
Selesai sarapan bunda dan dhira membersihkan meja makan sedangkan hanan dan gibran masuk kamr untuk bersiap siap ..
" udah dhira aja bund, bunda nonton tv di depan aja " sanggah dhira saat bunda mulai memegang piring kotor untuk dicuci
" kenapaa? Kenapaa bunda harus nonton tv sedangkan kamu bersih bersih hm?" Tanya bunda sembari terus melanjutkan kegiatan nya
" yahh gapapa bund,ini kan emang tugas nya dhira"
Bu mika terdiam sebentar lalu kembali melanjutkan aktivitasnya..
" apa selama ini hanan memperlakukan mu seperti pembantu hm? Kenapa hal kayak gini jadi tugas nya kamu ?" Tanya bunda tanpa menoleh
" gak kok bund , mas hanan baik banget sama dhira , " sangkal dhira cepat
" nakk, ingat posisi mu, kamu di bawa kerumah ini untuk dijadikan istri bukan pembantuu, lagi pula bunda udah kaya bunda kamu sendiri, bunda akan tersinggung kalau kamu terus melarang bunda mengerjakan ini itu dan diperlakukan seperti tamu "
" gakk bund, gak kayak gitu,, maksud dhiraa bunda gak perlu capek capek bantuin apa yang seharus nya jadi tugas dhira, bunda kan kesini liburan , yaanikmatin liburan nya bundaa"
" siapa bilang bunda kesini mau liburan ? Bunda kesini mau ngerawat menantu shalihah nya bunda yang lagi hamil cucu pertama bunda "
Mata dhira berkacaa , kasih sayang mertuanya ini benar benar nyata , apa yang dhira dengar selama ini tentang mertua dzolim terhadap menantunya sangat bertolak belakang dengan bunda dari suaminya inii, walaupun mertuanya tau kalau dhira gadis dari keluarga yang berantakan tapi kasih nya sangat tulus tanpa memandang semua ituu,
" bunda tau kamu terharu ,, bunda juga tau kalo bunda ini mertua idaman kan " canda bundaa ,, ia tau menantunya itu akan menangis jika diteruskan ,
Mendengar itu nadhira terkekeh ,, ia melanjutkan kegiatanya tadi ,
" iyaa ,bunda emang mertua paling idaman dari semua mertua yang ada ,untung nya ,dhira dapet salah satu putra bunda" balas dhiraa
Bu mika tertawaa, ia benar benar merasa cocok dengan sifat nadhiraa yang menurutnya baik dan tulus ..
" sayanggggg" panggil hanan dari depann
Nadhira keluar dari dapur ,, berjalan mendekati suaminya ..
" iya mas? Kenapa ?"
" kamu lagi ngapain ? "
" beresin dapur? Kamu udah siap?" Dhira merapikan dasi suaminya
" udahh , tapi kok kamu belum siap siap sih, nanti telat lohh?"
" siap siap buat apa mass? Kan dhira gak mau kemana mana juga"
" lohh katanya semalem mau ke kampus? Mau ngurusin kuliah sendiri sampe wisuda kan?" Tanya hanan tersenyum
Nadhira terdiamm..
" b..bbukan nya mas g.ggak izinin ya?" Tanya dhira takut
" mas kan udah janji sama kamu, mana bisa mas ingkar janji" jawab hanan santai
Dhira berbinarr,
" Mass benerann?"
" iyaa sayangg, tapi dengan 3 syarat "
Seketika binar dimata dhira hilang,
Hanan yang menyadari langsung menyambung kalimatnya " pertama kamu harus janji hati hati dan gak bakal kecapek.an "
Nadhira mengangguk antusias
Hanan tersenyum " keduaa kamu harus temuin mas di jam makan siang , kita makan bareng "
" lohh mas , kok gitu , nanti banyak yang curiga gimana?"
__ADS_1
" ya kalo gitu kita publish aja, nanti kamu diem aja , biar mas yang umumin kalo kamu istri mas "
" jangan mas" sanggah dhira cepat
Hanan menatap tajam nadhira
" kenapa? Kenapa kamu gak mau publish hubungan kita ?
dhira diam menunduk , ia lebih memilih untuk merapikan kemeja hanan dari pada menjawab pertanyaan suaminya..
" jawab mas dhira"
" karna mas seorang dosen " lirih dhira
" kenapa kalau mas dosen ? Kamu malu punya suami yang kerjanya cuma dosen kayak mas ?"
"Astaghfirullah mas ,gitu banget pikiran nya ihh"
" terus kenapa?
" dhira gak mau nama baik mas rusak kalau mereka tau dhira istri mas "
" alasan macam apa itu hm?" Hanan melembutkan nada bicaranya ,iaa mengelus jilbab instan istrinya..
