
"ayo pak ikuti saya" ucap Rico pada orang yang mengangkat barang nya.
singkat cerita, semua barang-barang nya sudah selesai di simpan ke dalam kamar.
keesokan harinya.
setelah selesai sarapan, dan membantu aisyah dan Tasya bersiap ke sekolah. Nana dan Rico sibuk menata kamar bayi nya, di bantu oleh tukang yang di panggil Rico kemarin malam
" ranjang bayi nya di letakkan di sana mas" ucap Nana menunjukkan pada suaminya.
dan Rico pun menuruti perintah istrinya, Dan meminta pelayan membantu nya mengangkat ranjang bayi nya, setelah selesai di letakkan di tempat yang Nana ingin kan
"eh bukan! bukan! di sini aja de lebih bagus" ucap Nana tanpa rasa bersalah
dan lagi lagi Rico menurutinya, setelah selesai. Nana menyuruh mengembalikan ke tempat semula.
Rico pun menghela nafas berat, karena sudah merasa lelah, tapi Rico tidak berani membantah, dia tidak mau kalau sampai istrinya marah, yang berujung pada rico yang akan di suruh tidur di sofa.
setelah seharian penuh mendekor kamar bayi nya, yang di bantu juga oleh tasya dan aisyah setelah pulang dari sekolah, dengan melalui drama yang menghebohkan dan membahagiakan, dan ini lah hasil nya
__ADS_1
"waaah!!! bagus banget" ucap Tasya dan Aisyah
yang di angguki oleh Nana
"apakah kamu sudah puas dengan hasil nya?" tanya Rico pada istrinya
"iya mas! aku puas banget, terimakasih ya karena kamu sudah menuruti semua keinginanku" ucap Nana tulus dan menggenggam tangan suami nya
"apa pun sayang untuk kalian" ucap Rico memeluk dan mencium kening istrinya
"aaaaaa!!! papa dan mama so sweet banget sih, tasya juga mau kaya gitu dengan kekasih hati Tasya," ucap tasya mesem-mesem
"memang siapa kekasih hati kamu?" tanya aisyah
"tentu saja asisten Dika" ucap tasya
Nana menghampiri anak-anak nya dan memeluk nya dengan sayang.
__ADS_1
"terimakasih ya sayang-sayang nya Mama, kalian sudah membantu Mama mendekor kamar adik kalian" ucap Nana mencium kening putri-putrinya
"emp bau acem ya? mandi dulu ya, sudah sore nih" ucap Nana
"hehehehe hehehehe iya ma" ucap tasya dan Aisyah cengengesan setelah mencium baunya sendiri
lalu mereka pun pergi ke kamar nya masing-masing.
"ayo sayang, kamu juga mandi yuk, mas temani" ucap Rico
Nana pun mengangguk dan mengikuti langkah suaminya yang menuntun nya ke kamar
sesuai dengan keinginan Rico, mereka mandi berdua, sebenarnya Rico tidak mau bercinta dengan istri nya di dalam kamar mandi, mengingat istrinya takut kecapean, karena seharian penuh mendekor kamar bayi nya tapi Nana yang menginginkan nya. mungkin karena bawaan hamil, Nana semakin bergairah dalam bercinta.
jadi inilah keuntungan buat Rico, setiap malam selalu istrinya yang memulai, jadi Rico tidak perlu susah-susah membujuk istrinya untuk bercinta. tapi! ketika Nana sampai marah! maka Rico akan di suruh tidur di sofa, dan melarang Rico dekat dekat dengannya,
sedangkan dirinya memakai pakaian yang begitu seksi dan transparan, seakan-akan menggodanya. tapi tidak bisa di dekati dan di gapai, seperti di hidangkan makanan lezat dan menggugah selera tapi di larang untuk menyentuh dan memakan nya. itulah yang di takuti Rico ketika istrinya marah, maka akan berujung pada penyiksaan dirinya
setelah selesai mandi, Rico membantu istrinya mengeringkan rambutnya
__ADS_1
" sayang!! rencanamu melahirkan anak kita mau normal atau di operasi Caesar? tanya Rico
mas Rico mau gimana?