Duda&Janda

Duda&Janda
13 mamaku


__ADS_3

"Tasya kamu di anterin siapa?" tanya temannya


"ya mamaku lah! siapa lagi?" jawab nya dengan angkuh


sedangkan Rico yang melihat kelakuan putrinya hanya memutar bola matanya, jengah dengan kelakuan putrinya


setelah semua teman-teman putri nya pergi baru Rico pun berkata


sombong heh" ucap Rico mencibir putri nya


"iri bilang boss" jawab Tasya dengan angkuh karena papanya selalu mencibir dirinya


"ya sudah saya pergi ke kantor dulu ya saya titip Tasya, nanti jam makan siang saya jemput kalian di sini" ucap Rico pada Nana


Nana hanya mengangguk, takut kalau bicara nantinya akan membuat Tasya banyak bertanya , yang ujung-ujungnya malah membuat Nana dan Rico pusing


"papa berangkat kerja dulu ya ,ingat pesan papa jangan......" sebelum Rico menyelesaikan ucapannya Tasya sudah memotongnya.


"jangan nakal nurut sama Bu guru dan belajar yang benar,itukan yang mau papa katakan sama Tasya? iiih Tasya kan nggak nakal, kenapa papa pesan supaya Tasya jangan nakal, iiih Kessel deh" ucap Tasya


Rico yang mendengar gerutuan putri nya hanya menggeleng kan kepalanya


"ya sudah papa berangkat dulu,


assalamualaikum warahmatullahi"


"waalaikumsalam," jawab Nana dan Tasya

__ADS_1


"salam sayang sama papa" pinta Nana pada Tasya


Tasya pun nurut sama perkataan Nana dan mencium punggung tangan papanya


"hati-hati ya pa, jangan lupa nanti jemput aku sama mama ya?" ucap Tasya pada Rico


"iya sayang" ucap Rico sambil mengacak rambut Tasya


"iiiihh papa, kok di rusakin sih! ih sebel deh"


Rico pun terkekeh dan dia masuk ke dalam mobil nya


"eh mama kok tadi nggak salam sama Papa?" ucap Tasya


"eh heee hehehe iya ya kok mama bisa lupa ya?"bNana pun pura-pura lupa biar tasya nggak panjang lebar pertanyaan nya


"hemmm lain kali jangan lupa lagi ya?"


"yuk!! sekarang Tasya masuk ke dalam kelas dulu" ucap Nana


"tapi mama janji ya sama Tasya, jangan kemana-mana sampai Tasya keluar dari kelas"


"Iya-iya bawel, ya sudah masuk sana mama tunggu di sini" ucap Nana sambil terkekeh dan menoel hidungnya Tasya


Tasya pun masuk ke dalam kelas dan Nana menunggu di tempat yang di sediakan


Sadang kan di rumah, mbok su bingung.dan

__ADS_1


waktu terus berjalan dan mbok su pun baru ingat kalau Nana belum sarapan pagi dan sekarang sudah jam sebelas siang.


"aduh, eneng kan belum sarapan, gara-gara tadi si gemes minta di suapi" ucap nya bicara sendiri


"emmm saya telpon pak Rico aja deh takut ada apa-apa"


mbok su pun menghubungi Rico


Tut


Tut


Tut


sedangkan di kantor Nya Rico baru menyelesaikan meeting nya, dan mendapati mbok su menghubunginya, Rico pun langsung mengangkat telpon dari mbok su


karena takut terjadi sesuatu pada nya.


"hallo mbok ada apa"


"Anu pak, si Eneng belum sarapan dari pagi, saya telepon pak Rico, cuma mau ngasih tau aja pak, takut nya Terjadi sesuatu sama si Eneng pak!" ucap mbok su dengan nada khawatir


Rico pun baru menyadari, bahwa Nana belum sarapan karena memang tadi pagi berangkat nya buru-buru, dan Rico pun lupa memberi kan Nana uang buat beli sesuatu.


Rico pun menepuk jidatnya sendiri dan berkata


"kok aku bisa pikun begini ya?"

__ADS_1


dan Rico pun buru-buru keluar dari ruangan Nya dan berlari ke luar dari kantor Nya sampai-sampai dia menabrak karyawan nya


"maaf" ucap Rico tanpa sadar


__ADS_2