Gadis Arogan Menjadi Ibu Sambung

Gadis Arogan Menjadi Ibu Sambung
33.es krim Boba viral


__ADS_3

"Ckkkk" Seorang anak kecil berdecak malas.


"ada apa ?" Tanya seorang pria dewasa.


"kenapa antrian nya panjang sekali" anak kecil itu mulai mengeluh.


"Namanya juga baru buka, pasti ramai lahh" jelas Asisten Bram yang jengah karna terus menerus mendengar eluhan dari bos kecil nya.


dua pria berbeda generasi itu adalah asisten Bram dan Raffa, yang sedang mengantri bagian paling akhir dari sekian banyak nya manusia.


"ini semua karna tante gila itu, kalau saja dia memberi ijin untuk Mami masuk ke dalam, kita tidak akan terlambat" Raffa kembali kesal mengingat drama dengan resepsionis sebelum nya.


"Sudahlah.Kita tunggu saja, Om Bram akan menyelesaikan perkara Tante gila yang kau maksud itu."


Asisten Bram berucap dengan menatap kearah anak kecil itu.Mereka berdua saling menatap dengan seringaian yang penuh arti, seperti sedang merencanakan sesuatu.


singkat cerita


satu hari sebelum Revan dan Adya menikah, Bram berjanji akan mentraktir es krim viral pada Raffa agar anak kecil itu memberikan restu pada papa nya untuk menikah kembali. pada usia yang masih dini, Raffa belum mengerti arti dari menikah yang sesungguhnya,tetapi ia tetap menentang dengan keras jika ada anggota baru di mansion nya.Hingga Asisten Bram muncul ide dengan iklan yang ia lihat sebelum nya pada iklan sosial media.

__ADS_1


namun lain dengan penolakan nya saat itu, setelah bertemu dengan Adya, Raffa langsung merasa nyaman dan menyetujui segalanya, namun tetap saja ia mengingat tentang janji asisten Bram padanya,


dan disini lah kedua nya berada.Kedai es krim Boba viral yang membuka cabang baru di kota nya.


"silahkan adik dan tuan.Hari ini kami menyediakan promo diskon 50%" Sapa ramah seorang wanita yang bekerja sebagai kasir.


setelah 30 menit mengantri, akhirnya tiba pada antrian terakhir yaitu Raffa


"tidak perlu diskon kak.Kalau bisa minta lah dua kali lipat dengan harga asli karna om Bram ini selalu banyak uang" celetuk Raffa


"heyy.Jangan sampai asisten papa mu ini menjadi bangkrut karna membayar es krim ya" balas Asisten Bram sedikit sewot.


pelayan kasir itu tertawa renyah mendengar perdebatan kecil antara pria dewasa dan anak kecil yang menggemaskan.


dalam sekali pandangan, asisten Bram melongo seketika.Ia sedikit terpana dengan aura yang dipancarkan oleh wanita itu.Sangat manis


"ayo kabur kak.Jangan sampai mau dengan om Bramm" Raffa pun bersorak semangat


"baiklah.Kakak akan buatkan sesuatu yang spesial untuk pria tampan yang menggemaskan ini." sahut pelayan kasir lagi.

__ADS_1


"untuk ku ?" terka Asisten Bram.


"heyy tentu saja untukku.Apa om tidak mendengar jika kakak ini menyebutkan pria tampan menggemaskan.Om Bram ini sudah tua, tidak menggemaskan pula." Raffa berceletuk dengan gembira nya karna berhasil menjahili asisten papa nya tersebut.


Inilah sifat asli dari seorang Raffa Putra Mahanta, selalu jahil dan membuat orang lain merasa kesal.


hal ini juga menjadi salah satu alasan dari Nyonya Ayu untuk angkat tangan saat mengurus nya, karna beliau sudah tua dan merasa bahwa fisiknya sudah


tidak sanggup lagi.


"Tiga es krim Boba spesial untuk anak tampan" Pelayan kasir itu menyerahkan pesanan nya kepada Asisten Bram.


"Berapa total nya ?" Tanya Asisten Bram dengan mata yang tidak berkedip sama sekali


"karna promo, total nya menjadi seratus ribu saja Tuan" Jelas pelayan sopan.


Asisten Bram dengan segera meraih dompet yang berada di saku nya, namun saat membuka nya ia langsung membelalakkan mata nya.


"jangan berkata jika....

__ADS_1


__ADS_2