
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
“Ikut aku.” Al menarik tangan Aletta.
“Kau ingin bawa aku kemana?” Protes Aletta.
Tetapi Al hanya diam, dirinya tidak menggubris ucapan Aletta. Sementara Aletta terlihat sedikit kesusahan mengikuti langkah Al, karna saat ini Aletta memakai rok yang super ketat.
“Bisa pelan dikit gak? Kau tidak lihat. Aku sangat susah berjalan karna memakai rok seperti ini, dasar.... tidak berperasaan!” Omel Aletta.
Langkah kaki Al terhenti, dirinya berbalik ke arah Aletta. “Hhhuuussstttt.” Jari telunjuk Al menempel pada bibir Aletta.
Tanpa aba aba Al langsung menggendong tubuh ramping Aletta. “Aaaaaaaaa,” teriak Aletta kaget karna perlakuan Al.
“Apa apaan ini, kenapa kamu menggendong ku? Lepas....” kata Aletta menggoyangkan kaki nya.
“Cccuuupppp.” Al menempelkan bibir kenyal nya pada bibir Aletta.
Aletta terdiam, mata nya terbelalak, tubuh nya menenggang, detak jantung nya tak beraturan.
Ada apa dengan perasaan nya saat ini? Kenapa Aletta tak berontak oleh perlakuan Al? Kenapa Aletta seperti menikmati sentuhan kenyal di bibir nya. Ada apa dengan perasaan nya sekarang?
“Jangan terlalu berisik. Bukankah, kau mengatakan. Jika kau susah berjalan karna pakaian mu,” ucap Al saat bibirnya terlepas dari bibir Aletta.
“Jadi, biarkan aku yang menggendong mu,” sambung Al.
‘Apa? Dia menggendong ku, semua dia lakukan karna dirinya tau aku kesusahan berjalan cepat, ternyata... dia pengertian juga pada diri ku,’ kata Aletta dalam hati, seketika hati Aletta menghangat karna ucapan yang keluar dari bibir Al.
__ADS_1
“Kau jangan percaya diri dulu, aku menggendong mu untuk memudahkan diri ku membawa mu, karna kau tau sendiri, jika aku tak ingin membuang buang waktu,” lanjut Al.
‘Hhhuuuffftttt.’ Aletta membuang nafas nya dengan kasar.
‘Ternyata, ada maksud terselebung dari diri nya, tetapi... Kemana dia ingin membawa ku?’ Seketika suasana hati Aletta berubah.
Ada rasa kecewa saat ucapan yang di lanjutkan oleh Al, kenapa dirinya harus kecewa? Bukankah dirinya bukan siapa siapa untuk Al.
“Kenapa wajah mu menekuk seperti itu? Apakah kau kecewa dengan__”
“Dengan apa?” Aletta memotong ucapan Al.
“Dengan ci*man kita tadi, apakah kau kecewa karna terlalu cepat? Tenang, kau tidak perlu kecewa, kita akan melanjutkan nanti malam,” ucap Al dengan senyum smirk sambil melangkahkan kakinya.
“Ccciihhh, terlalu percaya diri,” decih Aletta.
“Aku yang terlalu percaya diri, atau kau tidak mengakui nya, kau terlihat sangat menikmati ci*man tadi,” balas Al dengan terus berjalan dan menggendong Aletta.
“Terserah mu, aku malas berdebat dengan mu, yang jelas. Aku tidak menikmati apapun itu bersama mu,” kata Aletta membuang wajah nya.
Dirinya tidak ingin menatap wajah Al dengan lama. Semakin hari, Aletta semakin merasakan ada yang aneh dengan perasaan sendiri nya, dirinya tidak tau apa yang dirasakan saat ini, sangat sulit untuk di tafsir kan sendiri.
Sementara itu, ada mata elang yang terlihat memerah mengamati kejadian antara Al dan Aletta.
***
Al menurunkan Aletta saat sudah tiba di studio foto yang berada dekat pada salah satu area aula tempat Aletta wisuda.
“Menantu mama, selamat atas wisuda nya sayang, maaf mama telat datang, kenapa kami tidak mengabari mama,” ucap Mama Al dengan tiba tiba langsung memeluk Aletta dan mencium pipi Aletta kanan dan kiri.
__ADS_1
“Ma mama, mama kenapa bisa hadir di sini,” kata Aletta terbata bata.
Aletta sangat kaget, kenapa mama Al bisa hadir di sini. Karna, Aletta tidak memberitahukan pada mama tentang hari wisuda nya.
“Kenapa? Apakah kamu tidak senang mama datang nak,” lirih Mama Al.
“Mama jangan mengatakan hal itu, sungguh aku sangat senang mama hadir, terimakasih ma,” ucap Aletta memeluk Mama Al.
“Selamat wisuda, kenapa kamu tidak memberitahu kami jika hari ini kamu wisuda?” tanya Papa Al.
Ternyata Papa Al juga hadir, sungguh... Ini semua bagai mimpi bagi Aletta.
“Terimakasih pa, maaf pa,” kata Aletta menunduk.
“Tidak apa apa, lain kali, kamu harus mengatakan jika ada acara penting seperti ini, agar kamu tidak sendirian, kami akan luangkan waktu kami untuk mu.” Papa Al menepuk lembut bahu Aletta.
Mata Aletta beralih pada suara langkah kaki yang mendekati nya, Aletta sangat kaget melihat sosok yang semakin dekat dirinya, tubuh nya bergetar, saat melihat Mama nya juga hadir di hari ini.
“Mama,” kata Aletta dalam hati.
Air mata Aletta kian mengalir semakin deras, Aletta berlari mendekati Mama dan langsung memeluk nya dengan erat sangat erat.
“Aletta pikir, Mama tidak hadir, terimakasih sudah hadir ma,” ucap Aletta dengan suara tersedu sedu.
“Mama pasti hadir, selamat wisuda nak, maafin mama yang telat hadir, mama sangat bangga sama kamu,” kata Mama dengan meneteskan air mata.
Hati Aletta seakan terobati karna kehadiran orang orang terkasih, tetapi bagaimana mama bisa hadir di sini? Dan bagaimana Al dan orang tua Al juga ikut hadir sini.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
__ADS_1
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...