DOSEN HALALKU

DOSEN HALALKU
empat puluh enam


__ADS_3

" liat kak dhira bund !" Gibran menunjuk nadhira yang baru keluar kamar..


Bu mika berbinar ,,


" masyaallah " kagum bunda


Dhira merasa tidak enak dengan reaksi bunda dan gibran atas penampilan nya


" aneh ya bund?" Tanya dhira ragu..


" gak sayang ,,ya allah  kamu cantik banget nak "  bu mika mendekati nadhira dengan mata yang masih penuh binar


" gak usah berangkat aja kak ,bisa kayak cacing tu bang hanan liat kakak secantik ini "


" aura kamu keluar banget hari ini, ahh kayak bukan anak bunda lohh, kok bisa  jadi cantik banget gini "  kagum bunda


" gibrann fotoin dhira  dong ,terus kirim ke bunda, kirim ke abang mu juga biar gak kaget kaget banget liat istrinya secantik ini  "  titah bunda


" Sini kak ,, gaya dongg"


Dhira malu, wajah nya merona mendengar pujian pujian yang heboh seperti ini..


" gak bisa dek" jelas dhira kaku


" ya udah  segaya nya kakak aja, kaka biasanya gimana?" Ucap gibran siap siap


Dhira berpose malu malu, ahhh siapapun yang melihat nya akan berdecak kagum melihat titisan bidadari surga allah yang satu ini.


...


...


" gak tau lagi mau bilang apa? Gue yang pengacara kondang aja ampe kehabisan kata kata,,, gak bisa gaya aja dah kayak model gini ,terus yang bisa nya gimana ?" Komentar gibran heboh saat melihat hasil jepretan nya..


" manaa ,liat dong " bunda berlari girangg mendekati putra bungsu nya itu


bu mika menatap kagum hasil jepretan gibran, setelay difoto nadhira terlihat semakin cantikk..


" bunda gak pernah liat perempuan se ber aura kamu nak, bunda seneng karna kamu sudah mau ikhlas dinikahi anak sulung bunda"


Dhira mengenggam tangan bu mika gemetarr,,


" gak bundd, dhira yang harusnya terimakasih, bunda sudah izinkan putra bunda menikahi gadis kayak dhira ,nyelamatin hidup dhira, menjadi mertua rasa ibu kandung untuk nadhira, terima kasihh, maaf  dhira belum bisa menjadi anak perempuan yang membahagiakan "


Bu mika menggeleng haru  ,apa yang dibicarakan nadhira ? Sejauh ini bu mika sangat bahagia melihat perubahan hanan yang menjadi pribadi hangat sejak menikah dengan nadhiraa, anak nya lebih sering tersenyum dan bercandaa,, memiliki menantu sebaik nadhira adalah salah satu rezeki yang idamkan setiap mertua


" berangkat yokk kak, gibran udah telat ini" gibran menyadar kan keharuan sang bunda dan kakak ipar nya itu dengan mengajak pergi karna dikejar waktu..


Disisi lain hanan sedang sibuk mengecek ulang persiapan gedungg, ia merasa ponsel nya bergetarr, disana gibran mengirim sebuah foto yang mampu menerbitkan senyum manis hanan,, itu foto istrinya dengan pose dan senyum yang malu ,,


" cantikkk" gumam hanan ,,


Hanan menjadikan foto itu  walpaper ponselnyaa,  sudah 10 menit hanan masih setia tersenyum memandang foto istrinya, iaa sedikit menyesal  telah menghiraukan nadhira pagi tadi..


*******

__ADS_1


" kak ,gibran gak nganter sampe dalem yaa, kakak hati hati jalan nya,,  nanti bunda sama gibran dateng kok"  ucap gibran dari dalam mobil


Dhira mengangguk tersenyum


" kamu juga hati hati nyetir nya ,maaf karna kakak kamu telatt"


gibran memberi isyarat bahwa tidak apa apa


" jangan ngebut dek ,makasih yaa"  dhira melambai tersenyum


Gibran membunyikan klakson nya sekali lalu kembali membelah jalanan menuju tempat meeting nya..


" wohohohooo, akhirnya bisa liat pelacur lagi , gue kira dah mati ,, ternyata gak masuk karna maluu "  ucap seseorang dari belakang dhiraa


"Astaghfirullah" batin dhira lalu meoleh untuk melihat siapa yang sudah tega melontar kan ucapan seperti itu


" siapa yang nganter lo tadi? Om simpenan lo yaa ? Atau sugar daddy, bagus amat  mobilnya?" Tanya nya lagi dengan memandang nadhira jijik


" bukan urusan kamu, maaf saya harus masukk " dhira berjalan melewati kedua perempuan ituu


" eittsss tunggu dulu dongg,,kita belum selesai gatel" tahan mereka


" tolongg, hari ini saya pastikan hari terakhir kalian melihat saya,jadi tolong berhenti menganggu saya" ucap dhira putus asa


" kita mau nanya loo aja nih haha , lo udah lama  gak masuk , sekalinya masuk udah hamil aja?"


Dhira diam ..


