
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
“Bagaimana Mama dan Papa mengetahui jika yang akan Al nikahi adalah kembaran Alexa?” tanya Al pada Mama nya.
Sebelum pernikahan....
Papa dan Mama Al sedang bersantai di halaman di belakang sambil menikmati satu cangkir teh.
Papa Al tampak sedang fokus membaca majalah yang saat ini berada di tangan nya
“Kita tidak bisa membiarkan Al terus sendiri pa, semakin hari kita akan menua dan Mama sangat ingin menimang cucu,” ucap Mama.
“Itu adalah hak Al sendiri ma, biarkan saja dirinya memilih,” balas Papa.
“Kita harus tegas Pa terhadap Al. Mama tidak ingin jika Al salah pilih pasangan lagi. Bagaimana jika kita mencarikan saja Al wanita untuk mendapingi hidup Al,” saran Mama.
“Bagaimana jika Al tidak mau Ma?” Papa menutup majalah di tangan nya.
“Al pasti mau Pa. Umur dia sudah cukup matang untuk menikah, tidak baik menunda pernikahan terlalu lama Pa,” kata Mama Al.
“Nanti akan Papa pikirkan terlebih dahulu ma,” balas Papa Al.
__ADS_1
***
Waktu itu perusahaan Adwin di ambang kebangkrutan. Perusahaan yang di jalani nya tidak memiliki lagi subsidi dana. Sudah mengajukan berbagai kerja sama dengan perusahaan lain. Tetapi dengan keras perusahaan lain menolak ajakan Adwin.
Entah takdir apa, Adwin datang kepada keluarga Abraham. Pertemuan tanpa di sengaja terjadi antara Adwin dan keluarga Abraham tepat nya Papa Al.
Saat itu, Papa Al keluar dari bank menuju parkiran. Tanpa sengaja, Papa Al menabrak Adwin hingga berkas yang berada di tangan Adwin terjatuh berserakan di tanah.
Adwin langsung menunduk untuk mengumpulkan berkas itu, begitu juga dengan Papa Al berusaha untuk membantu nya.
Saat mereka berdiri dan menatap satu sama lain, jari telunjuk mereka saling terulur, mereka terdiam sejenak, memori nya saling memutar, mengingat siapa yang berada di hadapan nya.
“Kamu....” kata mereka serentak.
“Hai... Apa kabar?” Adwin mengulurkan tangan nya.
Adwin terdiam sejenak.
“Apakah kamu ada waktu?” tanya Papa Al.
“Kebetulan, waktu ku lagi kosong,” jawab Adwin.
“Bagaimana jika kita makan terlebih dahulu,” ajak Papa Al.
__ADS_1
“Boleh juga,” balas Adwin.
Adwin dan Papa Al berjalan beriringan ke restor terdekat untuk saling bertukar cerita dan bernostalgia.
Papa Al dan Adwin adalah teman dekat semasa kuliah. Papa Al sering membantu Adwin dan begitu juga dengan Adwin.
Mereka sama sama mempunyai impian untuk menaikan derajat keluar dan menjadi pengusaha sukses.
Saat sudah sampai di restor, Adwin menceritakan keadaan nya serta keadaan perusahaan yang di ambang kebangkrutan.
Sementara Papa Al menceritakan tentang anak laki laki satu satunya yang ingin di jodohin nya dengan wanita baik.
Tentu saja hal ini kesempatan untuk Adwin. Adwin juga menceritakan tentang anak perempuan nya yaitu Alexa sebagai anak nya yang sudah di asuh nya sampai dewasa dan ingin juga segera di nikahi.
Bukan tanpa sebab, Adwin mengatakan dirinya ingin jika Alexa ada yang menjaga.
Dan dari pembicaraan itu, Papa Al berinisiatif untuk menjodohkan Al dan Alexa. Tanpa Papa Al sadari, jika Adwin hanya menceritakan anak perempuan nya tanpa menyebut nama nya.
Papa Al meminta jika anak Adwin di jodohkan dengan anak nya, dan dirinya suka rela membantu perusahaan Adwin untuk bangkit kembali.
Adwin jelas menyetujui hal itu, karna kesempatan tidak datang untuk kedua kali. Pikir Adwin.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
__ADS_1
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...