
"Keuangan aman-aman aja sih as" kata Azkia.
"Iya, CCTV juga aman-aman aja gak ada yang bikin ulah. Si Ira gimana ya kok belum balik-balik? " kata Asna.
"Hey ,gimana udah selesai? " tanya Aira.
"Baru juga di omongin udah nongol aja nih anak" kata Azkia.
"Tau nih. Kita aman-aman aja kok, kamu sendiri gimana? " tanya Asna.
"Aman 👌" jawab Aira.
"Yaudah cabut yuk, udah sore juga takut kemalaman sampai rumah" kata Azkia pada kedua sahabatnya.
"Bentar lah cuci cuci mata dulu, kali aja ada yang nyantol" jawab Aira yang di angguki Asna.
"Yaudah aku duluan ya, bye.. bye.. " jawab Azkia sambil melambaikan tangannya meninggalkan cafe.
"Dih.. kalo di ajak cuci mata terus kabur dia" kata Aira.
"Lagian kamu tuh ya, bilang cuci mata, orang pada burik-burik juga gak ada yang gans" gerutu Asna " Udah lah balik aja yuk"sambung Asna.
"Bentar" jawab Aira celingukan mengamati sekitar "Bener juga sih, kuy lah! "sambung Aira.
"Nin kita cabut duluan ya? " kata Aira dan Asna hampir bersamaan.
"Iya mba bos, hati-hati di jalan ya" jawab Nina.
"Okee" jawab Aira dan Asna sambil keluar dari cafe.
******
"Assalamu'alaikum bi" teriak Azkia sambil memasuki rumah.
"Eh wa'alaikumsalam non, non udah pulang? " jawab bi Sarni.
"Iya bi, grandpa udah pulang belum bi? " tanya Azkia.
"Belum non mungkin bentar lagi" jawab bi Sarni.
"Yaudah kalo gitu kia bersih-bersih dulu ya bi" kata Azkia meninggalkan bi sarni sambil mengayunkan kakinya.
"Iya non" jawab bi Sarni geleng-geleng kepala dengan tingkat nona nya yang satu ini.
__ADS_1
Sementara di perusahaan Dirta corp suara dering ponsel mengganggu aktivitas seseorang yang sedang sibuk dengan tumpukan berkas-berkas di kursi kebesarannya.
drttt drttt drttt
"Ckckck... siapa sih, gak tau orang lagi sibuk apa ya? " kata orang itu berdecak.. tapi setelah melihat layar ponselnya, seketika berubah mengembangkan senyumnya.
"Ya hallo, assalamu'alaikum boy" kata orang itu.
"Wa'alaikumsalam pa,grandpa gimana kabarnya?"" tanya seseorang di sebrang sana.
"Grandpa baik boy, gimana dengan kamu dan grandma?" jawab grandpa, orang yang sempat dibuat kesal oleh cucunya tadi ialah grandpa.
"Dion dan grandma juga baik pa" jawab Dion, seseorang yang di sebrang sana ialah dion.
"Kenapa hmm? tumben-tumben telpon grandpa, kalo baik-baik aja? " tanya grandpa heran.
"Jadi gini pa, dion dan grandma mau balik ke Indonesia minggu depan, karena tadi pagi uncle erland telpon katanya butuh bantuan dion untuk bantu menyembuhkan pasiennya " jelas Dion.
"Benarkah? jika seperti itu pulanglah bantu uncle mu itu" kata grandpa.
"Iya grandpa.. oh ya ngomong-ngomong kia di mana grandpa? " tanya Dion.
"Ya di rumah lah mau di mana lagi? " jawab grandpa.
"Grandma masih di kantor lah, ini kan seharusnya udah jadi tugasmu. Grandpa seharusnya sudah istirahat di rumah gak ngerjain kek gini lagi" omel grandpa.
"Astagfirullah grandpa, udahlah sekarang pulang aja istirahat jangan terlalu memfotsir tubuh. Ntar kalo udah waktunya pasti dion gantiin" jawab Dion menasehati grandpanya
"Ya.. ya.. ya.. terserah padamu lah yon, udah dulu ya grandpa mau balik nih.. titip salam buat grandma" kata grandpa.
"Iya.. eh tapi jangan kasih tau kia dulu ya grandpa, soal aku minggu depan mau balik ke Indonesia biar surprise gitu " pesan Dion.
" Okee boy, udah dulu ya assalamu'alaikum" kata grandpa.
"Wa'alaikumsalam " jawab Dion.
*******
Di kediaman Dirgantara
"Tuan sudah pulang? " kata bi Sarni.
"Iya bi, kia udah balik belum bi? " tanya grandpa.
__ADS_1
"Sudah tuan tadi katanya mau bersih-bersih dulu" jawan bi Sarni.
"Yaudah saya juga mau bersih-bersih dulu, tolong panggilkan kia suruh turun makan malam ya bi! " perintah grandpa,setelah itu berlalu meninggalkan bi sarni.
"Baik tuan" jawab bi Sarni.
Tokk tokk tokk
"Siapa? " tanya Azkia dari dalam kamar.
"Ini bibi non, non kia di suruh tuan turun makam malam" kata bi Sarni di depan pintu.
"Iya bi bentar lagi kia turun" jawab Azkia, bibi pun bergegas turun ke dapur.
"Loh kia mana bi? " tanya grandpa sambil menuangkan air minum ke dalam gelas.
"Katanya bentar lagi mau turun tuan" jawab bi Sarni yang di angguki grandpa.
"Malem grandpa" sapa Azkia yang baru turun.
"Malem juga sayang, anak perawan kalo bersih-bersih lama bener" kata grandpa yang di bales cengengesan oleh Azkia "yaudah gih makan, ntar kalo mau di lanjut istirahat" sambung grandpa.
" Iya grandpa" jawab Azkia menurut.
Satu minggu kemudian
Di pagi hari yang baru selesai turun hujan itu Seorang gadis sedang mondar-mandir di samping mobil karena ban mobilnya bocor.
"Aduh gimana nih kalau sampai telat, apa aku pesan taksi aja ya " gumam gadis itu "Iya ajalah " sambungnya sambil mengotak-atik ponselnya. Tiba-tiba
tinn tinn tinn
splasssh
"STOPPP" teriak Azkia, ya gadis itu ialah Azkia. Mobil itu pun berhenti dan mundur ke tempat berhentinya Azkia.
"Siapa sih yang nyetir kenceng banget, gak tau apa ya kalo ada genangan air karena jalannya rusak" gerutu Azkia.
"Kamu ya ka... " kata Azkia yang ingin marah-marah tak jadi karena terpesona dengan pemuda yang baru turun dari mobil.
"Aduh maaf ya mba, saya buru-buru soalnya tadi jadi gak lihat kalo ada genangan air. Saya benar-benar minta maaf mba" kata pemuda itu.
Siapa ya kira-kira pemuda itu? penasaran gak? penasaran gak? kalo enggak berarti authornya yang ke-PD an ngarep ya😂
__ADS_1