
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
Setelah beberapa menit memeriksa kondisi Aletta. Sang dokter pun keluar dari ruang itu.
Melihat pintu ruangan Aletta terbuka, membuat Al berjalan tergesa gesa ke arah sang dokter.
Begitu juga dengan Mama, dirinya langsung bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan ke arah sang dokter.
“Bagaimana keadaan istri saya? Apakah dirinya baik baik saja?” tanya Al tergesa gesa.
“Jawab!!!! Apakah istri ku baik baik saja!!!” bentak Al karna dokter tidak menjawab apa yang di katakan oleh Al.
“Nak sabar, berikan ruang dokter untuk berbicara,” ucap Mama Aletta menenangkan Al.
“Begini Pak, Buk.. Pasien__”
“Pasien kenapa? Katakan!!!! Cepat!!!” ucap Al memotong ucapan dokter.
“Sabar dulu nak,” kata Mama Aletta.
“Selamat buat Bapak dan Ibu pasien dalam keadaan hamil,” kata dokter.
Mulut Al menganga, dirinya kaget mendengar ucapan yang keluar dari bibir dokter.
__ADS_1
“Hamil!!!! Istri ku hamil? Benar????” kata Al antusias memegang bahu dokter lalu menggoyangkan bahu dokter itu.
Dokter itu mengangguk.
“A a aku aku akan segera mempunyai seorang cucu,” kata Mama Aletta terbata bata. Sungguh dirinya sangat bahagia mendengar ucapan sang dokter tadi.
Al menoleh ke arah Mama Aletta. “Dan a a aku... a aku aku akan menjadi seorang ayah. Benar begitukan ma. Aku aku akan menjadi seorang ayah,” kata Al dengan begitu bahagia. Hingga mata nya berkaca kaca.
Mama Aletta tersenyum, lalu mengangguk.
Tangan Al terulur menyentuh tangan Mama Aletta. Lalu menggenggam tangan itu. Dengan gerakan cepat Al menggeser tubuh dokter yang menghalangi jalan nya untuk masuk ke ruangan Aletta saat ini.
Saat berada di dalam ruangan Aletta. Mata Al berbinar menatap tubuh istrinya dengan tangan yang terpasang infus.
Al melepaskan genggaman nya dari tangan Mama Aletta. Lalu berjalan selangkah demi selangkah ke arah Aletta.
Jari jemari Al dan Aletta saling bertaut. Al terus mengelus dan mengecup pucuk tangan Aletta.
‘Cepat bangun sayang.... Buka mata kamu!!! Ada kabar gembira... Kamu akan senang mendengar nya!!!!’ kata Al dalam hati, dirinya terus menggenggam jari jemari Aletta. Berharap Aletta cepat membuka kedua bola mata nya.
Setelah beberapa saat, Aletta mencoba membuka mata nya. Menyesuaikan pandangan nya dengan lampu. Dirinya sedikit bingung saat melihat ruangan serba putih serta bau obat yang menyengat.
“Nnnngggghhhhh...” perlahan Aletta bergumam. Memberi petunjuk pada pria yang berada di samping nya, jika dirinya saat ini sudah sadar.
“Sayang......” ucap Al lembut.
__ADS_1
“Sayang.... kamu akhirnya sadar juga. Kau tau! Aku menunggu mu dari tadi, dan akhirnya....” Al memeluk tubuh Aletta dan mengecup dahi Aletta dengan lembut.
“Kenapa aku bisa berada di sini?” tanya Aletta pada Al.
“Kamu tadi pingsan sayang,” jawab Al.
“Kenapa aku bisa pingsan? Bukankah diriku baik baik saja?” tanya Aletta.
“Mama? Di mana mama?” lanjut Aletta melihat seisi ruangan yang saat ini di tempati nya tidak melihat mama nya.
Al menoleh ke kanan dan ke kiri. Dirinya juga kaget saat tidak melihat Mama Aletta.
“Kemana Mama mu. Dirinya tadi bersama ku. Kenapa tiba tiba menghilang?” tanya Al bangkit dari tempat duduk nya.
“Kamu bertanya pada ku? Jelas aku tidak tau!” balas Aletta.
“Sayang....” ucap Al lembut.
“Mama kamu tadi bersama ku. Tapi sekarang.... dirinya entah menghilang kemana,” lanjut Al.
“Sudahlah, setelah ini. Aku akan mencari mama kamu!” sambung Al.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
__ADS_1
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...