" btw itu anak lo sama om yang tadi apa sama om om yang lain ,secara kan yaa,  lo tertutup nya di kampus aja ,,tapi telanjang dihotel "


" gak usah sok nangis ,kita gak ngapa ngapain loo, "


"  salah saya apa sama kalian ? K.kkenapa  kalian terus mengganggu saya?" Tanya dhira bergetar


" sama kita sih sebenernya gak salah apa apa ,,tapi kita kesel aja liat muka lo yang sok alim itu tapi ternyata jalang nya om om, dan katanya lo pernah ke gep  masuk ruangan pak hanan dan dikunci dari dalem? Lo mau apa?  Mau godain pak hanan?  Gak suka gue"  wanita sesekali menoyor kepala nadhiraa


" tolongg, saya sedang hamill, jangan lakukan apapun hikss, kalian boleh menyakiti saya dengan mulut kalian, tapi jangan dorong atau apapun yang melukai fisik, kandungan saya lemah hikss "  mohon dhiraa.. tak perduli harga diri , yang penting anak bmnya baik baik saja hari ini


" bagus dehh kalo lemah , kenapa gak keguguran sekaliann, anak haram juga kan ?"


" astaghfirullah " dhira merasa kram diperutnya...


" panggilan kepada wisudawan dan wisudawati untuk segera memasuki gedung sesuai nomor masing masing, karna acara akan segera dimulai" intruksi dari dalam gedung meyelamatkan nadhira kali ini


" huhh beruntung lo,,kalo gak, udah gue  injek  anak haram lo pakek sepatu mahal gue ini hehh"


Dhira diaammm,, tubuhnya bergetarr, apa memang sehina itu dirinya dimata mereka...


__________________


Hanan berdiri resah dibarisan para dosen memperhatikan wisudawan dan wisudawati yang berlari memasuki gedung seteleh pengumuman tadii, bagaimana jika istrinya juga berlari?  Bagaimana jika nadhira nya tanpa sengaja tersenggol oleh mahasiswa lain yang sedang berlari...


Kekhawatiran hanan meluap saat melihat tubuh berisi yang tertutupi oleh jubah hitam wisuda berjalan perlahan memasuki gedung acara..


Kenapa hanan baru menyadari kalau pipi nadhira yang sekarang lebih chubby karna usia kehamilan nya ,,hanan bisa melihat istrinya sedikit kesulitan berjalan karna buah hati mereka yang semakin tumbuh dirahim nadhiraa, ia mengenggam erat mic ditangan kanan nya, sebisa mungkin hanan menahan diri untuk tidak turun dari podium dan berlari membantu istrinya berjalan..

__ADS_1


" pak hanan "  panggil bu sari


" iya bu?"


" sudah bisa dimulai pak,"


" ah tentuuu"


Hanan membuka acara dengan menyebutkan susunan kegiatan yang akan dilakukan hari ituu,, tanpa melepas pandangan nya dari nadhira, hanan terus melanjutkan sambutan nya untuk para mahasiswa yang akan mengakhiri masa belajarnya dikampus saat ini..


Semua berjalan lancarr tanpa halangan , tiba la saat pemanggilan para wisudawan dan wisudawati untuk melakukan prosesi wisuda..


" SAUDARA NEVAN AL SURYA ,SARJANA PENDIDIKAN ,DENGAN PREDIKAT CAMLAUDE"  panggil bu sari selaku mc


Hanan mengenggam erat mic nya ,


" SAUDARI SISILIA UMARI ,SARJANA EKONOMI"  sambung hanan,,


Tiba tiba


DUARRRRRR


Semua perhatian beralih ke arah belakang gedungg, seperti ada sesuatu yang besar jatuhh disana ,,


" maaf untuk iklan tidak terencana barusan ,mohon untuk duduk kembali dan tertib " ucap bu sari  cepatt ..


Dhira yang  kaget berusaha mengatur nafasnya yang mulai sesak  ,, ia terlanjur mengira suara dentuman itu adalah petir hujan ..


" jangan sekaranggg shhh , jangan sekarang ya allah " gumam dhira ,, iaa menepuk dadanya pelan


Hanan memperhatikan ituu sejak tadi, ia juga awalnya mengira suara tadi adalah petir ,, karna itu ia langsung memperhatikan reaksi istrinyaa, dan benar saja ,,


" ya allah ,jaga istri dan anak ku,  t.ttolong,,  tolongg  dia yaallah" batin hanan khawatir


" pak hanan, nama selanjut nya " bisik bu sari ..


Hanan tak menghiraukan ucapan bu sari selaku rekan mc nya , hanan terlanjur  cemas melihat kondisi nadhira dari kejauhan ..


Bu sari melihat tangan hanan yang bergetar kuatt, lalu mengikuti arah pandang hanan....


Bu sari kaget ,, ia melihat mahasiswa dimana semasa kuliah dirinya lah yang menjadi dosen penanggung jawabnyaa, itu nadhiraaa?  Setelah mengikuti arah pandang pak hanan, ia melihat nadhira yang seperti dalam keadaan tidak baik baik saja dari kejauhan ..


" EHKHEMMM, MAAF SEBELUM NYAA,,  PANGGILAN UNTUK PETUGAS MEDIS AGAR SEGERA MENUJU KURSI WISUDAWATI ATAS NAMA NADHIRA PRAMESWARI DI URUTAN 157 "


Semua pandangan berusaha mencari yang dimaksud bu sari , benar saja , nadhira seperti sedang kesulitan bernafas sekarang ,,


" mohon kepada wisudawan dan wisudawati untuk tetap tertib dan membukakan jalan bagi petugas medis agar mudah mencapai nadhira" sambung bu sari


Hanan yang tadinya mematung ,melihat banyak sekali petugas medis berlari menuju istrinyaa,, seakan tersadar hanan menghempaskan microphone nya lalu berlari  seperti kesetanan kesetanan kearah nadhiraa..


Reaksi hanan mengundang perhatian  semua orang yang berada digedungg,


________________________________


Bentar lagi tamat weee wkk

__ADS_1


__ADS_2