Fountain- Satu Hati Dua Jiwa

Fountain- Satu Hati Dua Jiwa
Piring


__ADS_3

Hai hai Gengs ini novel pertama aku. Dengan mengusung Genre dewasa 21+++


Mohon vote, Rate, like and komennya nya ya readers....💖💖💖


"Apa yang sedang Karin lakukan?"


Ia duduk di ruang makan, ia melirik arloji mahal hadiah mertuanya. Sudah hampir jam 7 , apa yang sedang Karin kerjakan. Dengan kesal Tuan Alfa Blake mengoleskan selai ke roti nya.


Tangannya tiba tiba berhenti , istrinya yang rumit selalu pandai membuat masalah dengan dirinya, dengan semua orang. Tapi hari ini Karin tampak berbeda. Alfa menggelengkan kepalanya, mungkin hanya perasaannya saja tadi Karin tersenyum padanya.


Rumah besar itu kosong, mereka memiliki asisten rumah tangga, tapi ART itu hanya datang setelah mereka pergi bekerja. Nyonya Karin Blake istri tuan alfa sangat terkenal pendendam, kejadian 5 tahun lalu adalah buktinya.


Pada tahun pertama mereka menikah setelah Karen lahir . Karin sudah memecat 16 orang ART sekaligus . Sifat Karin yang sangat "rumit" membuat Alfa sering kehilangan akal menghadapi istrinya. Biasanya ia langsung menyerahkan Karin pada Rangga.


Ponsel Alfa berbunyi, ia menggeser tombol penerima panggilan


"Pagi ayah, sudah dikantor?" suara anak perempuannya Karen, ia menelpon dari asramanya.


"Pagi sayang, Ayah masih dirumah, masih tunggu Mama mu turun. Dari tadi Ayah tunggu belum turun."


"Mungkin belum bangun," sahut Karen pendek.


Alfa sadar membicarakan ibunya akan merusak suasana hati anaknya. "Ayah akan mampir ke asrama , Karen mau titip apa?" Alfa mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Cheese Cake" seru Karen. Alfa tertawa karena anaknya menjawab dengan sangat cepat tanpan pikir panjang. Ia dapat membayangkan senyum di wajah anaknya hanya dari suara nya.


"Baiklah, Ayah akan bawakan Cheese Cake, ada lagi?"


"Tidak ayah, itu saja. Ayah bell sudah berbunyi Karen masuk kelas dlu ya. Sayang Ayah." Karen menyudahi panggilan.


"Sayang Karen " Alfa membalas.


Hatinya hangat , di pagi yang dingin ini mendengar suara putrinya membuat hati nya terasa sangat hangat. Putrinya adalah api kecil di tengah musim dingin yang sangat panjang selama 12 tahun pernikan nya dengan Karin Sulaiman.

__ADS_1


🖤🖤🖤1st


"Oke , aku Karin Blake. Putri satu-satunya dari Ahmad Sulaiman. Aku bekerja di Sulaiman Enterprise (SE), Perusahaan yang bergerak di bidang pabrikasi dan permesinan. Aku mempunyai anak bernama Karen Olivia Blake , usianya 12 tahun, usia ku 32 tahun. suami ku Alfa Blake usianya 35 tahun".


Nina merapalkan informasi yang di dapatkannya dari mesin pencari yang ia lihat di kamar tadi secara singkat.


Nina mendengar suara Alfa bercakap ditelpon, dari isi pembicaraanny Nina menebak Alfa sedang bicara dengan Karen putri mereka, ralat putri Alfa dan Karin, batin Nina.


Pelan Nina menuruni tangga, ia menggunakan pakaian kerja tersopan menurutnya. Hanya pakaian yang nina ini yang mengenakan celana panjang selebihnya adalah dress dan rok. Karin sepertinya wanita yang sangat feminim pikir Nina.


Dengan prihatin Nina melepas sepatu Karin ketika menuruni tangga, ia meneteng dan memakainya kembali saat tiba di bawah tangga.


