
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
“Bagaimana keadaan wanita itu? Apakah dia sudah sadar?” tanya seseorang di sebrang telpon.
“Sudah bos! hanya saja wanita ini sangat membangkang! Dia tidak mau makan!” balas pria itu menatap Aletta dengan tatapan sinis.
Tanpa rasa takut, Aletta juga membalas tatapan pria itu dengan tatapan tajam dan penuh amarah yang sedang bergemuruh di hati nya. Tanpa bisa di pungkiri, jika saat ini Aletta juga penasaran dengan siapa pria itu berbicara.
“Paksa dia makan! Jangan sampai dia mati! Jika dia mati. Aku tidak akan membayar mu!” tegas seseorang itu.
“Dan lakukan apa yang aku perintahkan dengan benar! Jika kau melakukan dengan benar. Aku akan membayar mu dua kali lipat dari yang sudah aku janji kan!” lanjut seseorang itu.
“Kau paham!” tekan seseorang di sebrang telpon.
“Baiklah bos. Akan aku lakukan perintah mu! Tapi jangan ingkar dengan apa yang kau katakan dan kau janjikan!” ucap pria itu.
Harta sudah membutakan hati dan dunia nya. Pria itu rela melakukan apa saja yang di perintah oleh penyewa nya. Apalagi di janjikan dengan bayaran tinggi, jelas... Pria itu tidak akan menolak perintah penyewa nya.
__ADS_1
“Kau tak usah ragu dengan ku! Kau tau jelas diri ku ini siapa? Bayaran segitu belum ada apa apa nya buat ku!” ucap seseorang di sebrang telpon dengan sombong, mematikan telpon sepihak.
Setelah selesai mengobrol dengan seseorang lewat telpon, Pria misterius itu menatap wajah Aletta yang terlihat pucat dan sayu serta air mata yang belum kering dari kelopak mata nya.
Pria itu mengayunkan langkah kakinya ke arah Aletta, mengambil sepotong roti dan memaksa Aletta untuk memakan nya dan menelan nya.
“Makan!!!” Tangan pria itu menekan pipi Aletta agar makanan yang berada di mulut Aletta tidak di buang.
Tetapi Aletta jelas menolak perlakuan pria itu, dirinya tetap berontak dengan tenaga yang masih tersisa.
“Kau mau makan atau mau mati. Haaaaa!!!!” bentak pria itu tepat di depan wajah Aletta.
“Jika kau tak ingin memakan nya...” ucapan pria itu terhenti sejenak.
Aletta tidak perduli akan dirinya dan hidup nya saat ini. Bahkan jika pisau itu menancap pada lehernya dia juga tidak akan perduli. Dirinya tetap tidak ingin makan.
“Ternyata kau sangat keras kepala ya,” ucap pria itu menekan pisau di leher Aletta.
“Aaawwwhhhhh,” keluh Aletta menahan sakit saat pisau itu menekan lehernya hingga mengeluarkan darah.
__ADS_1
“Bagaimana? Kau masih tak ingin makan?” tanya pria itu dengan seringai tipis nya.
“Ternyata... kau wanita pembangkang juga ya,” lanjut pria itu, melihat Aletta yang tidak takut dengan ancaman nya.
“Eeemmhhhh.” Pria itu berpikir sejenak.
“Aku tanya sekali. Kau ingin makan atau kau menginginkan jika pisau ini menancap di leher mu. Dan hari ini akan menjadi hari terakhir mu untuk melihat dunia,” kata pria itu.
Aletta menatap pria itu dengan tatapan benci, dirinya ingin sekali menampar, menendang bahkan menghancurkan pria yang di hadapan nya. Tetapi, saat ini Aletta tak punya kuasa. Tangan dan kaki nya terikat.
Apa salah ku pada pria ini? Aku tidak mempunyai Kesalahan pada siapapun? Kenapa aku di sekap seperti ini. Aletta berkata dalam hati.
“Aku lebih baik mati. Dari pada aku makan, makanan yang kau berikan!!!!!!” teriak Aletta penuh amarah.
Pria itu mengeram marah, jari jemari nya mengepal, sungguh... Aletta benar benar membuat dirinya benar benar emosi.
Tanpa aba aba, pisau itu melayang di udara, Aletta memejamkan matanya. Tubuh nya diam terpaku, saat ini dirinya hanya pasrah jika hari ini adalah hari terakhirnya melihat dunia.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
__ADS_1
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...