" coba mas pikir , gimana reaksi mereka kalau mereka tau , pasti banyak yang bilang " kok mau ya pak hanan sama nadhira yang biasa banget itu"
"Mas gak peduli sama pikiran orang sayang , mereka yang punya , jadi terserah mereka , kita gak bisa membatasi hal semacam itu"
" B..bbukan itu aja , buat mereka yang gak tau dhira , mereka pasti bakal cari dhira buat tau gimana wajah istri dari pak hanan , mas tau dhira gak suka jadi pusat perhatian kan"
Hanan menghelas nafas beratt,,
" yaudahh, syarat kedua mas gantii ,,"
" makasih abi" ucap dhira sumrigah
" sama ajaa loh mas "
" gak sama sayang, syarat pertama paling sedikit memakan waktu 30 menit, sedangkan syarat kedua paling lama 30 menit "
" okee okee ,deall , syarat ketiga apa ?"
Hanan tersenyum menang,
" ketiga? Berangkat sama pulang nya harus bareng mas "
baru saja nadhira akan membuka mulut untuk protes t ,tiba tiba hanan langsung menyambar bibir nadhiraa cepat ..
" deal ketiganya atau gak pergi sama sekalii! Tegas hanan
Untuk syarat ketiga tidak akan ia rubah sama sekali, karna ia tidak akan tenang jika membiar kan istrinya pulang pergi sendiri naik angkutan umum
Nadhira menundukk" ya udah gapapa mass , dhira dirumah aja" lirih dhira sedih
Hanan tak menduga keputusan nadhira ,ia kira dhira akan menyetujuinya dengan cepat karna semalam
dhira sangat ingin ke kampus , tapi kenapa sekarang malah menolakk..
" yakin hmm? Gak sayang sama waktu satu bulan terakhir dikampus? Mengurus perkuliahan di detik detik wisuda itu berkesan banget loh yang " kompor hanan ,, .
nadhira menolehh , ia berpikir sejenakk..
" mass ihh ,oke deh deall, dhira siap siap duluu" ucap dhira sembari berlari kekamarnya..
" SAYANGGG JANGAN LARI LARI, GAPAPA TELAT, KAMU SANTAI AJA SIAP SIAPNYA " teriak hanan ,
Seketikaa nadhira mengentikan langkah larinya ,lalu berjalan dengan pelan sembari memeluk perutnya..
__ADS_1
Melihat itu hanan tertawa gelakkk..
*****
" duhh mass , " gelisah dhira
" kenapa yang ? Hmm? Apa yang gak nyaman? " tanya hanan beruntun
" bukan itu mas , dhira gugup gimana cara keluarnya dari mobil mas ini kalo udah dikampus nanti"
Hanan tertawa " hahaha yaa tinggal keluar yangg, aneh banget pertanyaan nya,"
" ihh mas tuh gak ngertii"
Hanan masih tertawaa
" aku setopin diperempatan samping gerbang aja yaa"
" ehh nggakk, itu jauh banget dari gedung fakultas kita "
" t.ttapi mas ..""
" gak ada tapi tapiann, mas gak bakal nurunin kamu disana"
Nadhira diam bersandar, ia tak berani melanjutkan protesan nya takut nanti suaminya malah marahh..
Sekitar 10 menit akhir nya mobil hanan sampai diparkiran fakultas..
" alhamdulillahh" ucap syukur hanan dan nadhira karna sampai tujuan dengan selamat..
Beberapa kali nadhira memutar kepala nya untuk melihat situasi parkiran saat ini "Mas turun duluan aja, nanti dhira nyusul "
" loh kok gak barengan ajaa?"
Dhira memasang wajah sedihnya
" jangan mas, kita kayak gini cuma 1bulan aja kok, setelah nya, jangankan satu kampus, satu dunia juga bakal dhira umumin kalo mas suaminya dhiraa, "rayu nadhira sembari mengelus lengan hanan
Hanan terkekeh mendengar rayuan istrinya ituu,
" okee , kamu aja yang keluar duluan , mas keluarnya 10 menit setelah kamu keluar "
" ini masih rame parkiran nya mas , mas aja deh yang duluan ," tawar dhira
" gak , nanti kamu sama anaknya mas pengap didalem sini " ujar hanan manis sembari mengusap perut rata nadhira..
Nadhira tersipuu,,tapi ia juga gelisah ,mengingat banyak sekali mahasiswa di sekitar mobil mereka..
" nanti kalo kamu ditanya orang orang ngapain dari mobil mas, bilang aja mas suruh kamu ngambil barang ketinggalan dimobil ,, " seakan tau kegelisahan istrinya ,hanan pun memberi saran..
" Tapi mass .."
" gapapa sayang, percaya sama mas" hanan menangkup pipi nadhira lalu mencium keduanya..
" iya mas , dhira keluar duluan yaa , assalamu'alaikum " pamit dhira ,, ia mencium punggung tangan suaminya dan keluarr,
" waalaikumsalam, jangan lari lari inget ,apalagi lompat lompat " pesan hanan
Dhira mengangguk tertawaaaa...
Ia mengamati situasi sejenak ,lau keluar dengan cepat .. dan berjalan menjauhh..
........
_____________
Terossss ,wkk teros aja uwu uwu nya terosss , disini author panas sendiri wkk
__ADS_1