
"ma!! Ros baru saja menggendong bayi nya, Mama sudah meminta " ucap Mama Ros cemberut
"Udah berikan saja ma! "ucap papa Fatir
dan Mama Ros pun memberikan Baby Abrisam pada Oma Mayang
" Bram!! Oma ingin cicit yang seperti ini juga" ucap Oma Mayang pada cucunya Bram.
sebelum meninggalkan Oma di ruang tengah, "inem! inem!" Mama Ros memanggil pelayan nya
"iya Bu!" jawab inem
"kalian sudah menyiapkan makanan nya kan?" tanya Mama Ros pada inem
"sudah semua Bu" jawab inem
"ya sudah! tolong kamu temani Oma di sini dulu ya? soalnya Oma menggendong bayi, ingat!! jangan pernah tinggalkan mereka, dan tanyakan pada Oma kalau Oma capek, kamu tolong gantiin Oma gendong Baby nya, ya nem?" ucap Mama Ros pada inem
"siap Bu!" jawab inem
dan mereka pun pergi ke ruang makan,
setelah sampai, mereka pun duduk di meja makan
"ayo semuanya silahkan di nikmati makanan nya, jangan sungkan. ini masak nya di bantu oleh anak-anak loh tadi, pokoknya seru deh, iya kan anak-anak?" ucap Mama Ros
"iya hahahaha, nenek Ros bukan nya bantuin masak, malah asyik cobain makanan nya, katanya takut makanan nya nggak enak" ucap tasya tertawa saat mengingat peristiwa di dapur tadi
"ayo makan sayang! sini biar nenek yang mengambil kan makanan nya" ucap Mama Ros mengambil kan makanan untuk anak-anak
setelah piring aisyah, tasya dan Joli terisi
"terimakasih banyak nek!" ucap mereka
"sama-sama sayang!" ucap Mama Ros tersenyum hangat
dan mereka pun makan sambil sesekali mengobrol dan bercanda.
setelah selesai makan,
Bram dan papanya mengajak Rico dan Ramzi ke kolam ikan yang berada di taman belakang
"waah tempat nya bagus sekali om" ucap Rico pada papa fatir
"benarkah? terimakasih" ucap papa Fatir tersenyum
di dalam rumah "Ida tolong antar kan minuman dan cemilan ke bapak di taman belakang" ucap Mama Ros pada pelayan nya yang lain.
Ida pun langsung mengantar kan minuman dan cemilan ke taman belakang
"ayo semuanya kita kembali ke ruang tengah" ucap Mama Ros pada Nana, Rumi dan Bu Sofia dan anak-anak.
__ADS_1
" Dona! puding nya sudah di potong-potong kan?" tanya Mama Ros
"sudah Bu" jawab Dona
"ya sudah, ayo aku bantu bawa ke ruang tengah" ucap Mama Ros
Dona pun mengangguk dan mengambil piring-piring yang berisi buah-buahan dan puding
Nana dan Rumi pun juga membantu membawakan minuman dan cemilan untuk anak-anak
setelah sampai di ruang tengah.
"kalian sudah selesai?" tanya Oma
"iya Bu sudah" ucap Bu Sofia
"bagaimana kalau kita ke taman belakang, kita ngadem di sana" ucap Oma Mayang mengajak berkumpul ketaman belakang
"boleh juga tuh ma! bagaimana? apakah kalian mau kita duduk di taman belakang saja, kita ngadem di sana?" ucap Mama Ros pada Nana, Rumi dan Bu Sofia
"boleh juga!" ucap Nana menyetujui
" sini Bu! biar saya yang gendong bayi nya, ibu pasti capek" ucap Bu Sofia
"tidak! saya tidak capek, biarkan saya menggendong nya lebih lama, sebelum kalian membawanya pulang" ucap Oma memohon.
Bu Sofia pun mengangguk
"siap Bu, ayo Oma" ucap inem
Oma pun mengangguk
Oma begitu bahagia dengan kehadiran anak kecil di rumah nya, sampai-sampai dia menitikkan air mata nya
setelah sampai di tempat duduk, di mana di sana sudah ada para laki-laki.
