
“Kenapa diam Alexa? Apakah Al menyakiti kamu nak? Katakan pada mama!” kata mama.
Al yang mendengar pertanyaan dari mama, semakin menghimpit tubuh Aletta hingga tak ada jarak di antara mereka.
“Ti-tidak ma,” jawab Aletta terbata bata.
“Mama dengarkan! Tidak mungkin Al menyakiti Alexa ma,” ucap Al.
“Apakah ada yang mau di tanya lagi ma? Jika tidak... Kami ingin pergi ke kamar ma, Alexa pasti sangat lelah dan ingin membersihkan dirinya ma,” sambung Al.
“Benarkan begitu Alexa,” Al menoleh ke arah Aletta.
“Iya ma.” Aletta melepaskan tangan Al yang merangkul bahu nya dan menggeser tubuh nya sedikit agar berjarak dari Al.
“Alexa sangat lelah ma, boleh kah Alexa pergi ke kamar sekarang ma.” Pamit Alexa.
“Emm, boleh nak, sebelum tidur kamu makan malam terlebih dahulu ya,” kata mama penuh perhatiaan pada Alexa.
Aletta mengangguk, lalu mengayunkan langkah kaki nya dan di ikuti oleh Al dari belakang.
***
__ADS_1
Saat berada di kamar, Aletta langsung meletakan tas nya di dalam lemari, lalu mengambil handuk untuk membersihkan diri.
Aletta berjalan menuju kamar mandi, tiba tiba tangan Aletta di tarik oleh Al, lalu Al menyandarkan tubuh Aletta pada dinding.
Jarak wajah mereka saat ini sangat dekat, deru nafas mereka terasa satu sama lain.
“Ka-kau kenapa menarik ku, lepas!” ucap Aletta.
“Kau belum menjawab pertanyaan ku, kau dari mana saja Alexa,” kata Al.
“Bukan urusan mu!” ketus Aletta.
Rahang Al mengeras, mata nya memancarkan kemurkaan, urat urat di leher Al menegang mendengar jawaban yang keluar dari mulut Aletta yang tidak mengenakan hati nya.
Sesaat nyali Aletta menciut karna mendengar teriakan dan sorot mata Al yang sangat tajam seakan ingin menghabiskan musuh di depan nya.
“Kau selalu mengatakan aku wanita murahan dan menghina ku, kau meminta penjelasan tetapi kau lebih dahulu menghakimi ku,” ucap Aletta menahan sesak di dada nya.
Mata Aletta berembun, dirinya ingin menangis sekuat kuat nya, dirinya ingin menjerit sekuat kuat nya untuk mengeluarkan sesak di dadanya.
Sakit? Itu lah yang dirasakan Aletta, hatinya sakit bagai di hujam sembilu yang sangat tajam.
__ADS_1
“Aku tidak menghakimi mu, tetapi aku tau siapa diri mu, ternyata sifat jalang dan murahan tidak bisa hilang dari dirimu Alexa.” Hina Al.
Kesabaran Aletta kian habis, Aletta mendorong tubuh Al dengan sangat kuat hingga Aletta terlepas dari kungkungan Al.
Pppplllaaaakkkkkk.....
Suara renyah tamparan terdengar di kamar itu, entah keberanian dari mana Aletta bisa menampar pipi Al.
Al memegang pipinya, lalu mengangkat kepala nya menatap Aletta yang seakan ingin membunuh.
“BERANI SEKALI KAU MENAMPAR KU!” Al meremas jari jemari jemari.
“Ternyata aku terlalu baik pada mu, hingga kau bersikap kurang ajar padaku, Alexa!” Geram Al.
Al menarik tangan Aletta lalu memegang pipi Aletta dengan jari jemari nya, Aletta merasakan pipi nya sangat sakit dan perih karna perbuatan Al.
Aletta berontak, berusaha untuk melepaskan dirinya dari Al, bibir Al langsung mendarat pada bibir raum Aletta.
Al mengecup bibir Aletta dengan kasar, Aletta memukul mukul bidang dada Al, agar Al bisa melepaskan kecupan nya pada bibirnya.
🌹Mana nih LIKE, KOMEN, VOTE DAN HADIAH NYA, Hehehehe Agar AUTHOR SEMANGAT BUAT UP LAGI.
__ADS_1
🌹YANG HADIR TINGGALKAN JEJAK DONG!!!
🌹Jangan lupa baca novel pertama Author yang berjudul "ISTRI PENGGANTI"