FITRAH CINTA

FITRAH CINTA
Mantu idaman


__ADS_3

"Boleh kok" jawab dosen Harris yang merasa ingin di kerjain oleh mahasiswanya itu.


"Yess!! berapa pak? " tanya Aira kegirangan.


"Di catat ya!! kosong lapan satu lapan lapan empat" kata dosen Harris.


"Terus? "jawab Aira semangat sambil mencatat.


"Sisanya kapan-kapan kalo sempat" jawab dosen Harris sambil tersenyum yang diikuti gelak tawa dari teman-teman Aira. Sementara Aira sudah mengerucutkan bibirnya.


"Ih kok gitu sih pak? " tanya Aira masih mengerucutkan bibirnya karena teman-temannya tak henti-hentinya menertawakannya.


"Udah udah.. itukan gak nyangkut pembelajaran, dan satu lagi kalian panggil saya dosen harris saja ya" kata dosen harris Menghentikan gelak tawa mahasiswanya.


"Iya dosen harris" jawab mereka serentak.


"Baiklah saya absen dulu..


Aira Putri Wiratama " kata dosen Harris.


"Hadir.." jawab Aira.


"Jadi namanya aira"batin dosen harris.


"Asna Azzahra" lanjut dosen Harris.


"Hadir..." jawab Asna.


"Azkia Nara Alexander" lanjut dosen Harris.


"Hadir... " jawab Azkia,dan begitulah seterusnya.


"Bukankah itu cewek tadi pagi, ternyata di kelas ini, dan siapa tadi namanya? azkia nara alexander? ah iya itu namanya, cantik seperti orangnya. Astagfirullah... ampuni hamba mu ini ya allah yang telah memikirkan bukan mahram hamba" batin dosen harris.


Pembelajaran pun berjalan seperti hari-hari biasa.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Di waktu yang sama di waktu yang berbeda tepatnya di makam. Seorang pemuda bersama neneknya sedang mengunjungi makam kedua orang tuanya.


"Assalamu'alaikum mommy daddy... sekarang dion udah balik ke sini dengan menyandang gelar dokter terbaik masuk dalam 3 besar, dion berharap kalian bangga dengan apa yang sudah dion peroleh saat ini. Dion selalu menyelipkan doa untuk mommy dan daddy di setiap doa dion. Mommy dan daddy tau? anak gadis kalian sudah tumbuh menjadi gadis cantik dan ceria, mungkin dia juga sama dengan dion rindu sama mommy dan daddy.. " gumam Dion meneteskan air mata.


"Assalamu'alaikum putraku menantuku.. lihatlah putra kalian sekarang sudah jadi orang hebat, dia rajin sholat dan selalu mendoakan kalian. Dia membuktikan kegigihannya dengan pulang menyandang dokter terbaik masuk dalam 3 besar. Semoga kalian bangga atas apa yang sudah di capai putra kalian" gumam grandma yang sudah tak kuasa membendung air matanya.


"Udah yuk sayang kita pulang, ntar ke sorean lagi" kata grandma yang di angguki dion.

__ADS_1


"Kita pulang ya mom.. dad.. wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh " gumam Dion. Setelah itu dion dan grandma berjalan menuju mobil.


"Ayo pak jalan" kata grandma.


"Baik nyonya" jawab pak Udin sang sopir pribadi yang di utus oleh grandpa untuk menjemput grandma dan grandpa. Sebenarnya mereka di tawari pulang menggunakan pesawat pribadi, namun dion menolaknya. Karena grandpa tak bisa jemput, ia sedang meeting dengan klien.


.


.


.


.


.


.


Setelah jam kuliah selesai sahabat 3a itu pun mengunjungi cafe.


Di parkiran ASRA CAFFE


"Guys gimana kalo kita jalan ke mall sama pacar kita" tanya Aira sambil turun dari mobil.


"Boleh juga" jawab Asna "gimana ki? " sambung Asna.


