Duda&Janda

Duda&Janda
90 tidak di ijinkan masak


__ADS_3

"benar! saya memang single" jawab Bram


"kalau begitu kamu pacaran saja sama Dona, dia itu baik loh! dia juga single , ya!! kalau kamu mau pacaran sama pembantu di rumah kamu, tapi aku rasa kamu cocok dengan sahabat aku" ucap Rumi


"apaan sih kamu rum! buat malu saja!" Dona protes dengan ucapan sahabat nya, yang secara tidak langsung mempromosikan dirinya


"ya aku kan cuma mau kalian tidak single lagi, dengan menyatukan sesama single" ucap Rumi


"ayo mas Bram kita pulang! lama-lama berada di dekat Rumi, pusing sendiri. Nana aku pamit ya? kalau ada apa-apa hubungi aku" ucap Dona


Nana pun mengangguk, dan mengantar Dona sampai di depan rumah nya


"assalamualaikum" ucap Dona dan Bram


"waalaikumsalam" jawab Nana, Rico , Rumi dan Ramzi yang juga mengantar Dona sampai di rumah


"hati-hati ya Don!" ucap Nana dan Rumi


Dona pun mengangguk dan langsung masuk ke dalam mobil milik Bram


setelah kepergian Dona, mereka memilih kembali ke ruang tengah

__ADS_1


" loh!! mama! Tante Dona mana?" tanya aisyah setelah sampai di ruang tengah, mereka tak melihat Dona di antara yang lainnya, tadi anak-anak setelah ikut mengobrol sebentar, mereka pergi bermain di ruangan bermain, dan ketika Dona pergi anak-anak sedang bermain , jadi tidak tahu kalau Dona pergi. dan Dona tidak sempat pamit pada mereka, karena tidak enak membuat Bram menunggu terlalu lama, dan malah akan mendengar perkataan nyeleneh Rumi yang bikin malu, jadi Dona buru-buru pergi, tanpa pamit pada anak-anak.


"Tante Dona sudah pergi sayang" jawab Nana


"loh! kok nggak pamit pada kami" ucap Joli


"dia buru-buru sayang! dia itu malu sama bos Nya, karena Mama kamu berbicara yang bikin dia malu, dan tingkah Mama kamu juga bikin malu" ucap Ramzi melirik istrinya


"bikin malu apa sih mas?" tanya Rumi


"tanya aja sama Nana" jawab Ramzi


Rumi pun langsung bertanya pada sahabatnya "memang nya aku bikin malu apa na?"


"hehehehe hehehehe habis dia itu ganteng banget sih" ucap Rumi cengengesan


Ramzi hanya menggeleng kan kepalanya, karena dia sudah faham dengan sifat istrinya yang ganjen, tapi Rumi setia pada Ramzi dan mencintai Ramzi setulus hati.


"ma! ma! Yang paling ganteng menurut Joli itu, ya papa Ramzi. nggak ada yang lainnya" ucap Joli


hahahaha hahaha

__ADS_1


yang di tertawa kan oleh yang lainnya


"dengar rum? hahahaha" tanya Nana mentertawakan sahabatnya


"iiih kalian ini!" ucap Rumi kesel


setelah beberapa saat mereka mengobrol.


"rum! ke dapur yuk" ajak Nana


"mau ngapain na?" tanya Rumi


"iya sayang! mau ngapain?" tanya Rico


mendengar pertanyaan sahabat dan suaminya, Nana mengangkat sebelah alisnya, dan menjawab


" mau mandi, ya mau masak lah , masa ke dapur mau mandi"


"hehehehe hehehehe iya ya?" ucap Rumi cengengesan


"nggak! nggak boleh!!" ucap Rico melarang istrinya memasak

__ADS_1


"tapi mas ,aku ingin memasak!!" ucap Nana dengan wajah memohon agar suami nya mengijinkan dia memasak


"mas bilang tidak ! ya tidak!!....


__ADS_2