Duda&Janda

Duda&Janda
17 mimpi yang sama


__ADS_3

akhirnya Rico membawa Tasya dan Nana pulang , karena dirinya juga lelah seharian jalan-jalan


setelah sampai di rumah Nana membawa Tasya ke kamarnya , Nana menggendong Tasya karena Tasya tidur di dalam mobil.


setelah sampai di kamar nya, Nana membangun kan Tasya untuk di bersihkan dulu.


"sayang bangun dulu yuk? bersih-bersih, biar nyaman tidur nya, dan nggak ada kuman nya kan tadi abis dari luar, nanti di samperin kuman loh ,ayok sayang mama bantuin deh mandi nya"


Tasya pun membuka matanya dan merentangkan tangan nya agar Nana menggendong nya


Nana pun menggendong nya ,dan langsung memandikan Tasya agar cepat selesai


setelah selesai mandi , Tasya pun langsung tidur mungkin dia terlalu lelah sehingga tidak perlu lama-lama menemani nya.


setelah Tasya tidur Nana pergi ke kamarnya.


mandi lalu sholat isya, karena sholat Maghrib


mereka sudah sholat di jalan berhenti di masjid


kembali pada Tasya dia melihat seorang wanita cantik tersenyum manis pada nya.

__ADS_1


dan melambaikan tangan agar Tasya menghampiri nya ,Tasya pun menghampiri nya lalu wanita Tersebut memangku Tasya dan mencium pucuk kepalanya lalu berkata


"sayang mama sayang sekali sama kamu, dan tak lama lagi, Tasya akan mempunyai mama yang sayang pada Tasya, sama seperti mama sayang pada Tasya"


"tapi memang nya kamu siapa?" tanya Tasya


wanita tersebut hanya tersenyum mendengar pertanyaan Tasya


"kenapa kamu bilang kamu itu mama? bukan nya mama aku itu mama nana?" sambung Tasya melanjutkan pertanyaannya


wanita itu hanya tersenyum mendengar pertanyaan Tasya


"sayang mama pergi ya? jaga diri baik-baik ya. dan jagain papa buat mama , tak akan lama lagi akan ada yang gantiin mama jagain kalian dengan kasih sayang"


Tasya hanya menikmati pelukan mama nya dia tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan wanita tersebut


"mama ...mama memang mau kemana?"


wanita tersebut meletakkan Tasya di tempat duduk dan mencium keningnya


"Mama pergi sayang"

__ADS_1


"mama! mama! mama!" teriak Tasya


Nana yang ingin mengambil air minum terkejut mendengar teriakkan Tasya, dan Nana berlari menaiki tangga menuju kamar Tasya


karena memang kamar Tasya ada di lantai dua,dan setelah sampai di lantai atas bersamaan dengan Rico yang juga berlari dari kamar nya, karena memang mendengar teriakkan Tasya. Nana tidak memperdulikan Rico, dia melewati Rico dan langsung membuka pintu kamar Tasya, dan mendapati Tasya yang masih berteriak,Nana pun langsung menghampiri nya


"sayang bangun" ucap Nana sambil langsung memeluk Tasya dan membacakan sholawat nabi dengan merdu agar Tasya tenang,


Tasya pun tenang dan membuka matanya. Tasya memandang Nana dengan seksama dan berkata "terimakasih ma! karena mama tidak jadi ninggalin aku"


"loh kok ngomong gitu?" tanya Nana


"iya ma aku selalu bermimpi kalau mama bilang akan pergi, aku nggak mau mama pergi, aku maunya mama tetap sama-sama sama Tasya terus" ucap Tasya dan matanya sudah berkaca-kaca


"hemmm" Nana hanya mengangguk dan memeluk Tasya dan mencium pucuk kepala dan kening nya, memberikan rasa nyaman buat Tasya


Tasya merasakan pelukan yang sama dengan yang ada di dalam mimpi nya, yaitu (nyaman)


Rico yang melihat Nana yang begitu tulus dia hanya tersenyum dan menghembuskan nafas lega, karena sudah melihat Tasya tenang dalam pelukan Nana ,dan Rico melihat jam dinding menunjukkan pukul tiga dini hari


"ya sudah sekarang lanjutkan tidurnya ya" ucap Rico......

__ADS_1


__ADS_2