
Malam ini nadhira tidur lebih cepat , yahh nadhira menuruti apa yang di katakan suami nya,jika tidak dhira takut mas fandi akan marah padanya ..
Hanan memutuskan untuk pulang saat melihat nadhira sudah terlelap ..
Sesampainya dirumah hanan langsung makan masakan nadhira ,mandi dan bergegas kekasur memeluk nadhira
" terima kasih sudah mempermudah saya" batin hanan
" mass ,sudah pulang ?" Nadhira terbangun karna merasa ada tangan yang melingkar ditubuh nya ..
" hmm"
Nadhira mendongak ,berusaha menatap wajah suaminya ,tapi gelap, hanan sudah mematikan lampunya ..
" mass"
Hanan diam ,
" boleh dhira hidupin lampu?" Izin dhira
" buat apa?" Tanya hanan sembari mengendurkan pelukan nya
"kita sudah sebulan menikah mas tapi dhira belum tau bagaimana wajah mas"
Hanan hanya diam ,ia tau pasti dhira akan meminta ini ..
" mas ,boleh?" Panggil dhira lagi
" besok saja"
Nadhira menunduk , ia sempat kebingungan memikirkan bagaimana rupa suaminya,
" Apa yang kamu harapkan setelah mengetahui siapa saya?" Tanya hanan lagi
Dhira tidak mengerti yang di maksud hanan,,
" maksud nya mas?" Tanyap0p. Nadhira tidak mengerti
" ehmm maksud saya apa kamu berharap saya tampan atau semacam nya?" tanya hanan lagi
Hanan bisa merasakan nadhira menggeleng dipelukan nya ..
" nadhira tidak punya standar harapan apapun tentang mas , dhira sudah berjanji pada allah, bunda dan ibu , dhira akan menerima mas apa adanya sebagai suami dhira "
Hanan terdiam ,
" dhira tau diri mas, dhira yatim piatu , tapi mas masih mau menikahi dhira demi menyelamatkan hidup dhira ,merawat makam ibu ,membiayai rumah sakit dan hikss membiarkan dhira tinggal dirumah seindah ini" nadhira menangis dipelukan suaminya
Hanan mengelus rambut hitam istrinyaa,,
" Nadhira ,jangan menangis ,saya menikahi kamu bukan hanya karna kecelakaan itu, tapi .."
Dhira berusaha meredakan sesegukan nya..
" tapi karna saya sudah mencintai kamu sejak pandangan pertama" sambung hanan
Dhira mensejajarkan wajah nya dan suaminya ,
" terima kasih, dhira mencintai mas sejak dhira mendengar nama mas dari bunda"
Hanan memejamkan matanya, perasaan nya tak bisa ia ilustrasikan , sungguh ,dia sangat mencintai wanita ini, hanan tak pernah menyangka bahwa dhira memiliki pribadi yang sangat manis di dalam ikatan halal, yang hanan tau selama 2 tahun ini nadhira nya hanya cantik dan lembut,
Hanan memilih diam mendengar itu, ia kehabisan kata kata karna terlalu bahagia.
" mas,?"
" iya ?"
" mas kenal pak hanan? Tadi di kampus pak hanan bilang beliau teman mas" sambung dhira
Hanan kaget ,
" hhmm memang nya kenapa?"
" tidak apa apa mas , dhira sempat kaget tadi , karna pak hanan dosen pengajar di fakultas dhira , kebetulan banget yaa" jawab dhira sembari mengelus dada suaminya..
__ADS_1
Hanan berpikir ,ia pikir ini kesempatan nya untuk bertanya
"Nadhiraa"
" iya mas"
"Menurutmu dia bagaimana ?" Tanya hanan lagi
" Dia siapa mas?" Tanya dhira bingung
" teman saya yang dosen kamu itu"
" oh pak hanan? "
" iyaa, bukan kah kita sedang membicarakan dia "
" ah tadi dhira hanya bertanya mas "
" yasudah jawab pertanyaan mas saja"
"Mas tanya menurut dhira dalam segi apa?"
" Semuanya" jawab hanan tak sabar
" hm ,sebagai dosen , beliau pengajar yang baik , dhira sangat paham dengan penjelasan nya yang sederhana ,beliau juga orang yang tepat waktu dan tidak suka keterlambatan " jawab dhira lembut
Hanan tersenyum senang, bukan kah ini berarti dhira menganggap dirinya baik ..
