FITRAH CINTA

FITRAH CINTA
Pasukan lulus atas izin Allah


__ADS_3

"Ya enggaklah ma" kata Azkia sambil beralih memeluk grandma nya dengan manja.


"Makin manja aja sih dek" kata Dion.


"Biarin wlee.. " jawab Azkia sambil menjulurkan lidahnya.


1 detik...


2 detik..


3 detik...


"Kok bau ya yon? " tanya grandma mengendus-endus.


"Iya ya grandma" jawab Dion yang ikut mengendus-endus.


Sementara Azkia sudah cengengesan perlahan tapi pasti, mundur sambil mengangkat 2 jarinya membentuk huruf V.


"Piss... grandma.. kakak.. " teriak Azkia membuat Dion dan grandma saling pandang.


"KIA... " teriak Dion dan grandma bersamaan.


"Kenapa sih pada teriak-teriak? " tanya grandpa yang baru pulang dari kantor heran melihat istrinya dan cucunya teriak-teriak.


"Itu pa si azkia bau banget, entah aktivitas apa yang membuat kia kek gitu" jawab grandma yang di angguki Dion.


"Itu sih udah biasa, kalo pulang pasti baunya asem banget" kata grandpa "Yaudahlah grandpa bersih-bersih dulu ya? " sambung grandpa.


"Iya, ntar keburu dingin lagi makanannya" jawab grandma menyetujui.


"Cepat dikit ya grandpa, soalnya dion udah lapar banget" kata Dion yang di angguki grandpa.


Di kamar Azkia


Selesai bersih-bersih Azkia mendengar sebuah pesan masuk dari handphone nya.


"Siapa sih? " gumam Azkia sambil membuka aplikasi WhatsApp.


"Ooh si Ira, pasti gabut nih anak" sambung Azkia.


(isi pesan di grup PA****SUKAN LULUS ATAS IZIN ALLAH😎)


Hadeh......... grub macam apa itu? pasti yang buat si aira.


"P " *pesan dari Aira.


"U**yy?" pesan dari Asna.


"Aku punya teka-teki nih, kalian jawab ya? " pesan dari Aira.

__ADS_1


"Apa? " pesan dari Asna.


"Motor rodanya berapa? " pesan dari Aira.


"Dua lah" pesan dari Asna.


"Emang... yang bilang empat siapa? " pesan dari Aira.


"Wkwk😂😂 garing tau gak sih!! gabut nih pasti" pesan dari Asna.


"Biarin wlee😝😝 garing-garing gini juga bikin ketawa. Eh kok kamu tau kalo aku lagi gabut? sekarang pindah profesi jadi peramal ya? 🤔" pesan dari Aira.


"Iya nih, kalo mau aku ramal langsung ke sini aja ya ra!! jangan lupa bawa gula, teh, plus cemilannya!! kalo enggak bawa uang satu koper juga boleh😅"pesan dari Asna.


"Mau ngeramal apa mau morotin orang? 😒" pesan dari Aira.


"Wkwk😂😂😂" pesan dari Asna.


"Jangan ngakak as.. ngikik aja biar kek kunti" pesan dari Aira.


"Dih.. takut dong aku" pesan dari Asna.


"Emang ada gitu di kamus seorang ASNA AZZAHRA takut? " pesan dari Aira.


"Ya gak ada, pura-pura aja ra biar kunti nya seneng kali aja dapet pahala😂" pesan dari Asna.


"Nyenengin hantu? kamu waras? 🙄" pesan dari Aira.


"Ya allah, kok temen-temen aku gini amat ya? 😭😭😭" jawab Azkia.


"Gak usah mendramasir keadaan ki😋" pesan dari Aira.


"Seterah kalian lah😭😭" jawab Azkia.


"Ralat, terserah ki" pesan dari Azkia*.


Ya begitulah percakapan mereka di grup.Azkia pun keluar dari aplikasi WhatsApp, kemudian bergegas turun ke bawah.


Di ruang makan


"Selamat malam kakak.. grandma.. " sapa Azkia menghampiri grandma dan Dion.


"Malam juga ki" jawab Dion dan grandma yang hampir bersamaan.


"Padahal adek udah turun grandpa kok belum ya? " kata Dion tak sabaran. Namun baru saja selesai ngomong, grandpa tiba-tiba turun.


