
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
Dua hari sudah Alexa di rawat di rumah sakit dan pengangkatan peluru dari dalam tubuh Alexa sudah di lakukan.
Hanya saja saat ini Alexa belum menampakan kesadaran dari tidur nya. Tampak nya Alexa sangat terlelap dan damai dalam tidur nya.
Sementara Aletta terlihat tidak ada semangat menjalani kehidupan karna melihat keadaan Alexa yang lemah tak berdaya di tempat tidur.
Tetapi, dengan paksaan yang di lakukan oleh Al. Aletta akhirnya mau makan, istirahat dan membersihkan diri nya.
“Hari ini kita akan pergi ke rumah sakit lagi untuk menjenguk kakak ku, benar kan?” tanya Aletta pada Al saat ini mereka berada di rumah mereka.
“Benar,” jawab Al.
“Terus kenapa kau diam di sini. Ayo antarkan aku kerumah sakit. Aku ingin melihat kakak ku!” Aletta menarik lengan Al karna Al sedaru tadi duduk santai di ruang Televisi.
“Aku tidak mengantar mu. Kau pergilah bersama supir pribadi ku,” kata Al.
Aletta melepaskan genggaman nya dari lengan Al. “Kenapa kau tidak mengatakan dari tadi. Jika aku tau, aku tidak perlu menunggu mu!” gerutu Aletta mengambil tas nya.
Melihat wajah cemberut Aletta membuat Al menjadi geram. Saat Aletta hendak melangkahkan kakinya untuk meninggalkan Al. Tiba tiba Al menarik tangan Aletta hingga Aletta terduduk sempurna di pangkuan Al.
__ADS_1
Aletta berusaha bangkit dari pangkuan Al, tetapi Al menahan nya.
“Ada apa lagi sih? Aku sudah telat. Aku ingin melihat kakak ku. Kasihan dirinya, dia sendiri di rumah sakit,” kata Aletta dengan kesal.
“Wajah mu terlihat sangat manis jika kesal seperti ini,” Al menggigit dengan lembut pipi Aletta.
“Apaan sih, kenapa tingkah mu jadi seperti ini. Aneh!!!” kata Aletta masih berusaha untuk bangkit, lagi lagi dirinya gagal karna Al menahan nya.
“Kenapa kamu buru buru sekali. Kamu ingin melihat kakak mu atau melihat dokter pria di rumah sakit itu!” kata Al dengan kesal.
“Kamu ngomong apaan sih. Sudah jelas di mata mu jika kakak ku, kembaran ku, yang di rawat di rumah sakit. Lantas.... Kenapa kamu berkata aku ingin menemui dokter pria,” balas Aletta.
“Kalau ingin melihat kakakmu. Kenapa harus berdandan seperti ini,” balas Al melihat wajah Aletta.
“Aku tidak berdandan, kamu bisa lihat sendirikan..,” kata Aletta berusaha untuk memberitahu Al.
“Bibir mu merah sekali,” sambung Al.
“Ini bukan merah Al. Ini warna natural,” ucap Aletta. Karna dirinya memakai lipstik berwarna Peach dan terkesan natural bukan berwarna merah. Terlebih lagi Aletta memang tidak suka berdandan yang terlalu berlebihan.
“Terus.... kenapa rambut mu kamu ikat seperti ini,” kata Al melihat rambut Aletta yang di jedai.
“Rambut yang seperti ini kamu permasalahkan?” tanya Aletta yang semakin kesal dengan ucapan Al.
__ADS_1
Hhhuuufffttttttt Aletta menghembuskan nafasnya nya.
“Kamu tidak perlu mengikat rambut mu seperti ini. Apalagi sampai menampakan leher mu. Itu tidak baik jika di lihat lelaki di luar sana,” kata Al melepaskan jedai dari rambut Aletta.
Lalu Al memeluk tubuh Aletta, kepala Al bersembunyi di leher Aletta. Al menghirup aroma tubuh Aletta. Aroma yang sangat di rindukan sejak kepulangan dirinya dan Aletta dari kota Seoul.
“Jangan bergerak, biarkan seperti ini sebentar saja....,” pinta Al.
Aletta menuruti permintaan Al. Aletta tidak bisa menepis perasaan nya. Jika saat ini dirinya sangat merasa nyaman berada di dekat Al.
“Ketika jauh dari ku. Apakah kamu merindukan ku, seperti aku merindukan mu?” tanya Al. Kepalanya masih berada di ceruk leher Aletta.
“Kamu tau, aku sangat merindukan mu. Saat aku tau, jika yang bersama ku bukan lah dirimu. Aku sangat marah. Rasanya, aku ingin sekali membunuh orang yang menyekap mu,” sambung Al.
“Aku merasa kehilangan. Kamu tau, aku pingsan dan terkapar di tanah karna ingin mencari keberadaan mu,” lanjut Al.
Apa??? Dirinya pingsan dan terkapar di tanah? Hanya untuk mencari ku. Lalu, dirinya mengatakan jika dia sangat marah saat tau yang bersamanya bukan lah diri ku. Jadi... selama ini, Al mengetahui jika aku bukan Alexa. Bagaimana bisa? Batin Aletta.
Tanpa Aletta sadari, Al mengecup, mengesap dan menikmati leher jenjang Aletta.
Tangan Al perlahan tapi pasti mulai liar dan bermain di area sensitif Aletta.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
__ADS_1
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...