" lalu sebagai yang lain nya? Tanya hanan lagi
" lain nya ?apa yaa mas ?" Dhira bingung sendiri
" sebagai laki laki , menurutmu dia bagaimana?"
" mas kenapa tanya begitu? Mana bisa dhira bicarain pendapat dhira tentang laki laki lain di depan suami dhira ihh, gak mau " jawab dhira
" tidak apa apa dhira ,lagipula dia teman saya " jelas hanan ,ia sungguh penasaran sebaik apa dirinya selama ini dimata dhira
" hmm , pak hanan sepertinya laki laki yang bertanggung jawab ,beliau juga berilmu agama, maksud dhira beliau pandai mengaji dan sering menjadi imam di mushollah kampus...."
" Satu tahun lalu dhira masih aktif menjabat sebagai wakil ketua di lembaga dakwah kampus , setiap hari rabu dhira biasanya membuka jadwal untuk teman teman yang mau belajar ngaji bareng dhira di mushollah , tapi rabu di hari itu semua teman teman berhalangan hadir, karnanya dhira hafalan sendiri sambil menunggu waktu ashar , tapi tiba tiba ada seseorang yang menyambung ayat dhira waktu dhira batuk ,suaranya berasal dari shaf laki laki ,dhira tidak berani mengintip untuk tau dia siapa ,tapi beliau menjadi imam waktu ashar ,dan teman teman mahasiswi lain nya membicarakan pak hanan ,karna itu dhira tau.." jelas dhira panjang ..
Hanan tertegunn, jadi lantunan firman allah yang ia sambung dimushollah hari itu adalah lantunan dari istrinya , nadhiraa ..
Flashback on
Hari itu hanan pergi kemudhollah 30 menit lebih cepat dari waktu ashar ,ia memilih untuk menunggu dimushollah sambil bertadarus , tapi saat itu ada suara yang sangatt indah dan merdu sedang membaca suatu surah yang hanan tau artinya sangat bagus, hanan memilih diam dan mendengarkan , karna nya hanan menyimak hafalan nya ,namun sedikitpun tak ada bacaan yang melenceng dari yang seharusnya ,semuanya tepat ..
Hanan bisa mendengar gafis itu terbatuk ,otomatis ayat itu terputus , ntah pergerakan dari mana tiba tiba hanan menyambung ayat itu..
Flashback off
Hanan melamun ,mengingat kejadian hari itu ,
" Ternyata lantunan merdu itu suara kamu nadhira " batin hanan sumrigah
" mas? , maaf ,maafin dhira udah buat mas tersinggung " nadhira panik saat suaminya terdiam..
" tidak dhira saya tidk tersinggung , kamu lanjutkan saja " jawab hanan lembut ,ia semakin mencintai istrinya ini
" tidak usah mas , kita bahas yang lain saja " jawab dhira
" lanjutkan dhira"
Nadhira terdiam ..
" jadi apa kamu pernah mengaggumi seseorang di kampus" tanya hanan , mendengar cerita nadhira tadi ,ia yakin setidaknya pasti nadhira pernah memperhatikan nya
" mas kenapa pertanyaan nya seperti itu sih " kesal dhira
" saya cuma ingin tau kehidupan kamu sebelum kamu dengan saya , nanti saya ceritakan kehidupan saya.."
Nadhira mengangguk
" dhira pernah mengaggumi seseorang" jawab dhira akhir nya
__ADS_1
"Dia dosen dhira di kampus ,"
Mendengar itu Senyum hanan mengembang dalam kegelapan , ternyata dhira pernah mengagguminya
" Siapa ?" Tanya hanan tak sabar
Nadhira menggeleng ,
" tidak apa apa dhira , saya sangat tidak masalah kalau orang yang kamu kagumi itu adalah teman saya "
Lagi lagi nadhira menggeleng
" bukan pak hanan mas ,tapi dosen lain " jawab dhira lembut
UHUK UHUKKKK
Hanan tersedak ludahnya sendiri ,senyumnya terbang di kegelapan kamar mereka, j..jjadi nadhira mengaggumi pria lain bukan dirinya , tapi siapa ? Apa arka? Rektot di kampus mereka?
