
Eros berjalan keluar dari lift bersama Daphne, mereka berdua nampak sangat serasi, walaupun bagi Daphne dan keluarga Archary dia adalah gadis buangan, tapi bagi orang-orang Daphne tetaplah keturunan dari keluarga Archary, atau adik Daniel, CEO Archary Corp.
Mereka berdua melewati Psikhe yang tengah membawakan kopi untuk salah satu manager disana, mata mereka bertemu, Eros dan Psikhe, ada sesuatu dalam diri Eros yang tiba-tiba bersedih saat melihat Psikhe, selain dia pernah bertemu dengan gadis itu saat hujan kemarin.
“kau mengenalnya?.” Tanya Daphne
“tidak, aku tidak sengaja mengotori dress yang dipakainya kemarin, mobilku melewati genangan air dijalanan.”
“ah begitu rupanya.”
Ada rasa iri dalam diri Psikhe saat melihat Eros yang nampak perhatian dengan Daphne.
“jangan berharap lebih, kau kan rakyat miskin.” Sindir seorang karyawan saat melewati Psikhe yang melamun sambil melihat kearah Daphne dan Eros.
“ah maaf.”
“dengar siapa namamu, walaupun namamu Psikhe dan tuan Eros itu cocok sesuai dengan mitologi Yunani, sadar kau tinggal dimana, bukan jaman itu lagi, lagian kau tidak secantik nona Daphne, lebih baik mundur saja, daripada sakit hati.”
Psikhe melihat kearah salah satu karyawan dengan nametag Yona. “hi Yona, ups kak Yona, tidak ada yang tau takdir Tuhan kan, sebelum mereka menikah, apa salahnya berusaha.”
“berusaha, apa kau mulai sombong sekarang? Baru masuk perusahaan jadi office girl aja udah sombong.” Sindir Yona, Yona berjalan meninggalkan Psikhe
“bola itu akan berputar, aku akan terus mengingat namamu.” Teriak Psikhe yang membuat Yona hanya tertawa mendengarnya, bahkan karyawan lain ikut menertawakan Psikhe.
Sepulang kerja, Psikhe sedikit murung saat sampai dirumah, nenek buyutnya yang tengah menyulam menatap kearah cicitnya yang tak seperti biasa.
“kau ada masalah di tempat kerja.”
“iya nek, apakah benar aku ini pengantin Dewa? Maksudnya Dewa yang itu?.”
“apa nenek mu salah meramalmu? Kau adaa ikatan dengan dewa.”
__ADS_1
“tapi bukankah saat ini tidak ada dewa, itu hanya mitologi yunani nek.”
“setiap makhluk yang tinggal di bumi memiliki rahasia nya sendiri, kalau kau mau tau rahasia orang lain kau harus masuk kehidupannya.”
“tapi tuan Eros sudah memiliki kekasih nek.”
“sungguh? Ahhh dewa hasrat tidak mungkin memiliki kekasih, dia hanya seorang pria penikmat ****, kecuali dia bertemu dengan pengantinnya.”
“berarti pasangannya sekarang adalah pengantinnya.”
“nenek tidak tau, kau adalah pengantinnya, Psikhe.”
“mungkin dewa yang lain.” Jawab Psikhe menyerah, berdebat dengan neneknya tidak akan selesai-selesai.
Gadis itu masuk ke kamarnya dan mengganti pakaiannya dengan pakaian santai setelah membersihkan tubuh.
Tiba di hari pernikahan Zain dengan kekasihnya, mereka berdua berpasangan sejak lima tahun yang lalu, seorang wanita cantik keturunan China yang menetap disini. Zain Sangat mencintai wanitanya, bahkan sekecil apapun di lakukan pria itu untuknya tetap bahagia. Walau Eros sangat menawan, tapi dia tak pernah tertarik pada majikan Zain, wanita itu hanya mencintai Zain.
Eros menyentuh pundak pria itu dari belakang, pria gagah bernama Eros mendampingi Zain berada di altar sebagai pendamping pengantin pria. Zain mengangguk pada Eros, tepat di depan wanitanya, Zain menerima tangan lentik wanitanya.
