DOSEN HALALKU

DOSEN HALALKU
tiga puluh tujuh


__ADS_3

" Sayang ,dengerin mas ,  tepatin janji kamu ,mas gak peduli mau kamu ngelarang atau nggak, pokoknya kalo hari ini kamu ingkar syarat dan janji kamu sendiri ,mas akan tetap bawa  kamu pulang secara paksa , ngertikan " hanan terus mewanti wanti istrinya untuk tidak banyak bergerak saat di kampus ,


Setelah sarapan ,nadhira menangis ingin ke kampus dan mengatakan bahwa dirinya baik baik saja, hanan bunda bahkan gibran sudah memberika pengertian yang tak terhitung banyak nya, tapi siapa yang bisa menolak kemauan ibu hamil?


"  iya mas, kamu hari ini jadi bawel banget masyallah, kemaren kemaren mas  bawel aja ,tapi hari ini jadi bawel banget gini"  ucap dhira pelann ,,ia takut suara nya akan terdengar dari kuar mobil, pasalnya mereka sudah ada di parkiran fakultas dan siap turun ..


" sayang,,mas bener bener khawatir, coba kamu bayangin kamu ada disituasi mas, gimana rasanyaa hm? Sedangkan yang di khawatirin malah nganggep enteng gini? Khawatir nya mas jadi berlipat lipat dhiraa"


Dhira terdiamm, ia masih belum mengerti apa yang membuat suaminya sampai sekhawatir ini..


" iya mass, dhira minta maaf, dhira janji hari ini akan turutin semua kata mas " sesal dhira


" makasih sayang, udah keluar duluan gih, ini udah sepi, kamu jangan lari lari ,inget ?"


"Iya mas, dhira duluan ya, assalamualaikum"  dhira mencium lembut punggung tangan hanan dan dibalas hanna dengan kecup singkat mya dikening dhira..


" allah, hamba titipkan kedua nyawa yang begitu berharga untuk hamba, " batin hanan


Hanan menatap tubuh mungil yang berjalan pelan kearah koridor kampus,


Hanan keluar dari mobil nya


" pagi pak hanan" sapa tari  yang kebetulan melewati dosen nya itu


Hanan tersenyum tipis menanggapi,, tapi ia sadar sesuatu


" tunggu"


Tari menghentikan langkahnya dan menoleh


" saya pak ?" Tanya tari ragu, ia takut sala mengira


Hanan mengangguk kecil dan berjalan mendekati tari


" nama kamu mentari?"


" benar pak"


" kamu teman nadhira?" Tanya hanan ragu


" benar lagi pak"


"Maaf sebelumnya,tapi apa kalian hanya teman atau bagaimana?"


"Kami teman dekat sejak awal semester pak,bisa dikatakan kami sahabat, ada apa ya pak, apa dhira bermasalah?" Tanya tari sopan


Hanan menggeleng cepat " ahh tidak , bukan itu,, hmm mentari? bisa kita bicara sambil duduk disana " hanan menunjuk bangku panjang dekat parkiran mobilnya


Tari menatap hanan , kenapa wajah tampan dosen nya ini sedikit sendu, wajah yang menjadi favorit gadis satu kampus itu kini menjadi lebih muram ,tidak ada lagi senyum yang dulu selalu terpancar.


" selain kamu apa laki laki yang mengobrol dengan kalian kemarin  juga termasuk sahabat nadhira?"


" iya pak, namanya danu, walau dia kaya orang gak waras gitu tapi sebenernya danu paling bisa diandelin di antara kami, kenapa ya pak?" tanya tari lagi  tidak biasanya dan mungkin tidak pernah hanan menanyai nya selama ini , dan nadhiraa? Kenapa pak hanan menanyai tentang nadhira

__ADS_1


Hana berpikir resah ,


" tarii bisa tolong saya?"  Ucap hanan raguu


" tolong apa pak? Kalo bapak mau minta tolong kita buat bantuin rencana bapak ngedeketin nadhiraa, maap maap dulu nih pak, gak bakal bisaa" ceplos tari


Hanan mengekerutkan kening nyaa ,kenapa arah pembicaraan gadis ini malah kesana?"


" beneran gak bisa pak, percaya sama saya, saya paling tau gimana nadhira, dia baru denger nama bapak aja mungkin langsung bilang nggak pak"


" kenapa begitu ?" Tanya hanan penasaran


" hmm saya kurang tau kenapa sahabat saya itu sangat tertutup, tapi kayaknya hati dhira gak punya pintu buat dimasukin cowo cowo dari kampus ini pak"


" saya ini cewekloh pak, tapi udah kenyang banget sama penolakan dhira, gara gara saya bantu cowo yang punya niat kaya bapak ini ke dia" sambung tari


" maksud nya gimana?"