"Grandpa bersih-bersih nya lama kek anak perawan" ledek Azkia cekikikan yang membuat grandma dan Dion mengulum senyum, sementara grandpa sudah memicingkan matanya.


"Iya ketularan kamu" celetuk grandpa.

__ADS_1


"Ih.. emangnya covid-19 ? menular segala" jawab Azkia.


"Sudah-sudah ayo makan" kata grandma menengahi, karena jika tidak maka urusannya akan panjang. Bisa-bisa ada yang merajuk menahan lapar.


Selesai makan Azkia mengekori kakaknya terus, ia bergelanyut manja di lengan kakaknya.


"Kangen banget ya sama kakak? sampai-sampai dari tadi gak mau lepas? " tanya Dion.


"Iya kak, tapi ada yang lebih aku kangenin dari kakak" jawab Azkia.


"Apa dek? " tanya Dion mengernyitkan dahinya bertanya-tanya.


"Oleh-oleh nya mana kak? kok dari tadi gak di kasih oleh-oleh? " tanya Azkia sambil menampakkan puppy eyes nya, sementara Dion sudah memicingkan matanya.


"Jadi?? kamu gak kangen sama kakak? tapi kangen oleh-oleh dari kakak aja? " tanya Dion dengan tatapan tak percaya.


"Iya.. mana? " jawab Azkia dengan tampang tak berdosa nya.


"Ckckck... dulu aja nangis meraung-raung waktu kakak tinggal ke luar negri. Sekarang malah seolah-olah tak mengharapkan kakak pulang, yang di harapkan hanya oleh-oleh nya aja" jawab Dion berdecak, sementara Azkia sudah cengengesan.


"Ayolah kak" rengek Azkia.


"Iya iya, ayo ke kamar kakak" kata Dion.


"Let's go!! " jawab Azkia antusias.


Di kamar Dion


"Tara.. kakak beliin ini" kata Dion sambil memberikan beberapa paper bag ke Azkia.


Azkia pun membuka paper bag oleh-oleh dari kakaknya.


"Kakak beneran beliin oleh-oleh ini? ini ma gak beli dari luar negri" jawab Azkia dengan tatapan tak percaya.


"Ya beneran lah dek, gak beli di luar negri juga tetap oleh-oleh itu. Jilbab untuk adek pakai ya, itu juga ada bonus bros pitanya dan mushaf al-qur'an untuk adek baca" kata Dion sumringah.


"Tapi adek takut kalo adek uda gak bisa baca al-qur'an kak" cicit Azkia.


"Gapapa dek, in sya allah masih bisa. Semua itu butuh proses dek gak bisa langsung instan, kenapa harus ada proses? supaya kita tau caranya bersyukur kepada Allah. Adek tau? sebaik-baiknya orang adalah yang mempelajari al-qur'an dan mengajarkannya, sesungguhnya al-qur'an adalah penolong bagi pembacanya di hari kiamat yang akan datang."


"Bayangin aja seumpama pas kamu mau masuk ke neraka ada yang menepuk pundak kamu dan berkata'kamu mau kemana? ayo ikut bersamaku ke surga' dan itu adalah al-qur'an. Dan adek tau? selangkah aja anak perempuan keluar rumah tanpa menutup aurat maka selangkah juga ayahnya hampir ke neraka, karena menutup aurat itu harus,wajib,kudu,mesti,fardhu'ain dek. Apa adek tega sama daddy yang dulu udah bekerja keras untuk mencari nafkah buat kita, tapi malah adek balas dengan menjerumuskannya ke neraka? itu sama sekali bukan cara kita berbalas budi pada beliau dek" kata Dion menjelaskan panjang kali lebar kali grafi, eh ralat kali tinggi, udah kek rumus volume balok aja si dion ngejelasinnya😂.


DEG..


jantung Azkia serasa berhenti berdetak.


"Kak.. " kata Azkia dengan mata berkaca-kaca.


"Kakak tau dek, hati adek pasti terketuk hanya saja adek selalu menunda-nunda waktu untuk belajar. Adek sekarang udah perawan loh! bukan anak kecil lagi. Lalu kapan kita akan berubah kalo gak sekarang? kita bahkan gak tau apa yang akan kita peroleh besok dan seterusnya. Bisa aja besok kakak atau adek di cabut nyawanya sama malaikat izrail, kan kita gak tau? " sambung Dion.

__ADS_1


Okee happy reading untuk para readers terseyeng🙃🙃


__ADS_2