FITRAH CINTA

FITRAH CINTA
Hari magang


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu, dimana hari pengumuman magang bagi yang semester 6 telah tiba. Berdasarkan acara magang, kelas Azkia akan di tempatkan di perusahaan besar dan terkenal.


Terlihat teman-teman Azkia sudah memenuhi mading kampus untuk melihat pengumuman hasil nilai mereka dan akan di tempatkan di perusahaan mana.


Azkia dan kedua sahabatnya juga terlihat baru datang, mereka pula tak ingin ketinggalan ikut memenuhi mading kampus.


Mereka mencoba mencari daftar nama mereka, setelah ketemu ternyata nilai Azkia yang paling tinggi. Di sana tertulis bahwa Azkia magang di Perusahaan NA Group, Aira magang di Perusahaan BSB Company, sedangkan Asna magang di Perusahaan Gatara Corp.


Azkia terdiam merenung.


"Yah.. tempat magang kita gak sama.. " kecewa Aira.


"Iya, eh btw kia magang di perusahaan NA Groub loh.. itu kan perusahaan terkenal, tersukses, terkaya, dan terbesar!! " heboh Asna.


"Iya juga ya, beruntung banget kamu ki" kata Aira.


"Btw kalian tau gak sih perusahaan BSB company tuh di mana? " sambung Aira penasaran.


"Itu gak jauh dari tempat magang kia" kata Asna santai.


"Beneran? " kata Aira antusias.


Asna mengangguk, sedangkan Azkia masih tenggelam dalam lamunannya.


Sedetik kemudian lamunannya buyar karena ada yang memanggil namanya.


"Ki, kamu di panggil pak ketua kampus itu, di suruh menghadap sama beliau"


"Eh.. iya, makasih ya" kata Azkia.


"Kalian ikut yuk" sambungnya sambil menarik tangan kedua sahabatnya.


Aira dan Asna hanya bisa menurut, mengikuti langkah kaki Azkia.


Tok tok.. tok tok..


Sesampainya di depan ruangan kepala kampus Azkia mengetuk pintu.


"Masuk.. " kata pak kepala kampus.


"Permisi pak.. ada apa bapak mencari saya? " tanya Azkia sopan.


"Duduk dulu nak" perintahnya.


Azkia dan kedua sahabatnya menurut, mereka duduk di depan pak kepala kampus dengan pembatas meja.


"Gini nak kia, saya mau bilang, kampus kita kan baru kali ini mengajukan anak magang di perusahaan NA Groub. Karena perusahaan itu sangat besar dan berkembang pesat membuat pihak kampus merasa seperti tak pantas, tapi kali ini kami ingin mencobanya. Dan kebetulan ini dapet jatah magang nak kia, jika nak kia tak berkenan dengan tempatnya, pihak kampus akan memindahkan tempat magang nak kia" jelas pak ketua kampus.


Azkia terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis.

__ADS_1


"Kenapa harus pindah? apa perusahaan NA Groub terdengar sangat mengerikan pak? " tanya Azkia.


"Bukan begitu nak.. maksud saya, perusahaan NA Groub itu sangat besar, kami sangat minder dengan hal itu. Terlebih lagi semua orang-orang pada penasaran dengan orang-orang yang bekerja di sana, mereka semua misterius menurut pandangan para pengusaha.Semua pengusaha sangat susah menemui sang presdir,jangankan sang presdir!! ingin menemui sang asisten saja susah.Presdir di perusahaan NA Groub tidak pernah tampil di hadapan publik semenjak perusahaan itu berdiri" cerita pak kepala kampus.


Aira dan Asna merasa terkejut dengan cerita pak kepala kampus itu.


"Apa sementakjubkan itu kah perusahaan itu pak? " tanya Azkia menaikkan satu alisnya.


"Ya nak.. siapa yang tak tau dengan perusahaan terkenal baik di luar maupun di dalam negri itu?! banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk mengajukan kerjasama pada perusahaan itu"


"Jadi, jika nak kia keberatan kami akan memindahkan tempat magang nak kia" kata pak kepala kampus.


"Gak pak.. kia akan mencoba magang di sana" kata Azkia mantab.


"Beneran nak? " tanya pak kepala kampus.


"Iya pak, kia yakin perusahaan itu pasti tak se spesial itu" yakin Azkia.


"Baiklah jika itu maumu, besok kamu di antar bu Sella ya" kata pak ketua kampus.


