Duda&Janda

Duda&Janda
128 tamat


__ADS_3

Nana dan Rico saat ini sedang duduk di suata ruangan khusus untuk para pengunjung tahanan , mereka berdua menunggu Naomi


setelah beberapa saat Naomi menghampiri Nana dan Rico dengan di antar oleh petugas


"Nana!!!" Naomi terbelalak kaget setelah melihat siapa yang mengunjungi nya, Naomi


berbalik hendak pergi dan tidak mau menemui Nana dan Rico.


tapi Nana sudah melihat Naomi


"Naomi!!! tunggu!!" ucap Nana memanggil Naomi


Naomi pun menghentikan langkahnya setelah mendengar Nana memanggil namanya, lalu kembali menghampiri Nana dan Rico, Naomi pun duduk di hadapan Nana dengan kepala tertunduk. Naomi sangat merasa bersalah kepada Nana. sebenarnya Naomi orang baik, tapi dia sudah terlanjur di butakan oleh cinta.


"apa kabar?" ucap Nana tersenyum


"aku baik, kamu?" ucap Naomi


"aku juga baik" jawab Nana sambil tersenyum tulus


sedangkan Naomi Masih menundukkan kepalanya


"maaf kan saya" ucap Naomi dengan setulus hati


"saya sudah memaafkan semua kesalahan kamu, tapi, kamu tetap harus mengikuti proses hukum" ucap Nana menggenggam tangan Naomi


Naomi pun mengangguk "Iya Mbak! saya tahu, saya akan mempertanggung jawabkan semua kesalahan saya" ucap Naomi


"saya juga mau meminta maaf Sama Kamu, mungkin ada kata-kata saya atau perilaku saya yang menyinggung perasaan kamu, sampai membuat kamu bertindak seperti ini" ucap Nana


"hiks hiks hiks" mendengar perkataan Nana, Naomi menangis, Naomi semakin merasa bersalah dengan kebaikan Nana


"kenapa menangis?" tanya Nana menggenggam erat tangan Naomi


"Mbak! tolong jangan baik terhadap saya, kalau Mbak baik seperti ini akan membuat saya semakin merasa menyesal dan bersalah " ucap Naomi Masih sesenggukan


"jadi kalau istri saya tidak baik sama kamu, maka kamu tidak akan menyesal begitu?" ucap Rico


Nana langsung menggenggam erat tangan suaminya dan menggeleng kan kepalanya, agar tidak marah pada Naomi


sedangkan Naomi semakin menundukkan kepalanya


Nana menggenggam tangan Naomi dengan satu tangan dan satu nya lagi menggenggam tangan Suami nya


"apakah kamu mau memulai hidup baru dengan menjadi adikku?" ucap Nana tersenyum tulus


mendengar perkataan Nana, Naomi langsung mendongak "apa aku tidak salah dengar?" tanya Naomi

__ADS_1


Nana pun menggeleng dan tersenyum tulus


"apa kamu tidak takut kalau aku akan kembali berusaha merebut suami mu, seperti yang sudah kulakukan" ucap Naomi dengan nada melemah setelah mengingat kesalahan


"heh" Rico mendengus kesal


lagi-lagi Nana mengeratkan genggaman tangannya pada tangan suami nya


"aku percaya pada suami ku, dia tidak akan pernah mengkhianati cinta ku" Nana menoleh kearah suaminya dan tersenyum manis, lalu melanjutkan perkataannya " kamu cukup membersihkan hati mu, dan ikhlas menghadapi hidup, maka semuanya akan indah pada waktunya" ucap Nana tersenyum


"berikan hati mu kepada Alloh, maka Alloh akan memberikan nya kepada seseorang yang betul-betul layak untuk mendapatkan nya" sambung Nana lagi


Naomi pun hanya mengangguk layaknya seorang adik yang di nasehati oleh kakaknya


"aku minta maaf" lagi-lagi Naomi meminta maaf


"aku sudah memaafkan semua kesalahan mu, tapi aku minta maaf, karena aku tidak bisa membebaskan Kamu dari sini" ucap Nana dengan penuh sesal


melihat Nana sedih, Naomi langsung menggenggam tangan Nana


"tidak perlu di pikirkan, aku akan lebih baik di sini, aku bisa merenungkan semua kesalahanku, walaupun tidak bisa menebus dosa ku" ucap Naomi.


