Gadis Malang Mengubah Takdir!

Gadis Malang Mengubah Takdir!
BAB 32


__ADS_3

Aletta terperanjat kaget saat melihat jam dinding sudah menunjukan pukul delapan pagi, bagaimana bisa dirinya bangun kesiangan seperti ini? bagaimana jika Al bertambah marah pada diri nya.


Aletta menoleh ke samping tetapi tidak mendapati Al, apa Al sudah pergi kerja? tetapi kenapa dia tidak membangunkan Aletta.


Aletta langsung turun dari tempat tidur nya lalu membersihkan diri nya, setelah membersihkan diri Aletta keluar dari kamar untuk membersihkan seluruh isi rumah yang di tempati Al dan dirinya seperti rutinitas biasa nya.


“Ehm...” Suara deheman Al menghentikan langkah Aletta.


Aletta menoleh ke arah sumber suara dan betapa kaget nya Aletta saat mendapati Al yang sedang duduk di ruang tamu dengan menyilang kan kaki.


“Bagaimana tidur mu malam ini sayang? Tampak nya kamu sangat lelap sampai bangun kesiangan,” kata Al menatap Aletta.


“A a aahhh benar, aku sangat lelah karna setiap hari harus membersihkan rumah sebesar ini,” balas Aletta.


“Kau tau, bahkan kaki ku rasa nya hampir mau patah karna berjalan ke sana kemari untuk membersihkan rumah ini!” keluh Aletta.

__ADS_1


“Dan kau tau, bahkan saat ini aku sangat lapar, bagaimana jika kau menyediakan aku makanan, kebetulan... aku ingin memakan masakan mu hari ini!” kata Al.


“Emm... baiklah, aku akan memasak mu untuk mu.” Aletta mengayunkan langkah kaki nya ke dapur.


‘Tampak nya dia sudah melupakan kejadian malam itu dan dia tidak membahas nya, emm baiklah, aku masih dalam posisi baik baik saja,’ kata Aletta dalam hati.


Aletta meracik bumbu bumbu dan mencampurkan nya ke dalam satu wadah yang sudah di sediakan nya.


Tangan Aletta terlihat begitu lihai dalam hal memasak, karna sejak kecil Aletta memang gemar memasak.


Aletta termenung sejenak mengingat kenangan kecil bersama mama nya saat memasak.


Aletta tersentak kaget karna tiba tiba tangan kekar melingkar di atas perut rata nya, “Kau masak apa? harum masakan mu membuat ku bertambah lapar,” kata Al berpanggu dagu pada bahu Aletta.


“Masak gulai lemak, ku harap kamu menyukai nya ya,” ucap Aletta.

__ADS_1


‘Kenapa pria ini tiba tiba berubah, apakah kepala nya terbentur sesuatu, kenapa dia sekarang bersikap baik seperti ini!’ batin Aletta.


Al menarik nafas mencium aroma masakan Aletta, “Aku pasti sangat menyukai nya dan aku akan memakan nya dengan sangat lahap, karna rasa dari masakan mu pasti sangat lezat,” kata Al.


“Apalagi jika aku merasakan tubuh harum mu ini, aku sangat ingin sekali,” sambung Al.


‘Ccccuuupppp’ Al mengecup leher jenjang Aletta.


Aletta merasakan geli dan risih karna kelakuan Al yang berubah terhadap dirinya, “Bisa menjauh tidak, aku risih jika seperti ini!” ucap Aletta.


“Kenapa kau risih? Bukan kah dulu aku dan kau sangat suka seperti ini, bahkan kau meminta ku untuk terus memeluk mu,” kata Al.


Hhaaaa apa? Alexa dan Al sering berpelukan, jadi benar dugaan ku selama ini, tetapi... aku sangat risih seperti ini, karna aku bukan lah Alexa.


“Kenapa kau diam? Apakah kau tidak ingat kenangan kita?” tanya Al pada Aletta.

__ADS_1


“Aaa a a aku ingat,” ucap Aletta terbata bata.


‘Ternyata kau masih berusaha menjadi Alexa, kau tidak mau jujur juga pada ku, baiklah akan ku teruskan permainan yang kamu mulai,’ kata Al dalam hati.


__ADS_2