Duda&Janda

Duda&Janda
18 tidak mau jauh-jauh


__ADS_3

"ya sudah sekarang lanjutkan tidurnya ya" ucap Rico menghampiri Tasya yang ada dalam pelukan Nana dan mengusap kepala Tasya


Tasya pun mengangguk dan tidak mau melepaskan diri dari Nana


"ma! mama tidur di sini ya?"ucap Tasya


Nana hanya mengangguk dan tersenyum, lalu membantu membaringkan Tasya. lalu dirinya juga tidur di sisi Tasya dan memeluk nya.


dan melanjutkan membacakan sholawat dengan merdu agar Tasya tenang dan tidur lagi.


setelah beberapa saat Tasya pun tidur lagi


dan Nana turun dengan pelan agar tidak membangun kan Tasya.


Nana pun cepat-cepat kembali ke kamarnya, untuk mengambil mukena dan berwudhu. setelah selesai Nana buru-buru naik lagi ke kamar Tasya, takut Tasya nangis lagi


setelah sampai Nana menghembuskan nafas lega melihat Tasya masih tidur dengan nyenyak


jam menunjukkan pukul 3:30 nana melaksanakan sholat Sunnah tahajjud dan berzikir dan berdoa, dan di lanjutkan membaca Alquran sambil menunggu waktu subuh


setelah subuh Nana membangun kan Tasya untuk sholat subuh


"sayang bangun yuk! udah subuh nih ,mau sholat subuh sama mama nggak?"


Tasya yang mendengar suara Nana yang membangun kan nya,Tasya pun langsung membuka mata nya dan tersenyum karena Nana menepati janjinya untuk tidak meninggalkan nya dan tidur bersama nya

__ADS_1


"mama! udah subuh ya?" tanya Tasya yang belum sikon dengan pikiran nya


Nana mengangguk.


"iya sholat subuh dulu yuk!" ajak Nana


Tasya pun bangun dan langsung menuju ke kamar mandi


"mau mama temenin?"


"nggak usah ma, aku sendiri aja"


"ya sudah mama tunggu di sini ya?"


Tasya pun mengangguk dan langsung pergi ke kamar mandi


Nana pun membantu memakai kan mukena


dan mereka berdua pun sholat subuh sama-sama, setelah selesai sholat Nana berencana untuk menidurkan Tasya lagi ,dan dia mau masak dan bersih-bersih, tapi Tasya tidak mau jauh-jauh dari Nana mungkin anak itu masih takut dengan mimpi nya yang akan di tinggalkan mamanya


"mama temenin Tasya tidur lagi yuk, habis ini mama mau masak dan bersih-bersih , Tasya mau di masakin apa sama mama?" ucap Nana. tapi Tasya merengek dan minta ikut


"nggak ma! aku mau ikut mama ke dapur , boleh ya ma?" ucap Tasya


Nana pun tersenyum dan mengangguk

__ADS_1


"ayo ! mau mama gendong?" tawar Nana


"nggak! Tasya bisa jalan sendiri tapi mama pegang tangan Tasya ya" ucap Tasya


Nana pun menggapai tangan mungil Tasya, dan menuntun nya keluar dari kamar Tasya tapi sebelum nya Nana sudah merapikan kamar Tasya


setelah sampai di dapur, mbok su sudah ada


"eh mbok" ucap Tasya


mbok su pun tersenyum.


"eh cah ayu ,kok sudah bangun biasa nya kan habis sholat subuh tidur lagi" ucap mbok su


"mbok jadi perempuan itu harus rajin masak ,rajin bersih-bersih, dan Tasya kan cewek yang rajin" ucap Tasya


mbok su yang mendengar celotehan Tasya hanya terkekeh dan melirik tangan Tasya yang tidak mau melepaskan tangan Nana


"kok tangan mamanya nggak di lepas?kasihan loh mama mau masak itu" ucap mbok su


Tasya pun melihat tangannya sendiri yang selalu menggenggam tangan Nana dia pun cengengesan , "hehehehe"


Nana pun hanya menggeleng dan tersenyum


" sekarang Tasya duduk dulu ya? mama mau bantu mbok masak ya?" ucap Nana

__ADS_1


iya mama..........


__ADS_2