Eroticism Lost

Eroticism Lost
Episode 27


__ADS_3

Dua pria bertubuh besar berada di ruangan gelap, ruangan yang ada di area bawah tanah. Di ranjang yang putih namun sudah nampak usang itu terbaring wanita tak berdaya dengan tanpa busana yang melekat di tubuhnya, wanita cantik yang sudah tidak lagi berbentuk indah, wajah kusam, rambut acak-acakan, dan semuanya nampak bukan seperti dia. Tujuh hari sudah Sahara berada di ruangan terkutuk itu, kalau dia tidak makan mungkin sudah mati, setiap hari pula bergantian orang masuk menyetubuhinya, yang sahara tau semua itu karena Eros, Eros bukanlah manusia, dia lebih kejam bagi Sahara.


“tolong lepaskan sayaa….” Mohon Sahara saat seseorang memberikan makanan dari lubang kecil biasa di gunakan untuk memberikan makanan, tempat itu tertutup, tidak ada celah untuk Sahara kabur karena berada di bawah tanah mengingat Cahaya yang tak pernah masuk seakan setiap detik adalah malam.


“nikmatilah akhir hidupmu disini, mungkin kau akan segera di lepas oleh tuan.” Jawabnya, biasanya tidak pernah menjawab kala Sahara memohon.


Secerah harapan muncul saat itu juga, antara takut dan bahagia, pada intinya Sahara menantikan itu. Hari dimana Eros melepaskan nya, walaupun itu adalah hal yang sangat tidak mungkin.


Pintu terbuka lebar, dilihatnya Sahara yang tergeletak di ranjang tanpa busana hanya tertutupi oleh selimut coklat nampak kusut. Eros bersama Zain datang dengan dua penjaga di belakangnya dan dua lagi berada di luar pintu. Sahara melihat kearah Eros dengan mata menyipit, secerah harapan datang padanya tatkala mengingat ucapan seseorang yang mengantarkan makanan padanya.


“bagaimana tinggal disini? Apa kau sangat menikmati nona William?.” Tanya Eros dengan wajah dinginnya


“tolong lepaskan saya, saya mohon.”


“tentu saja saya akan melepaskanmu, tapi bukankah kau harus melihat dahulu keadaan di luar? Tunjukkan.”


Zain membuka tab nya dan menunjukkan pada Sahara salah satu tanyangan berita selebritis di televisi yang memberitakannya mengenai video syurnya yang telah beredar di internet.


“pasti ini hanya bohong!.” Teriak Sahara


“terserah kau akan percaya atau tidak, saya hanya membertahukan apa yang terjadi di luar.”


Salah satu pengawal memberikan sebuah paper bag berisi pakaian pada Sahara setelah mendapatkan intruksi dari Eros.


“bersihkan dirimu dan pakailah, kau akan pulang hari ini.” Ucap Eros yang kemudian meninggalkan ruangan tersebut bersama Zain.


Beberapa menit berlalu, Sahara sudah memakai dress yang diberikan oleh Eros, dress yang lumayan mahal berwarna hitam yang sangat pas di tubuhnya. Rambut yang sebelumnya acak-acakan di ikat menjadi satu, wajah kusamnya sudah di bersihkan dengan air. Eros sangat berbaik hati beberapa pelayannya membantu sahar berdandan.


Sahara masuk kedalam mobil yang sama dengan Eros, duduk di sebelah pria itu, walaupun mobil yang dipakai Eros saat ini hampir tidak pernah di gunakannya sejak bertemu dengan Daphne. Biasanya mobil itu adalah mobil yang digunakan untuk membuat para wanita yang mengetahui identitasnya dan berusaha membeberkan pada public.


“kalau kau tidak sanggup hidup kembali, kau bisa datang padaku, saya akan membantu dengan senang hati.” Ucap Eros dingin.


“tidak.”

__ADS_1


“baiklah, tapi tawaran itu selalu berlaku untukmu.”


Mobil itu menurunkan Sahara di depan gedung apartemen tempat tinggalnya, saat keluar dari mobil banyak yang memandanginya jijik.


“bukannya dia ya artis porno.”


“sok cantik banget.”


“jijik tau ngga sih di celup sana sini.”


“engga takut kena HIV.”


Banyak orang yang tiba-tiba menggunjingkannya. Sahara dengan cepat berlari masuk kedalam gedung apartemennya, tatapan sama di layangkan padanya saat bertemu dengan beberapa orang di loby. Sahara berusaha dengan cepat masuk ke lift dan menekan angka 5 untuk pergi ke unit apartemennya di nomor 56. Didalam apartemen Sahara masih sama dengan sebelumnya, hanya saja ponsel dan tasnya ada disana juga, entah kapan Eros mengembalikan itu pada Sahara.


