Duda&Janda

Duda&Janda
111 kegeraman tasya


__ADS_3

"ayo anak-anak" ucap Nana lalu mengajak anak-anak masuk ke dalam lift


"aku rasa kamu salah tempat deh, ini bukan kebun binatang loh" ucap Naomi yang ingin membalas ucapan Nana


"aku cukup tau ini dimana, tak kan saya nyasar di kantor Suami saya sendiri kan" ucap Nana cuek dan langsung menutup pintu lift nya tanpa mau mendengarkan lagi perkataan wanita sombong yang tak di kenal nya


"kurang ajar! pasti dia cuma istri dari karyawan rendahan di kantor ini, belagu banget" ucap Naomi kesel.


Naomi pun pergi dari kantor Rico, dengan membawa rasa malu dan kekesalan di hatinya.


sedangkan di dalam lift, "siapa sih nenek sihir itu ma, sombong banget, sok cantik lagi" ucap tasya menggebu-gebu


"sudah-sudah, anggap saja angin lalu hehehehe" ucap Nana terkekeh


"ngomong-ngomong makasih ya anak-anak, sudah bantuin Mama tadi, Mama nggak tau bagaimana jadinya kalau kalian tidak pegangin Mama tadi, pasti Mama dan adik kalian sudah terluka" ucap Nana


"iya ma! itulah tugas seorang kakak, sudah semestinya melindungi adik dan Mama nya kan" ucap aisyah


"ooh ternyata putri-putri Mama sudah besar ya hahaha" ucap Nana tertawa


saat ini mereka sudah berada di depan ruangan papanya, Nana pun mengetuk pintunya tok tok tok


setelah beberapa saat menunggu pintu pun terbuka


"assalamualaikum mas" ucap Nana lalu mencium punggung tangan suaminya


"waalaikumsalam" jawab Rico lalu mencium kening istrinya


"papa!!" ucap ucap tasya dan aisyah lalu mencium punggung tangan papanya secara bergantian


"pa pa " Abrisam mengangkat kedua tangannya minta di gendong papa nya


dan Rico pun langsung mengambil Abrisam dari gendongan Nana "ayo masuk" ucap Rico mengajak keluarga nya masuk ke dalam ruangan Nya


"Mama siapin makan siang dulu ya" ucap Nana, lalu menyiapkan makanan nya


"sini dulu Abrisam nya mas, kalian makan saja" ucap Nana lalu hendak mengambilnya Abrisam dari tangan suaminya


tapi Rico menolak nya "kita makan Sama-sama saja sayang, kamu pasti belum makan siang juga kan? biar kan Abrisam sama mas, kamu makan saja yang benar" ucap Rico


Nana pun mengangguk, lalu mengambilkan makanan untuk anak-anak dan suaminya, tapi melihat suaminya yang menggendong Abrisam, Nana pun hanya mengisi satu piring


"ayo anak-anak di makan, habis ini kita sholat Dzuhur ya" ucap Nana pada anak-anak nya

__ADS_1


melihat istrinya hanya mengisi satu piring


"loh kok cuma satu?"tanya Rico mengangkat sebelah alisnya


"kita makan berdua aja mas, biar aku yang suapi kamu" ucap Nana dan mulai menyuapi suaminya , Rico tersenyum dan langsung melahap makanan yang di suapi oleh istri nya


dan mereka pun makan sambil sesekali mengobrol


"pa! tadi kan, ada nenek lampir, yang menabrak Mama, hampir saja Mama dan adik jatuh, kalau kita tidak langsung memegangi tangan Mama, tasya Kesel banget sama dia, ingin rasanya tasya Jambak-jambak rambutnya" ucap tasya geram


"hah! siapa yang berani melakukan nya pada mu sayang? apakah karyawan kantor ini? kalau iya aku akan langsung memecat nya" ucap Rico marah setelah mendengar perkataan putri nya


"seperti nya bukan mas, soalnya aku baru bertemu dengan nya, nggak usah di perpanjang , lagian aku juga nggak kenapa-kenapa kan? sudah lupakan saja, mungkin perempuan itu sedang ada masalah, jadi dia hanya ingin menghilangkan kekesalan nya" ucap Nana


setelah selesai makan, mereka semua sholat Dzuhur berjemaah di kamar pribadi yang berada di ruangan Rico, berzikir dan berdoa


