
Rico pun pasrah dan dia hanya mengikuti kemana istri dan kedua putrinya pergi, setelah melihat apa yang menurut nya bagus "sayang!! lihat ini, bagus ya? ucap Rico menunjukkan sepatu anak laki-laki yang menurut nya bagus
"iya bagus sih mas, tapi tunggu anak kita umur dua tahun baru sepatu itu bisa di pakai" ucap Nana
Tasya dan Aisyah pun lagi-lagi mentertawakan papanya
" pa! pa! CK ck ck" Tasya pun berdecak dan menggeleng kepalanya
setelah beberapa saat kemudian, mereka pun selesai membeli semua perlengkapan bayi nya, mulai dari baju, selimut, bedong bayi, kereta bayi, ranjang, dan semuanya mereka beli.
"Mama capek banget sayang! duduk di sana dulu yuk" ajak Nana pada anak-anaknya ke tempat duduk
aisyah dan Tasya pun mengangguk dan menggandeng tangan mamanya ke tempat duduk
Rico yang melihat anak-anak nya begitu perhatian dan begitu saling menyayangi terhadap satu sama lain dan terutama kepada mamanya dia pun tersenyum bahagia
"terimakasih ya Alloh engkau telah memberikan aku kebahagiaan yang sempurna" ucap Rico dalam hati
__ADS_1
lalu menghampiri anak-anak dan istrinya, setelah selesai mengurus pembayaran dan memberikan alamat rumah nya agar barang-barang nya di kirim ke rumah nya
"capek?" tanya Rico lalu duduk di samping istrinya dan mengambil kedua kaki istrinya dan meletakkan di pangkuan nya sendiri
"mas Rico mau ngapain?" tanya Nana keget dengan perbuatan Suami nya
"ya mau pijitin kaki kamu sayang!" ucap Rico lalu memijit kaki istrinya
"iya aku tahu, tapi ini di tempat umum mas! malu dong di lihat orang" ucap Nana menoleh ke kanan dan ke kiri melihat orang-orang yang melihat ke arah nya
"anggap saja mereka tidak ada sayang" ucap Rico cuwek
Rico yang melihat istrinya cemberut "nggak usah di monyong-monyongin begitu bibir nya, mau mas cium di sini" ucap Rico
Nana yang mendengar perkataan suaminya yang katanya mau mencium nya pun langsung gelagapan, malu karena ada putri-putrinya di dekat nya
" mas Rico lupa ya?" ucap Nana melirik ke dua putri nya dan mencubit tangan suaminya
__ADS_1
Rico pun baru sadar "papa mau membelikan Mama minum dulu, kalian mau?" ucap Rico menghilangkan rasa malu pada anak-anak, dan menghindari pertanyaan pertanyaan Tasya yang tidak akan ada habisnya
sedangkan aisyah dan Tasya sedang fokus pada orang yang lewat di depan nya, dengan pikiran mereka masingmasing, jadi beruntung mereka tidak mendengar perkataan papanya yang ingin mencium mamanya
Nana yang melihat anak-anak nya tidak menjawab pertanyaan papanya, dan malah melihat orang yang lewat di depan nya sampai orang tersebut jauh
"ada apa sayang? kok sampai segitunya ngeliatin orang" tanya Nana
"nggak ma! cuma lucu aja, aku melihat tadi yang cewak masih muda dan cantik, dan yang cowok sudah tua kaya papa, tapi mereka mesra banget kayak Mama sama papa" ucap Tasya senyum-senyum membayangkan dirinya dan asisten Dika nanti
Rico yang baru kembali dari membeli minum, dia melihat putrinya senyum-senyum sendiri
"kenapa dia?" tanya Rico pada istrinya sambil memberikan minum pada istrinya
Nana hanya mengangkat kedua bahunya
lalu Rico melihat ke arah aisyah meminta jawaban dari putri sambungnya, tapi aisyah juga mengangkat kedua bahunya.
__ADS_1
Rico pun menoyor kepala Tasya......