Duda&Janda

Duda&Janda
80 membuat kue


__ADS_3

"ternyata bahagia itu sederhana ya? nggak perlu kemewahan, cukup berkumpul dengan teman-teman nya sudah membuat istriku sangat bahagia" ucap Rico ikut bahagia melihat istrinya tertawa lepas.


lalu Rico pergi ke ruang tengah, di sana ada Ramzi dan Bu Sofia, sedangkan Mbok su di dapur bersama dengan Nana dan teman-teman nya


"dari mana nak?" tanya Bu Sofia yang melihat menantu nya


"ehh ibu! nggak!! tadi aku dengar rame-rame di dapur, aku pikir ada apa.setelah aku samperin, ternyata Nana dan teman-teman nya yang heboh dan tertawa di sana. " jawab Rico


'hahahaha hahaha hahaha'


Ramzi dan Bu Sofia yang mendengar perkataan Rico pun tertawa


"mereka memang seperti itu kalau lagi ngumpul, biarin aja! kita sebagai suami nya harus memberikan waktu untuk mereka." ucap Ramzi


"iya mas! lagian tidak setiap hari mereka berkumpul kan?" ucap Rico. Ramzi pun mengangguk setuju


"ibu mau ke ruangan bermain ya? ibu mau lihat anak-anak" ucap Bu Sofia memotong obrolan Rico dan Ramzi. "iya Bu" jawab Rico dan Ramzi


setelah kepergian Bu Sofia. Ramzi dan Rico melanjutkan obrolannya


"mas Ramzi!! bagaimana kalau mas bekerja di Jakarta saja? di kantor Rico mas " ucap Rico

__ADS_1


" maaf sebelumnya co, bukan maksud ku menolak kebaikan mu, tapi!! aku sudah nyaman dengan pekerjaan ku sekarang." ucap Ramzi tidak enak


"iya ! nggak apa-apa mas, kalau memang mas sudah merasa nyaman dengan pekerjaan mas, tapi!! kalau mas Ramzi butuh sesuatu hubungi aku ya?" ucap Rico


"iya itu pasti" jawab Ramzi


setelah beberapa saat. terdengar suara Nana, Rumi dan Dona menghampiri ruang tengah


"mas Ramzi!!!! cobain deh kue buatan kami" ucap Rumi begitu heboh dan nyaring, sampai-sampai membuat Rico menutup kupingnya


"sssssut!!!! kebiasaan deh kamu rum teriak-teriak, emang di sini hutan apa, dasar Tarzan memang kamu "gerutu Dona yang Kesel pada pada temannya


"hehehehe hehehehe ya maaf" ucap Rumi cengengesan


"gimana mas? enak nggak kue buatan aku. " ucap Rumi narsis


"enak! tapi sejak kapan istriku ini pinter membuat kue se enak ini?" jawab Ramzi sekaligus bertanya kepada istrinya


hahahaha hahaha hahaha Dona dan Nana yang mendengar perkataan Ramzi tertawa terbahak-bahak, sampai-sampai keduanya memegang perutnya


sedangkan Rumi, cemberut di tertawa kan oleh kedua sahabatnya

__ADS_1


"Rumi bantuin kok" ucap Rumi tidak mau kalah


"iya!! bantuin makan, dia itu kebagian nyobain doang.. hahahaha" ucap Nana tertawa terbahak-bahak


"iiih kalian mah nggak asyik ah!, walaupun cuma nyobain doang, yang penting kan bantuin." ucap Rumi tidak mau kalah


dan mereka pun mengobrol sambil memakan kue buatan nya.


sedangkan anak-anak keluar dari ruangan bermain nya, dan pergi ke ruang tengah.


"waaah kue " ucap mereka berbinar, setelah melihat kue-kue buatan Nana, Dona dan Rumi


"ayo sayang cobain" ucap Nana


setelah mencobanya " emmmmmh yummy" ucap Tasya


"waaah benarkah? ini Mama Rumi loh yang buat! di bantuin Mama Nana Dan Tante Dona" ucap Rumi narsis


"benarkah ma? sejak kapan Mama pinter membuat kue? ya kalau masakan lainnya sih Joli percaya. tapi kalau membuat kue Joli kurang percaya." ucap Joli


semuanya yang mendengar perkataan Joli sontak tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


ihhh tau ah! kesel......


__ADS_2