" k..kk..kenapa kamu tidak menganggumi hanan? Bukan kah kata mu di bertanggung jawab dan berilmu ?" Tanya hanan lagi
" iyaa mas , dhira tidak membenci beliau ,t..tapi dhira juga tidak terlalu menyukai pak hanan " jawab dhira lagi ,, ia masih memainkan kancing baju suaminya ..
Jangan tanya reaksi hanan ,? Apa yang membuat dhira tak menyukainya ?
" k ..kenapa dhira? K..kenapa kamu tidak menyukai hanan? Dia pria baik "
hanan panik bukan main , jika dhira tidak menyukai dirinya ? Bagaimana jika dhira tau bahwa dirinya lah hanan , suaminya.. apa dhira akan membencinya saat dia tau siapa suamimya sebenarnya ..
" pak hanan terlalu sering tersenyum kepada mahasiswi dikampus mas, kalau bahasa gaul nya pak hanan suka tebar pesona, itu membuat gadis gadis dikampus menyukainya dan membuat mereka semua berharap ,ahh tidak , dhira tidak sukaa " jawab dhira lagi
Hanan cengoo... dia tersenyum bukan bermaksud untuk tebar pesonaa , tapi ia menunjukan keramahan nya, masalah gadis gadis di kampus , mereka yang terlalu sering menyapa hanan itu sebab nya hanan membalas sapaan mereka dengan senyuman..
" t.ttapi ,hanan seperti itu hanya karna mau bersikap ramah nadhira ,bukan tebar pesona " sanggah hanan
" dhira tau mas , tapi dhira tidak mau seandainya nanti suami dhira sering tersenyum kepada perempuan perempuan lain seperti yang di lakukan pak hanan " jawab dhira takut takut
Hanan diam , jadi laki laki seperti itu yang di inginkan istrinya?
" mas, jangan terlalu memikirkan ucapan nadhira tadi.. kalau mas terbiasa bersikap ramah seperti pak hanan tidak apa apa , nadhira akan usaha memaklumi " jawab dhira lesu,, dhira tidak bisa membayangkan senyum suaminya yang indah nanti di bagi bagi dengan perempuan lain
Mendengar nada suara istrinya hanan gelagapan ..
" tidak ,tidak ,,tidak nadhiraa, saya tidak seperti itu , saya tidak suka tebar pesonaa" jawab hanan cepat ,,
Nadhira tersenyum ,
" terima kasih mas"
" lalu ,siapa yang kamu kagumi dhira?"
" dhira menganggumi pak islan mas , dia dosen manangeman di fakultas dhiraa ,dhira menggumi sikap beliau yang tegas dan setia , di saat para mahasiswi lain menggoda pak islan ,beliau tegas menolak dan mengatakan ia akan segera menikah , bukan kah beliau sangat manis" jelas dhira senang,
Jadi standar laki laki dhira berbanding terbalik dengan dirinya ,bagaimana inii,, ahh mulai besok ia akan mengurangi senyumnya dan bersikap tegas seperti pak islan yang di kagumi istrinya..
" kamu tenang saja nadhira , saya akan menjadi laki laki seperti dosen yang kamu kagumi itu , saya akan tegas dan setia kepada kamu nantinya" jawab hanan yakin
Mendengar itu nadhira tersenyum senang sekaligus haru,,
" mass boleh nadhira bersikap lancang? Bukan kah kita sudah sah ? " tanya nadhira lagi
" lancang maksudnya .........?"
CUPPPP..
Hanan tertegun, ia tidak mampu melanjutkan ucapan nya ,
Nadhira mencium dagunya , istrinya yang cantik dan sangat ia cintai mencium dagunya ,walau sekilas itu membuat jantung hanan seperti akan melompat keluar..
" sekali lagi terima kasih mas sudah menikahi nadhira, sudah menjadi sosok suami yang bahkan tidak bisa dhira bayangkan untuk mempunyai suami sesempurna mas, terimakasih ,terimakasih suami nya nadhiraa ,terima kasihh" ucap dhira terharu, ia menitikan air mata bahagia nya ..
^^^^^^^^
Sudah wei wkk
Baper gak ? Author mah baper banget🤣🤣
__ADS_1