"Wah.. udah lama gak jumpa makin keren aja" kata Azkia sambil mengelus mogenya.


"Iya makin cakep ih" kompak Asna dan Aira menghampiri moge kesayangan mereka.


**Brum.... Brum... Brum...


Worr... Worr... Worr**...


(kira-kira gitu ya suara mogenya?)


Mereka pun menginjak pedal gasnya membelah keramaian ibu kota menuju mall. Eits.. tapi mereka tak lupa memakai masker, jaket, plus topi ya, karena mereka tak ingin identitas mereka di ketahui banyak orang. Apalagi mereka terkenal di kampus, bisa-bisa besok ketika berangkat heboh tuh kampus.


Sesampainya di depan mall banyak pengunjung yang bersorak-sorai dan menatap dengan tatapan kagum.


"OMG... jiwa misqueen(miskin) gue meronta-ronta guys"


"Mogenya bukan kaleng-kaleng guys"


"Pengendaranya ciwi ciwi guys"

__ADS_1


"Ah mantu idaman kali"


yah begitulah kira-kira sorak orang-orang dan masih banyak lagi. Apalagi mereka memasuki mall dengan langkah sejajar tentu jadi pusat perhatian bak bidadari turun dari moge.


"Kok mereka ngelihatin kita sampai segitunya ya? seolah-olah kita tebar pesona gitu" kata Asna yang merasa tak nyaman jadi pusat perhatian.


"Udahlah emang kitanya aja yang cantik plus kece badai" kata Aira dengan nada centilnya.


"Dih, pede boross!! " kata Azkia "udahlah as biarin aja" sambung Azkia yang bodoh amat dengan tatapan takjub dari orang-orang sekitar.


"Eh guys kalian lihat gih, ini bajunya cantik banget ya? " kata Azkia sambil menunjuk sebuah gamis.


"Itu namanya gamis ki" jawab Asna.


"Emang kamu mau beli itu? " tanya Aira heran, tumben-tumbenan sahabatnya yang satu ini muji-muji pakaian tertutup.


"Kayaknya iya deh, aku pengen banget. Kek merasa adem aja gitu lihatin nya. Apalagi kalo di pakai, uhh pasti cantik banget deh aku" kata Azkia.


"Kamu gak salah pilih ki? " tanya Asna terheran-heran, azkia pun geleng-geleng.


"Kalo aku sih lebih tertarik ke jilbab itu, kayaknya aku cantik juga kalo pakai jilbab" kata Aira sambil menunjuk salah satu jilbab.


"Iya aku juga tertarik sama jilbab, gimana kalo sekali-kali kita beli busana tertutup? " tanya Asna.


"Ya hitung-hitung nyicil tobat gitu" sambung Asna yang membuat mereka tertawa.


"Oke fik kali ini beli busana tertutup ya? " tanya Azkia yang di angguki kedua sahabatnya. Merekapun pergi menuju kasir, setelah itu bergegas balik menuju cafe untuk mengembalikan moge mereka ke tempat pengungsianπŸ˜†.


*****


Di kediaman Dirgantara


"Assalamu'alaikum bi" teriak Azkia memasuki rumah.


"Wa'alaikumsalam.... anak perawan kok masuk rumah teriak-teriak kayak di hutan ki" jawab grandma.


"Loh kok grandma ada di sini? " tanya Azkia terkejut sambil mencium punggung tangan grandma nya.


"SURPRISE.... kakak pulang" kata Dion mengejutkan, yang baru turun dari tangga sambil merentangkan kedua tangannya.


"Kakakk... kok gak bilang-bilang sih kalo mau pulang? " tanya Azkia berlari memeluk kakaknya.


"Kan kejutan dek" kata Dion.


"Uluh-uluh jadi yang di kangenin kakak aja nih? grandma enggak? " tanya grandma yang pura-pura merajuk.

__ADS_1


Happy reading readers tercinta✨✨


don't forget to likes, comments, vote😍😍


__ADS_2