
"gimana? senang tidak, menginap di rumah nya Tante Dona?" ucap Mbok
"iya mbok!! kami senang sekali, di sana ada Oma, ada nenek, ada kakek dan ada om Bram dan terutama ada Tante Dona. di sana kami bersenang-senang, dan piknik. pokok nya kami sangat bahagia " ucap tasya antusias
"iya mbok! di sana juga ada burung, dan kelinci yang lucu-lucu." sambung aisyah bahagia
"waaah !!! benarkah?" tanya mbok su
yang di angguki oleh tasya, aisyah dan Joli dengan antusias
"oh mbok merasa menyesal tidak ikut kalian ke sana" ucap Mbok su
"coba sini, Mbok mau cium dulu" ucap Mbok su mencium anak-anak. " em bau acem, kalian mandi dulu sana" ucap Mbok su menyuruh anak-anak mandi.
"hahahaha hahaha" anak-anak tertawa karena memang mereka berkeringat saat bermain tadi, jadi ketika Mbok su menyuruh mereka mandi, dengan patuh mereka pun mengangguk lalu pergi ke kamar nya
"sini neng Abrisam nya, biar Mbok yang memandikan nya, kalian bersih-bersih lah, sudah sore" ucap Mbok su mengambil baby Abrisam dari tangan Nana
"terimakasih Mbok, aku juga mau sholat ashar, mbok tidak apa-apa kan mengurus Abrisam sendiri?" tanya Nana
"tenang saja, pergilah, biar mbok yang mengurus jagoan ini" ucap Mbok su mencium baby Abrisam dengan gemas
setelah selesai mandi dan sholat ashar, Nana pergi ke kamar baby Abrisam.
mbok su tersenyum melihat Nana, dan memberikan baby Abrisam pada Nana, "seperti nya dia mau *****, dari tadi melet-melet terus hehehehe" ucap mbok su terkekeh
"waaah ! jagoan Mama udah ganteng ? Udah mandi ya? uuu mau ***** ya sayang? iya?" ucap Nana mangguk-mangguk lalu menyusui bayi nya
setelah selesai menyusui.
Nana pergi ke meja makan untuk memakan martabak yang tadi mereka beli di jalan, tapi
di ruang tengah Nana melihat semuanya berkumpul, sedangkan Rumi, Ramzi dan Joli sudah rapi
"kalian sudah rapi, mau kemana?" tanya Nana
__ADS_1
"kami harus pulang na, besok aku harus bekerja dan Joli harus sekolah" jawab Ramzi
"ini sudah sore Loh! kenapa tidak pulang besok saja" ucap Nana
"tidak apa-apa na! lagian kami di anterin pak Udin" ucap Ramzi
Nana menghela nafas panjang dan berkata "ya sudah kalau begitu, tapi ayo kita makan dulu, biar nggak usah mampir-mampir dulu di jalan, ayo ayo" ucap Nana mengajak Rumi, Ramzi dan Joli makan sebelum mereka pergi
dan mereka pun pergi ke meja makan bersama-sama
di meja makan, semua hidangan sudah tersedia, martabak nya juga sudah tersaji
"kak Joli ! kenapa kak joli tidak sekolah di sini saja," ucap tasya
"tidak bisa begitu dek, Mama dan papa ada di kampung, masa kak joli sekolah di sini" ucap Joli
beberapa saat kemudian, keluarga Nana mengantar Rumi dan keluarga nya sampai di depan rumah
"aku pamit ya na! Bu! semuanya, assalamualaikum " ucap Rumi
...****************...
satu bulan kemudian.
Nana dan keluarganya menghadiri pesta pernikahan Dona dan Bram
acaranya di adakan di hotel dengan megah dan mewah
"selamat ya Don, semoga bahagia selalu dan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah, dan semoga segera mendapatkan momongan " ucap Nana tulus dan memeluk sahabatnya
"Amin!! terimakasih ya na" ucap Dona dan Suami nya
"Dona!! selamat ya!" ucap Rumi ikut memeluk keduanya
__ADS_1
Rico dan Ramzi menghampiri Bram " Bram kalau mereka sudah bersatu, kita para Suami pasti akan di lupakan, percaya deh hehehehe" ucap Rico terkekeh, di ikuti oleh Ramzi
tak lupa anak-anak juga mengucapkan selamat kepada Tante Dona dan Om Bram nya
"selamat ya Tante Dona ! om Bram ! aku melihat kalian menikah," ucap aisyah lalu menyalami Dona dan Bram
"Tante Dona Sama Om Bram Udah, sebentar lagi aku dan asisten Dika yang akan menikah, Iya kan pangeran ganteng Nya aku?" celoteh tasya dan kebetulan asisten Dika berada di dekatnya karena juga ingin mengucapkan selamat kepada pengantin
"tentu saja, tapi tunggu tasya besar dulu, dan pinter sekolah nya" ucap asisten Dika mengacak rambut Tasya
"yaah ! kenapa rambut Tasya di berantakin sih ? nanti Tasya nggak cantik lagi loh, kalau tasya nggak cantik lagi, asisten Dika malah mencari cewek baru" ucap tasya cemberut
"memang nya kamu sanggup menunggu bocah kecil itu bro hahaha" ucap Bram tertawa
"Oma ! " ucap aisyah antusias
Oma pun melambaikan tangan nya, agar anak-anak menghampiri nya
Oma begitu bahagia melihat pernikahan cucunya dan pelayan yang sudah di anggap cucunya sendiri.
saat ini Oma bersama dengan tasya, Aisyah dan Joli
"Oma! apakah Oma bahagia?" tanya tasya
"oh, tentu saja Oma bahagia sayang, sangat sangat bahagia, keinginan terbesar Oma yang ingin melihat cucu kesayangan Oma menikah bisa tercapai dan sebentar lagi Oma akan memiliki cicit" ucap Oma begitu bahagia
"kalau Oma memiliki cicit sendiri, apakah Oma akan melupakan kami?" tanya aisyah
"kenapa Oma akan melupakan kalian? kalian ini kan cicit kesayangan Oma, dan sampai kapan pun akan selalu menjadi Cicit kesayangan Oma, Dan kalian ini akan menjadi kakak kakak nya nanti, dan Oma akan memiliki banyak cicit yang lucu-lucu seperti kalian"ucap Oma mencium ketiga Nya bergantian
anak-anak yang mendengar ucapan Oma tersenyum senang
jam 9 malam acaranya selesai
Rico dan keluarga nya langsung pulang ke rumah ke rumah, begitu acaranya selesai
__ADS_1