarin kamu ngomong gini, makin hari bunda perhatiin cara ngomong kamu makin gak sopan ke abang mu,bunda mana pernah ngajarin gitu " tegur bu mika tegas


" maaf bund!!" Sahut hanan dan gibran serentak


Nadhira terkekehh  ,, ia mengambil piring kosong lalu memberikan nya kepada bunda dan gibran , dan untuk piring hanan dhira isikan  dengan makanan yang ia masak tadi..


" lagian nih yah mass, gibraaan, bertengkar di depan makanan itu gak baik , " jelas dhira lembut


" tuh dengerin bang , makanya lu jangan sewotin gua mulu" sela gibran


" yaa kamu jangan godain istri abang terus" balas hanan


" kalian kalo masih mau debat mending ke kamar aja deh, jangan disini ,bunda sama dhira mau makan "


Sela bunda


" gak bisa gitu bund, ini bang hanan harus disadarin, siapa juga yang godain kak dhira,tohh apa yang gibran omongin tentang kak dhira itu kenyataan semuaa "


" yaa tapi gak perlu juga kamu puji istri abang terus dong, biar abang aja yang puji puji dhira ,kamu gak boleh " balas hanan tegas


" dihh serakah amat lu ,, kak dhira itu keluarga kita semua ,bkn keluarga lu doang bang"


" tapi dia istri abang "


"  tapi kak dhira juga kakak ipar gue , mau apa lu, gak usah  sok sok ngajakin pengacara kondang kayak gue debat deh bang , ?"


" astaghfirullah ya allah , ya rahman ,ya rahimmmmmm" frustasi bundaa


" kalian gak kasian sama bunda yang udah tua renta gini nahan laper karna perdebatan konyol kalian ?  Gak kasian sama dhira dan kandungan nya yang dari tadi kebingungan liat kalian hah?"


Bu mika benar benar hampir gila mendengar perdebatan anak nya sedari kecil hingga sekarang  yang tidak berubah sedikit pun ..


Seketika hanan dan gibran menutup mulut masing masing ,,


Nadhira tersenyum melihat itu  ia menyodorkan 2 gelas  air putih dihadapan hanan dan gibran


" minum dulu, pasti haus abis debat panjang nya kan "  ucap dhira manis ...


Bunda yang melihat hanya tertawaa meledek ,sedangkan kakak dua beradik itu hanya tersenyum kaku sembari meminum airnya..


___________

__ADS_1


Pengacara kondang songong amat dah wkk author yang nulis aja kesel apalagi mas hanan wkk😂😂


__ADS_2