
Past Memory
Sebuah rumah mewah dikalangan atas terdengar riuh dengan pecahan gelas dimana-mana, seorang pria marah hanya karena sebuah testpack yang kembali menunjukkan hasil negative. Wanita itu menangis di lantai, pukulan terus mengenai punggungnya menggunakan ikat pinggang.
“ayah stop!.” Teriak Daniel yang masih kecil berusaha melindungi ibu sambungnya, Sasilia.
“sialan!! Kalau kau tidak bisa hamil, tinggalkan rumah ini!.” Teriak tuan Archary setelah itu meninggalkan Sasilia dengan putra pertamanya.
Rasa yang membuat Sasilia sangat sakit hati, dia memeluk Daniel erat “maafkan ibu.” Ucap Sasilia pada Daniel.
“ibu tidak salah, ayah yang salah.”
Malam itu Sasilia pergi ke area hutan terlarang dia menangis berharap memiliki anak, hingga cahaya putih menghampirinya.
“jangan menangis putriku, aku akan membantumu, jadi jangan menangis.”
“siapa kau? Aku tidak butuh bantuanmu.”
“aku akan memberikanmu anak, rawat lah dia di Rahim mu.”
“apa?.”
Cahaya putih masuk ke perut Sasilia. Namun wanita itu sama sekali tidak percaya, saat sampai dirumah, dia kembali mengecek dengan tes kemilan, garis merah dua, Sasilia kembali mengecek untuk kedua kalinya, menemukan hasil yang sama yaitu kehamilannya.
Sasilia sangat bahagia, kabar itu langsung diketahui tuan Archary, sikap Archary berbeda dari sebelumnya, dia menjadi sayang dengan Sasilia, bisnisnya sangat berjalan dengan lancar. Hingga kelahiran putri mereka, Archary mengalami puncaknya, namun Sasilia sering mengalami sakit dan harus berobat ke rumah sakit, putrinya tubuh sangat baik.
Pertama kalinya dia bertemu Saly, sahabat Sasilia yang baru saja tiba dari luar negeri karena kasus keluarganya, dia menemui Sasilia, sekaligus tanpa sengaja bermain mata dengan Archary.
“kenapa kau tidak menceraikan Sasilia?.” Tanya Saly
“tidak, dia yang membuat bisnis ku lancar hingga sekarang, anak itu adalah milik dewa, dan mereka akan membawa keberuntungan untuk keluarga ini.”
“tapi aku tidak ingin seperti ini.”
“baiklah, aku memiliki cara nya.”
Malam itu Sasilia di temukan oleh putrinya mengambang di kolam renang karena keracunan obat yang dilakukan oleh Saly, ayahnya mengatur pemakaman Sasilia tapi sebenarnya makam itu kosong, mereka hanya menaruh boneka manikin di makamnya, tubuh asli Sasilia di kubur di belakang rumah di antara bunga-bunga yang tumbuh lebat.
Pernikahan antara Archary dan Saly berlangsung, mengalami banyak penolakan dari beberapa pihak termasuk kedua anak mereka yaitu Daniel dan Daphne. Daniel memutuskan meninggalkan rumah dengan niat menghancurkan keluarga Archary nantinya, tapi hasutan buruk ayahnya membuat Daniel bersaing dengan Daphne.
Daphne menjadi anak buangan sejak ibunya tidak ada, walaupun Saly tidak pernah memarahinya tapi tuan Archary yang telah mendapatkan hasutan dari Saly membuat Daphne sangat menderita, apalagi sejak anak laki-laki Saly lahir ke dunia.
…
“tuan Eros akan mencarinya?.” Tanya Zain
__ADS_1
“ya, aku tidak nafsu dengan wanita manapun, aku harus mengingat masa lalu yang hilang itu.”
Eros terus mencari wanita yang membangkitkan hawa nafsunya, hingga dia bertemu dengan Daphne, sejak awal Eros memiliki perasaan ada yang berbeda di diri Daphne, tapi minimnya ingatan dan kehilangan wanita tua penunggu kuil membuatnya sangat kesusahan membuka jati diri yang ada di diri Daphne.
Seseorang yang mengaku pengantin dewa membuatnya sangat kesal, dia hanya menginginkan Daphne, sebuah berita di kumpulkan tanpa sepengetahuan siapapun kecuali Zain yang terus membantunya.