"istirahat lah sayang, temani anak-anak tidur siang, nanti pulang nya bersama dengan ku saja, aku mau menyelesaikan pekerjaan ku dulu" ucap Rico mencium kening istrinya


Nana pun mengangguk


"tapi pak Udin bagaimana mas?" tanya Nana


"aku sudah menghubungi nya" ucap Rico lalu berlalu dari kamar pribadi nya


dengan patuh aisyah dan Tasya berbaring di ranjang dan tidak lama kemudian mereka sudah terlelap


"hai jagoan! lihat kakak kakak mau, mereka sudah tidur, kenapa kamu belum tidur juga, lihat! susu mu saja sudah habis" ucap Nana pada putranya


dan Abrisam malah menarik tangan Nana dan mengajak nya keluar dari kamar


"hai ! kau mau membawa Mama kemana" ucap Nana


"pa pa pa pa" ucap Abrisam dengan suara cedalnya


sebelum membuka pintu Nana menggendong anaknya


"oh, Abrisam mau pergi ke papa" tanya Nana


"pa pa hahaha" ucap Abrisam dengan tertawa senang


"tapi papa sedang bekerja sayang" ucap Nana yang enggan membawa Abrisam ke papa nya,


dan Abrisam pun langsung menangis karena mamanya tak kunjung membawa nya ke papanya.

__ADS_1


karena Abrisam menangis, maka Nana pun langsung membawanya keluar, karena takut mengganggu tidur kedua putrinya


melihat istrinya keluar "kenapa keluar sayang? " tanya Rico


"Abrisam nya tidak mau tidur mas, mungkin karena saat di jalan tadi, dia sudah tidur, makanya dia tidak mau tidur lagi" ucap Nana


"oh" ucap Rico mengangguk lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya


melihat suaminya seperti nya sedang sibuk, Nana pun ingin membawa Abrisam keluar dari ruangan Rico, karena tak ingin mengganggu suaminya


"mau kemana?" tanya rico saat melihat istrinya ingin keluar


"mau bawa Abrisam jalan-jalan di sekitar kantor ini mas" jawab Nana


"oh, ya sudah, tapi jangan jauh-jauh ya" ucap Rico memperingati Nana


Nana pun mengangguk dan keluar dari ruangan suaminya


Nana membawa anak nya ke lobby,


saat bertemu dengan beberapa karyawan perempuan, Nana tersenyum dan menyapa nya dengan ramah


"Titi ! sini" ucap Nana memanggil salah satu office girl, yang se umuran Dengan nya


Titi pun langsung menghampiri Nana "Iya Bu, hai jagoan ganteng" ucap Titi


"hai juga Tante! hahaha "ucap Nana menirukan suara anak kecil dan tertawa


Titi yang mendengar nya pun langsung tertawa


"Titi, kamu lagi ngapain? sibuk nggak?" tanya Nana


"eemmm emmm " Titi menggaruk kepalanya yang tidak gatal "hehehehe" Titi pun hanya nyengir kuda, karena dia bingung mau jawab sibuk, pasti istri bos-nya ingin meminta agar Titi menemani nya. tapi kalau bilang tidak sibuk, dia saat ini sedang sibuk


"ih kenapa hanya nyengir gitu ti? hahahaha" tanya Nana terkekeh "nggak apa-apa kamu kerjain dulu aja pekerjaan kamu, dari pada kamu di marahin sama atasan kamu, udah sana, saya tunggu kamu disini ya? kalau kamu sudah tidak sibuk lagi. kamu kesini ya, aku bosan sendirian" ucap Nana yang duduk di sofa di lobby


"siap Bu bos"ucap Titi memberi hormat


"hahahaha hahaha kamu bisa aja ti" ucap Nana tertawa


"mari ya Bu, saya tinggal sebentar, saya janji saya akan cepat-cepat ke sini lagi" ucap Titi


Nana pun mengangguk..

__ADS_1


__ADS_2