Gadis Malang Mengubah Takdir!

Gadis Malang Mengubah Takdir!
BAB 38


__ADS_3

...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...


...SELAMAT MEMBACA...


Tok tok tok....


Ketukan pintu ruangan Al kembali berbunyi, Al langsung menyimpan benda pipih milik nya, Al tidak ingin sikap nya yang memalukan seperti tadi terulang lagi.


“Masuk,” ucap Al dari dalam ruangan.


“Bos...” Asisten Al masuk keruangan Al.


“Ada apa? Apa kau sudah cari tau tentang identitas wanita yang saat ini bersama ku?” tanya Al.


“Sudah bos, ternyata wanita yang saat ini bersama bos adalah kembaran dari nona Alexa bos,” jelas Asisten Al.


“Lihatlah bos! Foto mereka begitu mirip, bahkan sangat sulit untuk di bedakan.” Asisten Al memberikan foto Aletta dan Alexa.


“Kehidupan wanita yang saat ini bersama bos dan nona Alexa jauh berbeda bos, nona Aletta hidup dan di besarkan dengan orang tua kandung nya dalam keadaan yang sangat sederhana,” ucap Asisten Al.


“Sementara nona Alexa di besarkan oleh adik dari ayah nya yaitu Adwin, mereka terpisah karna kendala ekonomi bos, orang tua mereka tidak punya uang untuk menebus biaya persalinan waktu itu, meski sudah berusaha, tetapi tetap hasil nya nihil,” sambung Asisten Al.


“Akhirnya nya, orang tua mereka menyetujui permintaan dari Adwin yaitu adik dari ayah mereka, Adwin akan membayar lunas persalinan dengan meminta satu dari putri mereka, karna Adwin dan istri nya tidak mempunyai keturunan,” lanjut Asisten Al.


Al meremas jari jemari nya, hingga tampak urat urat nya, rahang nya mengeras, mata nya memerah, dirinya sangat marah pada Aletta, Alexa dan Adwin, karna mereka tidak hanya membohongi dirinya bahkan orang tua nya.

__ADS_1


“Nona Aletta ternyata mahasiswi di salah satu Universitas ternama bos, yaitu Cakrawala,” kata Asisten.


“Cakrawala? Bukan Universitas itu sangat mahal, dari mana dia mendapatkan uang untuk pendidikan nya,” ucap Al.


“Nona Aletta sangat berprestasi bos, semua pendidikan yang dia tempuh dengan jalur beasiswa, ternyata nona Aletta sangat pintar bos,” balas Asisten Al.


“Bukan hanya pintar berprestasi, dirinya juga sangat pintar dan licik untuk membohongiku dan keluarga ku, baik lah... kau harus menanggung semua nya karna kau bukan hanya membohongi ku bahkan kau juga membohongi keluarga ku!” Al meremas jari jemari nya.


***


Tanpa sepengetahuan Al, Aletta nekat untuk keluar dari rumah yang di tempati nya.


Bukan tanpa alasan, Aletta terpaksa keluar ke rumah karna hari ini adalah sidang kelulusan dirinya dan dalam hitungan minggu, Aletta akan wisuda dan menambah gelar di belakang nama asli nya.


“Aletta,” jerit Audrey.


Aletta menoleh ke arah belakang “Audrey,” gumam Aletta.


Audrey berlari kecil “Kamu mau pulang? Aku antar ya,” ucap Audrey menawarkan Aletta tumpangan seperti biasa.


“Terimakasih drey, tapi... kayak nya aku gak bisa pulang bareng kamu,” tolak Aletta dengan halus.


Audrey mengernyitkan dahi nya, “Kenapa? Ayolah Aletta, kamu sungkan dengan ku? Bukankah aku sudah mengatakan, kita itu sahabat, jadi... kamu gak perlu sungkan untuk menaiki motor ku,” ucap Audrey.


Aletta jelas mau ikut pulang bareng Audrey, hanya saja, dirinya saat ini tinggal di rumah Al, Aletta tidak ingin merepotkan Audrey dan terlebih tidak ingin Audrey tahu jika dirinya sudah menikah.

__ADS_1


“Bukan begitu drey.” Aletta memegang pundak Audrey.


“Aku hanya ada urusan sedikit,” sambung Aletta.


“Em... baiklah, ya sudah, aku pulang duluan ya, kamu hati hati,” pamit Audrey.


Sebenarnya Audrey ingin bertanya, Aletta ada urusan apa? Tetapi, Audrey mengurungkan niatnya, karna Aletta tampak nya tidak ingin menceritakan pada Audrey, terlebih Audrey tau, walaupun mereka sahabat, mereka juga punya privasi satu sama lain dan harus menghargai privasi sahabat nya.


Setelah Audrey pergi, Aletta lanjut melangkah kan kakinya untuk keluar dari kampus.


Aletta tampak duduk di salah satu kursi yang berada di depan kampus sambil menunggu Ojol yang di pesan nya Via Online.


Tiba tiba mobil mewah berhenti tepat di depan Aletta, seorang pria menggunakan kaca mata hitam turun dari mobil itu.


Aletta melihat pria itu dari atas sampai ke bawah, pikiran nya mengulang kembali mengingat kejadian di mana dirinya di kejar kejar oleh pria misterius dan ternyata pria itu sekarang berada di depan nya.


Dengan cepat Aletta bangkit dari tempat duduk nya dan ingin berlari.


Belum ada selangkah Aletta mengayunkan kakinya, tiba tiba tangan nya di cekal oleh pria itu.


“Kau ingin lari kemana lagi Alexa, sudah aku katakan! Kau tidak bisa lari dari ku,” ucap pria itu dengan suara bariton nya.


...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....


...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...

__ADS_1


__ADS_2