Beberapa panggilan yang lumayan banyak masuk ke ponselnya, apa yang dilihatnya tadi benar, dia telah hancur, semua nya menghujat dia bahkan perilaku lamanya terbongkar semua, saat dia dengan senang hati menyerahkan tubuhnya pada pria tua untuk mendapatkan uang, atau memberikan tubuhnya untuk memperbaiki nilai disekolah, semuanya telah terbongkar di public. Satu kasus awalnya membuka semua kejelekan masa lalunya, panggilan dari Saly masuk ke dalam ponselnya.


“Akhirnya kau mengangkap telponku, kemana saja kau?.”


“Diam! Semuanya telah hancur!.”


“kau menyebutku ******? Lalu apa bedanya denganmu? Bahkan kau menikahi suami sahabatmu sendiri!.”


“kau dasar tidak tau diri!.”


“berhenti menyebut hal buruk padaku! bahkan aku kasihan pada Daphne, gara-gara kau juga hidupnya hancur, dan kau masih berkeliaran di sisi ayahnya!.”


Tutt tutt


Panggilan dimatikan sepihak oleh Saly, Praanggg Sahara membanting ponselnya hingga membentur dinding. Tidak ada yang bisa diharapkan lagi saat ini, semuanya telah hancur. Ingatannya tertuju pada ucapan Eros, dia sudah tidak sanggup lagi, hanya Eros yang bisa membantunya, tidak ada yang lain.


Saat membuka pintu apartemennya, Sahara dikejutkan oleh Eros yang berdiri didepan pintunya dengan Zain dan kedua penjaganya.


“kau bagaimana bisa kau ada disini?.”

__ADS_1


“bukankah kau membutuhkan bantuanku?.”


Sahara langsung mengangguk.


“apa tamu tidak kau suruh masuk.”


Dengan terbuka, Sahara memepersilakan masuk Eros dan ketiga bawahannya. Eros duduk di sofa dengan santai, pria itu belum bicara sebelum Sahara yang berbicara.


“aku mau mengakhiri hidupku! Bunuh saja aku!.” Teriak Sahara


“tentu.” Jawab Eros singkat jelas dan padat.


Seakan semua telah di rencanakan sangat matang, Pagi itu Sahara di temukan tergeletak di apartemennya dalam keadaan sudah tidak bernyawa, entah apa yang membuatnya meninggal. Dia di temukan oleh temannya saat berkunjung karena mengetahui kalau Sahara telah kembali.



:) dari Author untuk Reader Tersayang :)


Dewa adalah makhluk yang memberikan secerah kebaikan dan kedamaian, Eros merupakan Dewa Cinta yang di gambarkan sebagai Cupid yang membawa busur panah dan memiliki sayap putih nan bersih menandakan kesucian. Tapi Eros disini bagaikan raja neraka yang seenaknya saja mengambil nyawa manusia. Itu semua sebenarnya telah di atur oleh dewa Thanatos atau dewa kematian yang tinggal di dunia bawah bersama dengan Dewa Hades. Sejak Eros diturunkan ke bumi, berhubungan dengan Dewa Thanatos dan Dewa Hades adalah suatu kehormatan yang sangat mudah di akses ketimbang saat dia berada di dunia atas.


Yang mengambil kematian setiap wanita itu adalah Dewa Thanatos, Eros telah melakukan perjanjian dengan dewa penghuni dunia bawah bahwa siapapun yang mengetahui identitasnya berusaha menyebarkan dan diketahui Eros sehingga membuat Eros tidak menyukainya, maka kematian akan segera menghampirinya.


Masih ingat dengan hutan terlarang, Harimau dan Serigala yang menghuni disana? Harimau itu adalah penjelmaan Dewa Thanatos, dia tidak selalu ada disana. Dia hanya ada kala kematian seseorang telah dekat. Sedangkan Serigala itu adalah hewan biasa yang memang haus akan rasa lapar, ketika ada mangsa maka dia akan memakannya, entah manusia atau bukan.


Mungkin sudah dijelaskan kenapa Eros bisa menjadi CEO, dan mungkin ada yang belum mengerti. Jadi Eros bertemu dengan ayah Zain 50 tahun yang lalu, kemudian karena Eros masih ingin bermain-main dengan wanita, dia memilih ayah Zain untuk mengelola perusahaan yang didirikannya, setelah mendekati Gerhana Bulan, Eros akan mengambil alih perusahaan sebagai CEO menggantikan ayah Zain yang ternyata lebih cepat pulang ke Tuhan.


 


 


*


 

__ADS_1


 


__ADS_2