
"Zidan maaf, aku tidak bisa membalas perasaan itu, aku sudah mencintai orang lain, aku ingin hidup bahagia dengan orang yang aku cintai, selama ini aku hanya menganggap mu sebagai kakak ku, tidak lebih."Ucap Fiona menahan tangisnya agar tidak pecah.
"Tidak, tidak mungkin, kau bahkan tidak memiliki cinta pertama, mengatakan tiba-tiba kau mengatakan ada orang yang kau cintai?"Ucap Zidan memegang pundak Fiona.
"Aku bohong, sebenarnya,aku juga memiliki cinta pertama di SMA, seperti dirimu Zidan, bukan kah kau juga memiliki nya? Mengapa harus mencintai aku sekarang? Apa kau tidak bisa menemukan perempuan itu?"Tanya Fiona lagi.
"Perempuan itu adalah kau, Fiona, apa kau benar-benar tidak bisa mengingat ku? Aku adalah Zidan, laki-laki yang di jodohkan oleh papa ku dari kita SMP? Fio mengapa kau harus melupakan aku?"Tanya Zidan lagi.
Seketika Fiona kaget mendengar penjelasan dari Zidan, saat ini dia baru sadar, jika Zidan adalah Zidan yang pada saat itu di jodohkan oleh papa nya dengan nya.
"Zi, Zidan? Jadi ini kau?"Tanya Fiona kaget.
__ADS_1
"Ya, ini adalah aku, dan aku juga orang yang sudah meniduri mu malam itu ci clab malam."Ucap Zidan kini tampa jeda dia membuka semua rahasia yang selama ini dia simpan sendiri.
Deg ... Rasanya jantung Fiona hendak terlepas dari tubuhnya, tidak di sangka laki-laki yang selama ini selalu berada di dekatnya adalah laki-laki yang dia cari.
"Tidak,ini tidak mungkin."Ucap Fiona menatap Zidan dengan air matanya yang mulai mengalir deras.
"Tidak ada yang tidak mungkin, aku adalah Zidan, laki-laki yang papa mu jodoh kan di masa SMP, dan aku pergi karena kau tidak menyetujui perjodohan itu, dan juga karena penyakit yang di derita oleh papa, Fiona aku sangat mencintaimu bahkan sejak itu aku tidak pernah pacaran atau menjalin hubungan dengan wanita lain, sampai pada malam itu, kau masuk ke kamar ku dan aku, aku alah laki-laki yang sudah merenggut mahkota mu , Fiona malam itu laki-laki itu adalah aku."Ucap Zidan dengan tatapan tajam nya menjelaskan kepada Fiona sambil memegang kedua pundak Fiona dia ingin Fiona benar-benar percaya dan tidak meninggal kan nya.
"Fiona! Apa yang terjadi? Fiona bangun apa yang terjadi pada mu?"Ucap Zidan seketika panik karena wanita yang dicintainya kini malah pingsan.
Dengan cepat Zidan pun mengendong Fiona masuk ke dalam kamar nya dan segera menelepon dokter pribadi mansion.
__ADS_1
"Fiona, apa yang terjadi? Mengapa kau tiba-tiba pingsan? Apakah kau tidak bisa menerima jika laki-laki itu adalah aku? Apa kau benar-benar tidak menyukai aku?"Ucap Zidan sambil memegang tangan Fiona.
"Tuan muda, sebenarnya ada yang ingin saya sampaikan kepada tuan muda, akhir-akhir ini, nona muda sering kali mual dan pusing,dia bilang kepada saya."Ucap kepala pelayan yang saat ini berdiri di samping ranjang tempat Fiona di baringkan.
"Apa? Mengapa kau tidak mengatakan nya kepada ku? Apa dia sudah lama sakit?"Tanya Zidan lagi.
"Bukan begitu tuan muda, tapi ah saya tidak bisa menjelaskan nya, kita tunggu saja dokter datang dan biar kan dokter yang menjelaskan tentang ini."Tutur sang kepala pelayan.
Sementara Zidan hanya menatap kepala pelayan dengan tatapan bingung.
Bersambung ....
__ADS_1