Gabriella, wanita cantik lulusan terbaik dari universitas ternama di kota itu, lulus dengan predikat cumlaude jurusan design komunikasi visual, dan sudah bekerja di salah satu PH ternama di dunia sebagai pembuat animasi, sedikit berbeda dari jurusannya, tapi dia juga belajar menjadi seorang animator, bahkan Gabriella telah dikenal sejak sekolah sebagai pembuat komik digital.
Sangat berbeda dengan Zain, dia adalah wanita berpendidikan dengan masa depan yang sudah tertata sangat rapi. Tak hanya itu, dia juga cantik dan mungil di umurnya yang sudah menginjak 25 tahun, berjarak 7 tahun dengan Zain.
Acara pernikahan Zain selesai saat setelah mobil klasik yang membawa pengantin meninggalkan gereja.
Eros berdiri disebelah Daphne, memeluk pinggang wanita itu posesif “apa kau mau menikah juga?.” Sebuah pertanyaan keluar dari mulut Eros.
Daphne langsung melihat kearah pria yang lebih tinggi darinya dengan wajah heran “apa kau tengah mengajak? Atau bagaimana?.”
“aku hanya bertanya mungkinkah kau juga ingin menikah nantinya?.”
__ADS_1
“tentu saja setiap orang akan menikah karena itu untuk melanjutkan silsilah keluarga, itulah alasan kenapa aku menjadi anak buangan, karena aku tidak akan pernah bisa melanjutkan marga keluargaku.” Jelas Daphne
Eros hanya mengangguk seakan mengerti yang di ucapkan wanitanya, memang kehidupan manusia sangat ribet, di kehidupan manusia, berhubungan sesama darah itu di larang, tapi bahkan di kerajaan atas, Eros sering berhubungan dengan ibunya sendiri.
“bagaimana denganmu? Apakah kau akan menikah nantinya?.”
“tentu saja aku akan menikahimu.”
Kalimat yang kembali membuat Daphne tercengang. Wajah wanita itu memerah, tanpa dia sadari sebenarnya Eros memang mengajaknya menikah, hanya saja ini terlalu cepat untuknya melangsungkan pernikahan, bahkan kakaknya saja belum menikah.
Seorang wanita berpakaian casual melihat dari kejauhan, wanita itu terus memperhatikan Eros dan Daphne yang tengah berbincang seru. Ada rasa kesal saat melihat mereka tapi entah kenapa dalam hatinya yang paling dalam, ada sebuah rasa hangat juga.
Saat Daphne melihat kearahnya, dia langsung bersembunyi di balik dinding dan pergi entah kemana.
“ayo pulang.” Ajak Eros
Dress pendek berwarna putih selutut tanpa lengan itu sukses membuat Eros menginginkan wanitanya saat ini. Eros membawa Daphne masuk ke dalam mobil, menarik wajah Daphne ke arahnya dan mengecup bibir indah itu, ********** dan menyesapnya, membuat sang pemilik kehabisan nafas.
“babyhh aku menginginkanmu sekarang, please.” Racau Eros yang sudah merasakan sesak di celananya.
Daphne yang mengerti keadaan Eros, beranjak dari kursi mobil yang di dudukinya kemudian naik ke pangkuan Eros, memeluk lelaki itu, menenggelamkan kepala Eros di dadanya.
Tangan Eros menurunkan dress yang dipakai Daphne, menampakkan dua gundukan tanpa bra dengan puncak yang sudah sangat mengeras. Eros memasukkan milik Daphne kedalam mulutnya, menyesapnya juga meremasnya dengan tangan, satu tangannya menyibakkan rok Daphne, meremas pantat wanita itu gemas.
Dua penjaga mereka berjaga di luar mobil, untungnya mobil mereka kedap suara sekaligus tidak terlihat dari luar, sehingga mereka bebas melakukan apapun di dalam mobil. Namun gerakan itu seakan lebih besar dari mobilnya sehingga menggerakkan mobil tersebut.
*
💬dari Author
Buat yang ngga suka sama ceritanya, jangan di lanjut ya… karna sebenarnya konfliknya belum muncul jadi siapin hati kalian dengan baik.💋
__ADS_1
Aku juga minta maaf kalau banyak typo nya, huhuhu emang suka bgt typo padahal udah aku cek beberapa kali tetep aja ada kata yang typo. Mian😭