
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
Pelukan Aletta dan Papa terlepas, saat pintu ruangan Aletta terbuka lagi. Semua tercengang saat melihat sosok yang masuk ke dalam ruangan itu.
Mereka kaget, karna Papa dan Mama Al masuk ke ruangan Aletta dengan mendorong kursi roda Alexa. Benar.... Hari ini adalah hari yang sangat mengharukan bagi keluarga Darmawan.
Mama dan Papa Al mengetahui ruangan Aletta dari Al. Karna, sebelumnya Mama dan Papa ingin menemui Alexa dan keluarga nya, Al menginformasikan jika Aletta pingsan dan di rawat untuk beberapa waktu di rumah sakit.
Kursi roda Alexa terhenti. Mata Alexa menatap wanita dan pria paruh baya di hadapan. Untuk pertama kalinya Alexa menatap kedua orang tua kandungnya di hadapan nya.
Mama Alexa melihat kalung yang melingkar di leher nya. Kalung yang di berikan dirinya kepada anak nya saat terpisah 22 tahun lalu.
Seketika Tubuh Mama bergetar, tubuh nya kaku seakan tak bisa bergerak.
“Anak ku,” gumam Mama dengan tubuh bergetar.
Selangkah demi selangkah Mama berjalan mendekati Alexa.
Tangan Mama terulur menyentuh pipi Alexa. Bening kristal membasahi pipi Mama. Dirinya tidak menyangka jika anak yang dulu di tinggalnya masih bayi dan sekarang sudah tumbuh menjadi gadis dewasa.
__ADS_1
Tanpa aba aba, Mama langsung memeluk tubuh Alexa. Memeluknya dengan erat, rasa bersalah kini merasuki diri Mama. Anak ini tumbuh dewasa tanpa peran diri nya.
Sementara Alexa masih diam terpaku, dirinya sangat bahagia. Akhirnya pelukan hangat ini dapat dirinya rasakan setelah sekian.
“Pelukan ini yang aku inginkan. Pelukan ini yang aku impikan dan akhirnya... sekarang... aku bisa merasakan pelukan ini,” kata Alexa dalam hati, tanpa dirinya sadari bening kristal ikut mengalir membasahi pipi mulus nya saat ini.
“Maafin mama nak. Maafin mama sayang. Maafin mama karna... mama... mama... mama sudah sangat jahat terhadap diri mu.” Tangis Mama, memeluk tubuh Alexa.
“Tolong nak. Jangan pernah membenci mama dan papa. Kami sangat menyayangi mu. kami sangat merindukan mu. Kami__”
Ucapan Mama terhenti saat tiba tiba Alexa melepaskan pelukan mama dengan paksa.
Semua terdiam mendengar teriakan Aletta. Mama Al berusaha menenangkan Alexa.
“Siapa yang bilang kami tidak menyayangi mu nak. Kami sangat menyayangi mu. Kami juga sangat merindukan mu, to__”
Ucapan Mama di potong oleh Alexa.
“Tidak!!!!! Tidak!!!! Semua itu bohong!!!! Semua itu hanya omong kosong!!! Kalian tidak mencintai ku. Kalian membenci ku. Kalian membuang ku. Kalian jahattt!!!!! Sangat jahat!!!!!”
Hiks hiks hiks hiks Tangis Alexa, dirinya menutup wajah dengan kelima jarinya.
__ADS_1
Mama Al mengelus lembut bahu Alexa. Berusaha untuk menenangkan Alexa.
Mungkin saat ini Alexa hanya kaget. Luka lama di masa kecil belum sembuh dengan benar.
Papa mendorong kursi roda nya mendekati Alexa. Tangan nya terulur menyentuh surai hitam milik Alexa. Air mata Papa kini tak dapat di bendung.
Dirinya paham, apa yang di rasakan gadis nya saat ini.
Alexa mengangkat kepalanya, menatap wajah pria paruh baya di hadapan nya. Netra hitam mata mereka bertemu. Mengisyaratkan kerinduan dan menginginkan pelukan satu sama lain.
“Kamu adalah anak ku. Kamu adalah putri ku. Kami tidak bermaksud membuang mu nak. Kami paham apa yang kamu rasakan saat ini,” kata Papa nya.
“Luka mu pasti sangat dalam. Tapi, lihat lah kami yang selalu merindukan mu, yang hanya menatap mu dari kejauhan, yang melihat tubuh kembang mu dari kejauhan,” lanjut Papa.
“Apakah kamu tau nak? Jika kami....”
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
__ADS_1