"Iya pak, apa masih ada hal lain yang ingin di bicarakan? " tanya Azkia.


"Tidak nak" katanya.


"Jika seperti itu kami permisi dulu ya pak, mari.. " pamit Azkia dan kedua sahabatnya beranjak dari kursi.


Azkia dan bu Sella kini berada di depan kantor Perusahaan NA Groub. NA Groub memiliki 30 lantai, gedung itu nampak menjulang tinggi begitu mencolok dari perusahaan lainnya.


Ketika memasuki perusahaan itu semua mata berpusat menatap Azkia yang mengekori bu Sella .Agaknya mereka terpesona dengan kecantikan natural milik Azkia.


"Permisi mas,apakah pak Rudi ada di ruangannya? " tanya bu Sella pada salah satu karyawan.


"Pak Rudi ada bu.. apa ibu sudah membuat janji? " kata karyawan itu.


"Sudah mas" kata bu Sella.


"Jika sudah, silahkan masuk bu" kata karyawan itu mempersilahkan masuk dengan sopan dan ramah.


Bu Sella berjalan masuk ke ruangan pak Rudi berada, Azkia mengekor. Dimana ruangan kepala HRD berada.


Tok.. tok.. tok..


"Silahkan masuk" kata seseorang dari dalam.


Bu Sella dan Azkia masuk ke ruangan itu.


"Permisi pak Rudi" kata bu Sella.


Pak Rudi nampak masih sibuk dengan pekerjaannya.

__ADS_1


"Oh bu sella, silahkan duduk terlebih dahulu bu" kata pak Rudi kemudian.


Bu Sella dan Azkia duduk di kursi depan pak Rudi.


"Apakah ini mahasiswi yang di maksud ibu? " tanya pak Rudi.


"Iya pak, saya ke sini bermaksud mengantarkan mahasiswi yang akan magang di kantor ini"


"Perkenalkan namanya Azkia pak, dia mahasiswi terbaik dari kampus kami. Silahkan cek data-data milik kia pak" kata bu Sella sambil menyerahkan sebuah map ke pak Rudi.


Pak Rudi menerimanya lalu membacanya.


"Hmm.. baiklah kalo begitu, mari saya antar kamu ke ruang kerjamu" kata pak Rudi pada Azkia.


Bu Sella dan Azkia melangkahkan kaki mereka keluar mengikuti langkah pak Rudi.


Mereka memasuki life untuk sampai ke lantai 10,dimana ruangan khusus untuk anak magang.


Mereka memasuki ruangan itu,lagi lagi semua mata tertuju pada sosok Azkia.


"Selamat siang semuanya, mohon maaf minta perhatiannya sebentar" kata pak Rudi pada orang-orang di sana.


"Perkenalkan ini namanya Azkia, dia mahasiswi dari kampus x yang akan magang di sini. Saya harap kalian bisa menerima kehadiran Azkia dan bisa membantu pekerjaannya yang tidak di mengerti selama dia magang di sini" jelas pak Rudi.


"Iya pak" kata mereka mengangguk mengerti.


"Untuk Azkia, di sana tempat mejamu bekerja.. semoga kamu bisa bekerjasama dengan perusahaan kami" kata pak Rudi menunjuk meja kosong.


"Iya pak, terimakasih" kata Azkia tersenyum tipis.


"Yaudah, silahkan kembali ke mejamu.. selamat bekerja! semoga betah,jangan sungkan-sungkan untuk bertanya jika ada hal yang tidak tau" kata pak Rudi lalu meninggalkan ruangan itu yang di ikuti bu Sella.


Azkia berjalan menuju meja kerjanya.


Di kantor Perusahaan BSB Company


Ceo sedang sibuk dengan pekerjaannya tiba-tiba pintu masuk ada yang mengetuk.


Tok.. tok.. tok..


"Masuk! " kata Ceo.


Masuklah seorang wanita yang cukup seksi jalan berlenggak-lenggok dengan pakaian roknya yang panjang dan cukup ketat dan terdapat belahan sampai atas lutut.


"Permisi pak key, saya ingin menyerahkan berkas-berkas yang harus di tanda tangani pak" kata sang sekertaris sambil mencari celah supaya memperlihatkan bagian-bagian tubuhnya, sekarang posisinya sedang membungkuk nampaknya ia sedang memperlihatkan gundukan kembar miliknya yang cukup berisi itu.


Ceo Key memelototkan matanya.


"Ekhemm, nona risma!! "

__ADS_1


__ADS_2