
Nana pun mengangguk menyetujui permintaan Rico lalu memeluk Tasya
"oke Tasya mau di bacakan dongeng apa sama mama?"tanya Nana
"tidak usah baca dongeng ma cukup mama sama papa peluk Tasya aja" jawab nya
"oke" Nana pun langsung memeluk Tasya layak nya seorang ibu pada putrinya dan Tasya melihat ke arah rico karena Rico tak kunjung memeluk nya
ya mau bagaimana lagi Rico pun menurutinya
Rico memeluk Tasya di bagian kanan dan Nana di bagian kiri nya
Tasya pun tersenyum dan berkata , "terimakasih ma terimakasih pah"
"iya sayang" jawab Nana
"iya sayang" jawab Rico hampir bersamaan dengan Nana
__ADS_1
mereka pun tidur bertiga sambil berpelukan layaknya sebuah keluarga kecil
betapa bahagianya Tasya saat ini, semua yang dia impikan selama ini semua nya terwujud, karena memang ke inginan nya hanya seputar seorang ibu yang tidak bisa di penuhi oleh papa nya karena memang tidak ada yang bisa mengambil hati papanya dengan mudah selain nana.
Nana pun merasa was-was
tapi Rico langsung meyakinkan Nana
"nggak papa, nanti kalau Tasya udah tidur saya akan pindah ke sofa" ucap Rico
Nana pun mengangguk dan mencoba untuk tidur , setelah beberapa saat Nana pun tertidur pulas bersama dengan Tasya, sedangkan Rico masih belum bisa memejamkan matanya dan terus menerus memperhatikan Nana seakan tidak ada bosannya dia memandang wajah Nana , dan Tampa sadar Rico pun memejamkan matanya
"aduh gawat nih" ucap Rico sambil cepat-cepat turun dari ranjangnya
"gawat!! kalau Nana bangun aku masih ada di atas ranjang bisa-bisa Nana salah paham lagi sama aku, aku harus buru-buru pindah Nih" tambah Rico sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
setelah Rico sampai di sofa Rico pun mengelus dada nya
__ADS_1
"untung belum bangun , kalau udah kan gawat aku." gerutuan Rico belum selesai
adzan subuh Nana bangun dan dia melihat sekeliling nya karena memang merasa aneh dengan suasana baru setelah melihat Tasya Nana pun sadar di mana dia sekarang dan Nana melihat sekeliling nya dan mendapati Rico tidur di sofa
"Ternyata dia menepati janjinya ya, dia tidur di sofa setelah kami tidur." ucap Nana sambil tersenyum, tak tahu nya Rico baru saja pindah karena takut Nana salah paham dan memarahi nya
"huh!! untung aku pindah dari atas ranjang kalau nggak? mungkin jantung ini sudah copot. kenapa jantung ini berdetak begitu kencang sekali, tanpa menyentuhnya saja aku sudah tak tenang begini" batin Rico sambil melirik ke arah Nana
Nana pun membangunkan Tasya untuk mengajak sholat subuh
"sayang bangun yuk! kita sholat subuh dulu, abis itu kalau mau tidur lagi nggak apa-apa" ucap Nana
Tasya pun menggerakkan tubuhnya pertanda akan bangan dan setelah nya dia membuka matanya
"ehk emmm ooooaamm mama "Tasya menguap dan bersuara khas orang bangun tidur
"bangun sayang sholat subuh dulu yuk." ajak Nana
__ADS_1
"ya ma" lalu Tasya pun bangun
dan mereka pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil wudhu