" terakhir nih ya pak, pak islan manggil saya kayak bapak gini, pak islan mau minta tolong saya buat nyampein cv nya kedhira "


" cv apa?"


" cv taaruf pak,  sebelum mutusin nikah dengan orang lain itu pak islan sempet ditolak dhira 2 kali ,"


Hanan terkejut, bukan kah istrinya sempat bilang bahwa dia mengaggumi pak islan , tapi kenapa ajakan baik pak islan malah ditolaknya


" kapan?" Hanan terus mengorek informasi ini..


" hampir setahun lalu kalo gak salah sih pak, dhira kan belum mau nikah saat itu, terus pak islan bilang gapapa, dia ngajakin dhira taaruf dulu, katanya sih biar gak diduluin orang lain,, gak tau dah,, saya juga gak ngerti ngerti banget pak"


"  tapi waktu itu dhira tolak juga ajakan taarufnya pak islan , makanya pak islan patah hati terus gak lama dari situ beliau bilang kalau mau nikahh"


" nahh aneh nya dhira disini pak, disaat pak islan ngebet sama dia , dianya gak mau, giliran pak islan udah konfirmasi kalau beliau mau nikah ,si dhira malah senyum senyum gak jelas tiga hari"


Mengetahui kenyataan bahwa dirinya pernah kalah start melamar nadhira oleh pak islan cukup mengejutkan hanan, tapi mengingat bahwa dirinya lah yang menjadi pemenang dan memperistri nadhira ,berhasil menerbitkan senyum tipis dan perasaan bangga dihati hanan.


" pak hanan?"panggil tari


Lamunan Hanan membuyar


" jadi gimana pak? Udah dipikirin mau maju atau mundurnya? Kalo saya sama danu mah ayo ayo aja pak, asal bapak siap ditolak   kita siap bantuin rencana baik bapak " tawar tari


Hanan tersenyum " terimakasihh mentari"


" ahh gak perlu terima kasih gitu pak, saya jadi gak enak " kekeh tari


" tapi bukan itu maksud saya"


"Maksudnya pak?"


" saya minta tolong kamu bukan untuk hal kayak gitu ?"


Mentari cengooo , jadi untuk apa dia bercerita sepanjang itu, dan kenapa dosen nya ini malah menanyainya tadi.

__ADS_1


" kenapa bapak gak bilang dari tadi sih ,saya udah cerita panjang lebar juga " protes tarii


" kamu kan cerita ya tidak mungkin juga kamu tidak saya hiraukan  , makanya saya beri tanggapan "


" terus kenapa bapak nanya nanya "


" karna saya penasaran"


" ya allah pak, kalo bapak teman saya kayak sidanu udah saya ajak berantem nih pak " ini lah mentari, ia menganggap para dosen seperti hanan seperti teman yang lebih tua darinya, hingga ia berani bicara santai seperti ini ..


" tapi saya serius mentari..." ucap hanan lagi


" serius gimana pak?? Bapak suka sama saya?" Tanya tari heboh


Hanan menggeleng cepat ,ia benar benar tidak bisa menebak arah pembicaraan sahabat dari istrinya ini , bagaimana bisa nadhira punya sahabat yang sifatnya sangat bertolak dengan nadhira sendiri


" bukan , bukan itu mentarii" sangkal hanan


" duhh pak ,yang jelas dong ngomongnya  ,jangan sampe saya berharap sama bapak nih"


Hanan diam sebentar


" maksud saya, saya serius minta tolong sama kamu dan danu "


" tolong apa pak ?"


Hanan melihat sekeliling ,tampak sangat ramai mahasiswa berlalu lalang didekat mereka


" bisa kamu ajak danu keruangan saya nanti, jangan ajak nadhira dan rahasiakan darinya kalau kalian akan keruangan saya ?"


" loh kenapa gitu pak?"


" ada yang mau saya bicarakan dengan kalian ,tapi ini rahasia jadi saya tidak bisa  mengatakan nya disini"


" duh pak saya jadi deg degan ini , kami buat masalah apa gimana yaallah " heboh tari


" tidak ,kalian tidak membuat masalah apapun, jadi datang saja keruangan saya dan ingat dengan tenang plus rahasiakan ini dari nadhira "


" oke deh pak, jam berapa bapak ada diruangan?"


" terserah kalian , saya stay diruangan hari ini"


Tari mengangguk kuat tanda mengerti


" kalau begitu saya keruangan dulu, saya tunggu kamu dengan danu di ruangan saya "


" siap pak "


" hmm" hanan berlalu keruangan nya ,, ia berharap dirinyabtelah mengambil keputusan tepat ,ini semua demi nadhira dan calon bayinya .


_____________/


Hayoo pak hanan mau minta tolong apa wkk,

__ADS_1


Btw di mentari GR amat dah,, 😂


__ADS_2