"waaah!! tempat Nya Bagus sekali" ucap Nana terpana melihat ke indahan tempat duduk yang berada di taman, dan di lengkapi dengan kolam ikan hias
"bagaimana kalau di taman rumah kita, kita buat tempat duduk seperti ini sayang? "ucap Rico
"nggak usah mas!" jawab Nana
" ayo sayang kita kasih makan ikan nya" ajak Dona
"ayo Tante" jawab aisyah antusias
dan Dona pun membawa anak-anak ke kolam ikan
sedangkan Oma, Mama Ros dan Bu Sofia asyik dengan baby Abrisam
papa fatir, rico dan Ramzi membicarakan tentang bisnis nya masing-masing
__ADS_1
sedangkan Bram asyik senyum-senyum sambil memandang Dona.
Rumi yang melihat Bram seperti Nya menyukai Dona, menyinggol lengan sahabatnya Nana
"apa sih rum?" tanya Nana
"na lihat deh" ucap Rumi memberi kode agar sahabatnya melihat ke arah Bram
"kenapa?" tanya Nana yang belum mengerti
"ayo ikut" ucap Rumi menarik tangan Nana dan membawa Nya ke dekat Bram
"na! kamu tau nggak?" ucap Rumi sambil melirik Bram
"tau apa sih rum? " ucap Nana kesel dan Belum nyambung dengan ucapan Rumi
"Dona mau di jodohkan loh sama ibunya di kampung, dan aku yang di suruh membawanya pulang, calon suami Nya na!!!! kamu tau nggak Arya saloka?" ucap Rumi begitu heboh
"tau! kenapa? " tanya Nana tersenyum karena sudah paham kemana arah pembicaraan Rumi
"calon suami nya Dona itu kaya Arya saloka tau!!! kalau aku belum menikah nih ya? mungkin aku akan merayunya dan mengajak nya untuk menikahi aku saja" ucap Rumi mendramatisir
"waaah!! benarkah? akhirnya Dona akan menikah juga" ucap Nana sambil melirik ke arah Bram yang seperti nya sudah mulai gelisah
"iya!! sebentar ya na? aku mau bicara dulu Sama Dona, aku mau bilang kalau aku di suruh ibunya, agar mengajak nya pulang ke kampung" ucap Rumi sambil melirik ke arah Bram yang sudah lebih dulu menghampiri Dona yang sedang memberi makan ikan bersama dengan anak-anak
Nana dan Rumi pun ber TOS
" Nana! kamu suruh suami mu memanggil anak-anak ke sini, biar mereka tinggal berdua di sana" ucap Rumi. dan Nana pun langsung menuruti perintah Rumi
"mas!! mas Rico! " ucap Nana memanggil suaminya
"iya sayang! kenapa" tanya Rico menghampiri istrinya
"mas tolong panggil anak-anak, suruh mereka kesini, tapi jangan bilang kalau aku dan Rumi yang menyuruhnya" ucap Nana
Rico yang mendengar perkataan istrinya yang menyuruhnya untuk memanggil anak-anak, dia pun mengangkat sebelah alisnya, "kenapa Nana menyuruh ku yang memanggil anak-anak, padahal dia sendiri posisi nya lebih dekat dengan anak-anak"batin Rico
"mas!! ayo cepat" ucap Nana yang melihat suaminya hanya bengong.
Rico pun mengangguk dan langsung memanggil anak-anak
"Tasya!! Aisyah!! Joli!! sini sayang" ucap Rico memanggil anak-anak
"iya pa!!" Jawab anak-anak lalu berlari menghampiri rico
" dan kita tinggal menambahkan sedikit percikan na, lalu setelah nya bummm!! hahaha" ucap Rumi
Nana pun ikut tertawa
"Dona!! sini dong! aku mau membicarakan hal penting Sama Kamu" teriak Rumi memanggil sahabat nya
__ADS_1
"iya......