Termasuk menemukan makam di rumah keluarga Archary menjadi poin penting bahwa Daphne lah reinkarnasi dari Psikhe, wanita yang menjadi kisah Eros hingga akhir, manusia yang pada akhirnya hidup abadi.
Kemunculan Daphne membuatnya memunculkan beberapa mimpi yang hilang, semuanya berjalan begitu saja di kepalanya. Detak jantungnya yang kembali seperti semula membuat Eros tau rasa sakit dan tau rasa mencintai yang besar walaupun rasa itu hanya untuk satu wanita.
…
“tuan bagaimana ini?.” Tanya Zain yang melihat Sahara sudah menggantung dengan tali di apartemennya
“kita manipulasi semuanya.”
“baik tuan.”
Bawahan Eros menaburkan asap racun di perapian apartemen Sahara, dia juga meletakkan sahara di lantai dengan beberapa minuman yang di biarkan disana, bahkan gelas yang sudah di sembunyikan kembali di keluarkan dari letak persembunyiannya.
“semua sudah selesai tuan.”
“bagus, jangan sampai ada yang tau kita datang kemari.”
“baik tuan.”
*Pengadilan
Satu wanita duduk di kursi tersangka memakai baju kuning dengan nomor di dada kirinya. Dialah Saly yang di tuntut atas meninggalkan Sahara dan Sasilia, mereka berdua.
“menyatakan terdakwa Saly William bin William terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup, denda sebesar Rp. 120.000.000,00. Menetapkan barang bukti berupa tali, obat-obatan terlarang, pisau dapur. Demikian diputusakan dalam sidang permusyawaratan majelis hakim, pada hari Senin, 13 Desember 2021….”
Saly dibawa keluar setelah ketuk palu oleh majelis hakim.
Di persidangan kedua, tuan Archary juga mendapatkan hukuman seumur hidup sedangkan Daniel hanya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan penyitaan semua asset.
…
Extra Part
Eros dan Daphne duduk menghadap pantai, keduanya saling memeluk satu sama lain melihat matahari yang mulai tenggelam. Tahun 2121, umur mereka entah berapa tapi wajahnya masih sama seperti dulu, sudah beberapa kali mereka pindah rumah dan pindah negara mengganti identitas dengan identitas yang baru.
“bagaimana rasanya hidup abadi di dunia baby?.” Tanya Eros
“tidak enak.”
__ADS_1
“hahaha kau mau ke kerajaan atas?.”
“tidak juga.”
“ibuu!!! Ayah!!.” Teriak seorang gadis yang baru saja keluar dari rumah mereka yang berada di pinggiran pantai, rumah manimalis yang Eros buat tidak jauh dari pantai, dengan ayunan tempat tidur nyaman di antara pohon kelapa.
“anakmu.”
“anakmu juga.”
“kenapa honey?.” Tanya Daphne
“Sasi ingin membeli pakaian baru, ngga suka yang lama.”
“ayah akan menemanimu ke kota.”
“yeesss!!.” Sasilia memeluk ibunya erat. “thanks.”
Gadis itu adalah putri yang dilahirkan oleh Daphne, sejak jiwa reinkarnasi putri mereka hilang dari tubuh Psikhe, Eros kembali bisa memiliki anak, hanya saja hanya bisa di lahirkan oleh Daphne. Wajahnya sangat mirip dengan Sasilia, nama Sasilia adalah nama pertama putrinya, namun gadis itu sudah mengganti nama dua kali sejak lahir. Putri mereka hidup abadi seperti mereka berdua, selalu tinggal bersama, dan sudah menikah sebanyak 2 kali, tanpa anak karena Sasilia tidak bisa memiliki anak.
“kau bahkan sama seperti anak gadis, kau sudah dewasa, pergilah sendiri.” Ucap Eros
“ibu…. Ayah menyebalkan!.”
“Eros!.” Teriak Daphne
“ya ya ya aku akan mengantarnya membeli pakaian.”
“yeeayy.”
Di kehidupan yang tanpa batas ini, keluarga kecil mereka hidup bahagia dengan identitas yang menyusahkan.
……………………………………………………………………………………
Thanks semua…. ini dah Akhir yaaa.... kritik dan saran mohon di tulis di kolom komentar, mohon berkomentar yang bijak, terimakasih banyak
Jangan lupa baca cerita yang lain.
Promosi Karya Terbaru
Love
Americanano_
__ADS_1