
"nggak pa!! kami mau pulang, kami mau bermain di rumah saja, iya kan kak aisyah,kak joli? " ucap Tasya meminta persetujuan aisyah dan Joli
"iya pa! kami lebih suka main di rumah, soalnya, mainan di rumah kan banyak" ucap aisyah
"ya sudah!! habis makan siang, kita pulang, oke??" ucap Rico
yeeeeeee anak-anak bersorak kegirangan
"terima kasih pa" ucap Tasya dan Aisyah
"memang nya, kalian nggak mau ajak joli jalan-jalan, sebelum dia pulang?" tanya Nana
"memang nya,kak joli mau pulang kapan?" tanya Tasya
"besok, soalnya papa Ramzi lusa kerja sayang, jadi besok harus pulang, Joli kan juga harus sekolah. nanti kalau libur sekolah, papa Ramzi bawa Joli kesini lagi, biar bisa main sama kalian lagi." ucap Ramzi
"gitu ya papa Ramzi?" ucap aisyah
"iya sayang. ingat!!! aisyah harus rajin sekolahnya, dan nurut sama mama, sama papa. Tasya juga ya sayang?" ucap Ramzi
"iya pa!" ucap Tasya
"iya pa" ucap aisyah
__ADS_1
setelah selesai makan siang.
merekapun kembali ke kamar masing-masing, dan membereskan barang-barang nya, setelah selesai, mereka pun pulang ke rumah Rico, Dona juga ikut. karena Nana yang memaksanya.
Nana ingin menghabiskan waktu dengan kedua sahabatnya, sebelum Rumi pulang kampung dan Dona kembali ke tempat kerjanya.
saat ini semua nya sudah ada di rumah Rico.
anak-anak tengah bermain di ruangan yang sudah Rico siapkan untuk Tasya dan Aisyah.
"waaah Tasya, aisyah, ini sih bagus banget!" ucap Joli terkesima melihat ruangan bermain Tasya dan Aisyah.
jadi belum sempat, aisyah dan Tasya mengajak Joli keruangan bermain yang sudah papanya siapkan.
"ya udah yuk kita main" ajak aisyah
dan mereka pun bermain dengan senang hati.
sedangkan Nana, Rumi dan Dona mereka memilih taman belakang rumah untuk mengobrol
__ADS_1
"aku turut bahagia untukmu na" ucap Dona dengan tulus
"terima kasih ya Dona, Rumi, kalian tidak pernah meninggalkan aku di saat aku butuh dukungan kalian" ucap Nana
"kenapa harus berterima kasih? kita ini kan sahabat sejati. jadi susah senang kita harus saling dukung" ucap Rumi merentangkan kedua tangannya, dan mereka pun berpelukan
"gimana kalau kita ke dapur nya Nana? kita masak-masak sambil seru-seruan di sana, hitung-hitung kita mengenang masa lalu kita,kalau dulu kita main masak-masakan, bedanya sekarang masak beneran." ajak Dona
"memang nya kalian tidak capek? aku nggak mau merepotkan kalian, biarkan pelayan yang masak, kalian istirahat saja" ucap Nana yang tidak enak
"kita ini mau mengenang masa lalu markona! sekalian masak buat makan malam. sekalian mengenang kebersamaan kita. kalau cuma duduk-duduk santai, nggak seru tau!! tidak usah tidak enak begitu dong! kita suka melakukan nya , iya kan Rumi?" ucap Dona meminta persetujuan Rumi
dengan semangat Rumi mengangguk
"ya udah yuk" ajak Nana
dan mereka pun pergi ke dapur untuk memasak makan malam, sambil sesekali mengobrol dan bercanda. mereka benar-benar menikmati kebersamaan mereka.
tertawa, bercanda, mereka benar-benar bahagia
untuk saat ini, Rico tidak melarang istrinya memasak. karena dia tahu kalau istrinya ingin menghabiskan waktunya bersama dengan sahabat nya. dan Rico bahagia melihat istrinya bahagia
"ternyata bahagia itu sederhana ya?.....
__ADS_1