Nana tersenyum "cinta tak pernah mati, jika tak berbalas, ia akan mengalir kembali untuk melembutkan dan menyucikan hati mu" ucap Nana menggenggam tangan Naomi


Nana dan Naomi pun tersenyum bersama


Nana tersenyum mendengar perkataan Naomi "Sama-sama adik" ucap Nana tersenyum


Nana dan Naomi sudah berdamai, mereka layaknya seorang kakak beradik, dan Naomi sudah ikhlas menerima hukuman atas apa yang sudah di perbuat nya.


dia sudah tak lagi terobsesi pada Rico, dia juga sudah sadar bahwa cinta tak dapat di paksakan, walaupun kita mempunyai harta berlimpah itu tidak menjamin bisa membeli jodoh yang sudah di takdir kan oleh Alloh SWT.


Naomi sudah lebih banyak mendekat kan diri kepada Alloh, dia juga sudah mulai sholat, dan yang mengajari tentang pentingnya mendekat kan diri kepada Alloh adalah Nana, Nana juga yang Sudah membawakan mukena untuk Naomi


tuan Austin yang melihat banyak perubahan terhadap putri nya merasa bangga, dan tuan Austin berterima kasih kepada Nana, karena berkat Nana, putrinya sekarang sudah menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Nya


***


Nana, setelah melewati hidup yang awalnya mendapat Suami yang hanya memanfaatkan harta keluarga nya, lalu di tinggalkan setelah keluarga nya tidak memiliki apa-apa, hingga harus pontang-panting mencari pekerjaan, hingga berakhir dengan menjadi pembantu di rumah Rico,yang akhirnya menjadi ratu di rumah dan di hati Rico.


sedangkan Rico yang awalnya di tinggalkan oleh istri nya setelah melahirkan dan harus merawat putri nya sendiri, banyak Lika-liku kehidupan penuh air mata yang mereka lewati,


kini keduanya sama-sama merasakan kebahagiaan yang sempurna, seperti kata pepatah bijak,


tak akan ada pelangi, jika hujan tak menghampiri.


akan selalu ada bahagia, setelah kamu meneteskan air mata.

__ADS_1


saat Nana dan Rico sedang duduk berdua tengah melihat anak-anak nya yang sedang asyik bermain Dan tertawa di taman


"tidak ada yang lebih membahagiakan aku selain melihat semua anak-anak ku tertawa seperti itu" ucap Nana yang sedang bersandar pada bahu Suami nya.


Rico pun menggenggam tangan Nana dan menciumnya dengan penuh cinta dan sayang


"aku sudah bertemu banyak orang baru, tapi tidak satu pun yang mengambil hatiku secepat diri mu sayang" ucap Rico penuh cinta sambil mencium tangan istrinya


"sekejap bersama mu menjadi tujuan peraduan ku, sekali mengenal mu menjadi tujuan hidup ku" balas Nana


"cinta akan datang pada waktu nya, namun aku tak bisa menunggu itu, karena saat ini hari ku sudah indah bersama mu" ucap Rico


"keindahan hidup ini pasti benar akan terasa, selepas kita berjaya menempuh ujian, cobalah kamu sabar dan tabah apabila ujian itu menegur, dan rasakan kenikmatan setelah kita berjaya menempuhnya, seperti yang sudah kita lewati, Iya kan mas?" ucap Nana


"iya sayang! pelangi yang muncul setelah hujan, adalah janji alam bahwa masa buruk telah berlalu dan masa depan akan baik-baik saja" ucap Rico


Nana pun mengangguk


mereka semua, menikmati kebersamaan dengan penuh cinta dan bahagia


kini mereka semua sudah mendapatkan apa yang menjadi tujuan hidup mereka, berkumpul dengan keluarga dan berbahagia bersama


Tuhan tidak pernah menjanjikan langit itu selalu biru,


bunga selalu mekar,


dan mentari selalu bersinar,


tapi ketahuilah,


bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai,


tawa di setiap air mata, bahkan di setiap cobaan, dan jawaban dari setiap doa.


begitu lah kehidupan Rico dan Nana.


mereka melewati hidup mulai dari air mata dan kini kebahagiaan yang sempurna di capai bersama-sama


\*\*\*\*(tamat)\*\*\*\*\*


sampai di sini perjalanan cerita duda dan janda, mohon maaf kalau ada kekeliruan dalam bahasa dan tulisan, mohon di maklumi karena author hanyalah penulis baru yang ingin menyalurkan hobi nya


jangan lupa mampir di karya ke-dua author yang berjudul ***(luka tak berdarah)*** di jamin seru


\*\*\* (assalamualaikum)\*\*\*


salam satu hobi

__ADS_1


__ADS_2