Dengan kaku Nina memakai sepatu dan melangkah mendekati meja makan, semua langkah Nina detail di rekam oleh alfa, tapi ia hanya diam menghabiskan sarapan nya.


"Selamat pagi Tuan, anda mau kopi?" Ia mencoba mencairkan suasana.


Semakin Alfa menatap nya heran, dan menggeleng.


Oke, dia tidak mau kopi, aku juga tidak tau di mana tempat kopi di rumah ini berada.


Tidak, itu tidak ada di informasi yang ku baca tadi. Aku mesti jawab apa, nina panik.


Alfa masih memandangnya , meminta jawaban.


"'Ehhmm nanti saja ". Uhhh suara serak ini masih asing ditelingaku geram Nina dalam hati.


Alfa Blake hanya mengangguk.


Kalau diperhatikan tadi pria ini sangat hangat pada anaknya, tapi kenapa pada istrinya sangat dingin. Apakah dia pria yang sama dengan yang tadi kundengar tertawa di telpon. Nina duduk berseberangan dengan Alfa, menunggu Alfa sarapan.


Selesai sarapan Alfa mengambil kunci dan tas nya bersiap untuk berangkat.


Nina beranjak dan membawa piring bekas sarapan Alfa ke bak cuci piring.

__ADS_1


"Apa yang sedang kamu lakukan." Gelegar suara Alfa.


Nina terkejut , piring tersebut tergelincir dari tanganya jatuh pecah berkeping keping.


Nina setengah takut dan gemetar ingin berlutut untuk mengumpulkan pecahan piring yang berhamburan. Belum sempat ia mengumpulkan pecahan piring, Alfa sudah mencengkram tanganya .


"Permainan apalagi yang sedang kau mainkan karin". rahang Alfa mengeras.


"Sa... ssaaa ya... mau cuci piring Tuan" Nina menjawab gemetar.


Masih mencengkram tangannya, Alfa mengamati wajah nya, Nina merasa wajahnya semakin pucat, kaki terasa lemas.


Setelah lama memandang Nina, Alfa memutuskan "Sepertinya kau kurang sehat, kau mau beristirahat dirumah." .


"Tttiiidak, saya sehat Tuan.. Saya baik baik saja." Nina berusaha menormalkan kembali tubuhnya yang gemetar. Sayang kaki nya masih lemas.


Ketika alfa melepaskan cengkramanya, Nina hampir roboh, tapi dengan sigap Alfa menangkap tubuhnya, Alfa memeluk pinggang Nina, berusaha menahan tubuhnya agar tidak terjatuh.


"Karin, kamu betulan tidak apa apa,"sorot mata Alfa kuatir.


Dalam jarak sedekat ini dengan wajah alfa, dirinya bisa mencium aroma aftershave yang Alfa gunakan. Sejenak kemudian indra penciuman Nina menemukan aroma parfum alfa yang juga ia baui saat tadi pagi alfa masuk ke kamar ganti. Aroma gentle perpaduan khas musk dan woody. Aroma ini membuat kesadaran Nina melayang. Matanya terpejam sejenak.


"Karin... Karin... are you okay...? Karinn... Suara Alfa menyadarkan Nina.


Ia berusaha meraih kembali kesadaranya, ia berusa berdiri di kaki nya sendiri, meskipun masih berpegang pada Alfa.


"Saya baik " suara serak Karin makin serak saat keluar dari tenggorokan Nina saat ini.


"Kau yakin bisa kekantor dalam keadan seperti ini?" Nina bisa merasakan kekawatiran dalam suara Alfa.


"Bisa" Jawab Nina semantap mungkin.


Walaupun Dirinya tidak tau apa yang menanti nya di Sulaiman Building hari ini...

__ADS_1


mohon tinggalkan komen, komen kamu sangat berarti buat aku lhooo ,🤗🤗🤗


Sekali lagi readers ini konten dewasa, bagi yang berumur di bawah 21 tahun mohon pengertiannya.... ❤️❤️❤️🤗🤗🤗


__ADS_2