
"Kakak ngapain sih bawa kia ke sini? " tanya Azkia.
"Kakak mau bicara sama adek" jawab Dion.
"Iya, tapi mau bicara apa kak? " tanya Azkia dengan tidak sabaran.
"Pokoknya adek janji ya sama kakak, adek harus jaga kesehatan adek, adek juga harus jagain grandpa selama kakak dan grandma ke luar negri" pinta Dion dengan lembutnya.
"Jadi kakak beneran mau ninggalin adek? Terus kalo ada yang nakal sama adek siapa yang mau jaga adek? Terus yang main sama adek siapa? Kakak jahattt!! Kakak udah gak sayang lagi sama adek" kata Azkia dengan mata berkaca-kaca.
"Buka gitu dek, kakak sayang kok sama adek. Kakak keluar negri kan buat belajar, kakak juga pengen jadi kebanggaan grandpa dan grandma... apa adek gak mau jadi kebanggan grandpa dan grandma? pasti adek mau kan. Gini aja deh, besok kalo adek udah besar kakak ajak ke luar negri naik pesawat? gimana mau? " kata Dion.
"Beneran kak? " tanya Azkia dengan mata yang terbinar.
"E'hmm" jawab Dion sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Yeayyhhh...... yeayyhhhh... naik pesawat, mau.. mau.. kak" jawab Azkia dengan girangnya.
"Okey, sekarang kita tidur dulu yuk dek" ajak Dion.
"Hayukk" jawab Azkia sambil menggandeng telapak tangan sang kakak menuju kamar.
.
.
.
.
.
"Eh kak gimana kalo malam ini kita tidur bareng? " tanya Azkia semangat.
__ADS_1
"Ide Bagus itu dek, kita kan mau pisah lama ya? " jawab Dion menyetujui.
"Tapi tidurnya di kamar kakak aja ya" tanta Azkia lagi.
"Gak masalah, okey let's go!! " jawab Dion sambil membawa sang adek menuju tempat tidur.
"Sekarang adek tidur ya, supaya besok gak kesiangan bangunnya" kata Dion sambil mencium kening adeknya.
"Peyukkk" pinta Azkia dengan manjanya.
"Adek siapa sih manja banget.. sini! " kata Dion mencolek hidung adeknya.
"Uhh.. nyaman banget sih kak pelukannya" kata Azkia mempererat pelukannya.
"Iya dong.. siapa dulu" jawab Dion dengan sombongnya.
" ih kakak.. pede boros deh" kata Azkia menggelitik pinggang kakaknya.
"Hmm" jawab Azkia sambil memejamkan matanya dan kembali memeluk kakaknya.Mereka pun terlelap hingga pagi hari.
Pagi hari yang sangat cerah menjadi saksi keromantisan sepasang grandpa dan grandma itu.
"Pagi ma" sapa grandpa memeluk grandma dari belakang.
"Ih mas ngagetin aja deh" kata grandma yang sedang menata makanan di meja makan.
"Hehehe... loh anak-anak mana? " tanya grandpa sambil duduk di kursi.
"Mungkin belum pada bangun mas" jawab grandma.
"Bangunin gih ma, nanti keburu siang lagi! " kata grandpa.
"Iya bentar. Ini juga mau bangunin kok" jawab grandma.
__ADS_1
Sedangkan di dalam kamar dua bocah yang masih tertidur pulas dengan zona nyamannya tak terusik sedikitpun. Mereka sedang menikmati bunga tidur yang membawa mereka ke dunia haluan yang sangat nyaman.
ceklekk
"Oh cute nya" kata grandma sambil mengambil gambar mereka berdua.
" Sayang bangun yuk udah pagi nih" sambung grandma.
"Emzz" jawab keduanya menggeliat "Iya bentar ya ma, kita siap-siap dulu" sambung Dion yang di angguki sang adek.
"Yaudah gih, grandma tunggu di bawah sama grandpa ya? " kata grandma yang di angguki keduanya.
Setelahnya bersih-bersih mereka pun turun menikmati sarapan pagi dan melanjutkan grandma sama Dion ke bandara internasional soekarno-hatta.
15 tahun kemudian
Mentari pagi mulai menjalankan tugasnya menyinari dunia. Di dalam sebuah kamar seorang gadis cantik yang masih terlelap dan hanyut dalam mimpinya tak terusik sedikit pun.
srekkss
Suara gorden terbuka saat seorang kakek yg belum pudar ketampanannya itu menarik bagian sisi gorden, hingga cahaya matahari pun menerobos jendela kamar itu.
"Uuhhh.. grandpa jangan di buka dong gordennya, silau ih" kata gadis cantik yang terusik tidurnya karena ulah sang grandpa sambil menarik selimut hingga menutupi kepalanya.
"Dasar gadis nakal, kalo udah tau silau kenapa gak bangun? " kata grandpa "Dan ini, kenapa malah tarik selimut lagi? " sambung grandpa sambil menyeret selimut Azkia.
"Ih grandpa rese deh kia kan masih ngantuk, baru juga tidur sebentar" jawab Azkia yang masih enggan membuka matanya.
"Makanya kalo baca novel itu tau waktu dong, jangan ngelantur.Coba grandpa tanya kia sampai jam berapa ? sampai-sampai jam segini masih ngantuk, hmm? " omel grandpa yang sudah seperti ibu-ibu komplek.
"Jam 4 pagi pa" jawab Azkia dengan santainya.
"APA JAM 4 PAGI!! bener-bener ya, pokoknya grandpa gak mau tau sekarang kia harus bangun berangkat kuliah" teriak grandpa dengan suara yang sudah naik 1 oktaf.
__ADS_1