FITRAH CINTA

FITRAH CINTA
Perawan kebo


__ADS_3

"Aduh.. iya iya kia bangun nih, gak usah teriak-teriak deh grandpa" jawab Azkia sambil menutup telinganya.


"Lagian anak perawan kok kebo" celetuk grandpa.


"Ih grandpa apaan sih, kualat tau ngatain cucu sendiri kebo" kata Azkia.


"Eh? dapet ajaran sesat dari mana tuh. Masa grandpa kualat sama kamu? baru denger grandpa, yang ada tuh kamu kualat sama grandpa karena udah fitnah grandpa barusan" jawab grandpa.


"Ih grandpa kudet deh, ini tuh zaman now bukan zaman dulu. Pastinya selalu ada pembaharuan dong dari tahun ke tahun" Kata Azkia dengan sombongnya.


"Eitss.. kia tetep salah, udah kualat fitnah grandpa. Karena kebo itu artinya kebanyakan bobo bukan kebo hewan yang suka berkubang itu" jawab grandpa yang tak mau kalah dengan senyum mengejek.


"Iih grandpa" kata Azkia mengerucutkan bibirnya.


"Hahaha.... udah udah sekarang siap-siap gih, grandpa tunggu di bawah" kata grandpa.


"Okee, siap bos! " jawab Azkia sambil mengangkat tangannya seperti orang yang sedang hormat dengan bendera, membuat grandpa tersenyum dan geleng-geleng kepala atas tingkah cucunya itu.


.


.


.


.


.


Setelah bersiap-siap Azkia turun ke meja makan untuk sarapan bersama grandpa tercintanya. Mereka pun menikmati hidangan pagi hari itu dengan tenang, hanya ada suara dentingan sendok dan garpu yang terdengar.


"Grandpa berangkat dulu ya ki, udah kesiangan soalnya" kata grandpa sambil melirik arloji di pergelangan tangannya.

__ADS_1


"Lagian grandpa gimana sih, seharusnya seorang CEO itu dateng nya lebih awal memberi contoh yang baik untuk bawahannya" kata Azkia dengan santainya yang membuat kedua mata grandpa membulat sempurna.


"Tunggu...tunggu... apa tadi kamu bilang sayang? " tanya grandpa dengan menekan kalimat apa yang ia katakan.


"Itu grandpa gi... " jawab Azkia yang belum selesai terpotong oleh grandpa.


"Grandpa kesiangan juga gara-gara siapa,kia kan? di bangunin gak bangun-bangun. Dan ini di ajak ngobrol terus kapan berangkatnya? " dengus grandpa sambil menyodorkan tangannya.


"Hehehe.... iya juga ya? yaudah grandpa berangkat gih, hati-hati di jalan grandpa" jawab Azkia cengengesan sambil mencium punggung tangan grandpa.


"Dah.. Assalamu'alaikum" pamit grandpa sambil melambaikan tangannya.


"wa'alaikumsalam, dah grandpa" jawab Azkia sambil membalas lambaian grandpanya.


Azkia pun menghabiskan sarapannya,setelah itu ia pergi ke kampus.


. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .


Azkia yang baru tiba di kampus tak menemukan kedua sahabatnya pun memutuskan ke kantin.


"Hay juga kia" jawab keduanya hampir bersamaan sambil menyantap makanan yang sudah datang.


"Bu siti.. kia pesan air putih plus gula plus jeruk jangan lupa di blender dan satu lagi jangan lupa es nya dikit" kata Azkia dengan mengangkat tangannya memanggil bu siti sang penjaga kantin.


"Iya nak kia" jawab bu Siti tersenyum sambil menggeleng-geleng kan kepalanya.


"Yaelah kia, tinggal bilang pesan jus jeruk gitu aja susah amat" kata Aira.


"Suka-suka akulah, mulut-mulut aku juga" jawab Azkia.


"Ya iyalah mulut kamu, kalo mulut aku pasti udah jadi pusat perhatian" jawab Aira.Benar saja dulu Aira pesan minum seperti Azkia tapi langsung dapet pelototan dari para penghuni kantin, karena suara cempreng Aira yang saat itu teriak-teriak.

__ADS_1


"Hahaha... " tawa mereka bertiga pecah ketika mengingat kejadian itu.


"Oh ya btw kamu gak pesan makan ki? " tanya Asna pada Azkia.


"Nggak, aku udah sarapan tadi di rumah sama grandpa" jawab Azkia "Plus plus omelan juga" sambung Azkia.


"Loh kok bisa? " tanya keduanya penasaran.


"Iya. Jadi tadi pagi tuh aku bangun kesiangan karena jam 4 baru tidur, ya biasalah baca novel" jawab Azkia yang membuat kedua sahabatnya tepok jidat.


"Kamu tuh kebiasaan deh, pasti gak bisa ngatur waktu tapi waktu yang ngatur kamu! " kata Asna yang di angguki oleh Aira.


"Iya deh ustadzah kecilnya aku, lain kali gak di ulangi lagi, tapi gak janji" jawab Azkia cengengesan.


"Terserah padamu saja ki. Yaudah kuy, masuk kelas keburu terlambat" kata Aira.


"Okee, let's go" jawab Azkia dan Asna hampir bersamaan.


********


Setelah mata kuliah selesai ketiga sahabat itu pun menuju parkiran.


"Eh guys kita ngemall yuk, udah lama banget kita gak jalan-jalan bertiga" kata Aira.


"Boleh juga tuh" jawab Asna "Kamu gimana ki, bisa gak? " sambung Asna bertanya pada Azkia.


"Gak bisalah kita kan ada jadwal ngajar bela diri di panti" jawab Azkia.


"Iya juga ya? " kata Asna.


"Aduh.. kok bisa lupa gini sih" jawab Aira tepok jidat.

__ADS_1


"Gimana kalo besok aja? " saran Azkia.


"Sekarang ke panti dulu, nah besok jalan-jalannya, itupun kalo kalian mau" sambung Azkia pada kedua sahabatnya.


__ADS_2