
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
“Kok kita ke rumah? Bukankah kita ingin pergi ke rumah sakit?” tanya Aletta saat Al memarkirkan mobilnya tepat di depan rumah mereka.
“Aku ingin beristirahat sebentar,” ucap Al lalu turun dari mobil nya.
Bbbbrrrraaakkkk Al menutup pintu mobil dengan keras. Hingga Aletta kaget.
“Kenapa dia, dari tadi marah marah terus. Emang aku ada salah apa pada nya?” tanya Aletta karna dirinya bingung dengan sikap Al yang tiba tiba berubah sambil melihat Al yang berlenggang pergi meninggalkan Aletta sendirian.
Lalu Aletta turun dari mobil dan mengayunkan langkah kakinya untuk masuk ke dalam rumah.
Langkah Aletta terhenti saat melihat Al yang duduk di ruang tengah sambil memainkan ponsel nya. Mengingat Al belum makan, membuat Aletta ingin menanyakan hal itu pada Al.
“Kamu ingin makan atau mandi terlebih dahulu?” tanya Aletta duduk di samping Al.
“Tidak ingin apa apa,” jawab Al bangkit dari tempat duduk nya.
Bbbbbbrrrraaaakkkkk....
Al menutup pintu kamar dengan keras.
“Dasar.... manusia aneh,” kata Aletta dalam hati sambil menatap pintu kamar yang di tutup oleh Al.
Tidak ingin Al marah berlarut larut, membuat Aletta ingin menanyakan apa yang salah pada dirinya. Akhirnya, Aletta memasuki kamar juga.
“Kamu kenapa sih? Marah sama ku? Apa salah ku pada mu?” tanya Aletta saat sudah berada di dalam kamar bersama Al.
“Kamu tidak pernah salah. Karna, wanita tidak akan pernah salah. Dirinya selalu benar,” jawab Al.
“Terus... kenapa kamu melakukan ini pada ku?” tanya Aletta.
“Emang aku melakukan apa? Aku nyakitin kau? Enggak kan!” balas Al.
__ADS_1
“Sudahlah, aku capek. Aku malas bertengkar dengan mu. Aku lelah, mau mandi!” ucap Al mengambil handuk lalu berjalan ke arah kamar mandi.
Bbbbbbrrrraaaakkkkk....
Lagi lagi Al menutup pintu kamar mandi dengan keras.
“GAK PERLU DI TUTUP DENGAN KERAS. KALAU RUSAK BAGAIMANA???” teriak Aletta karna kesal karna perlakuan.
Tapi tidak ada sautan dari Al. Walaupun perlakuan Al seperti itu, Aletta tetap menjalan kewajiban nya untuk melayani suaminya. Salah satu menyediakan pakaian Al di atas tempat tidur.
Setelah menyediakan Pakaian Al, Aletta langsung ke dapur untuk memasak.
Setelah beberapa menit Al sudah selesai mandi dan keluar kamar memakai pakaian yang Aletta sediakan.
Al langsung duduk di meja makan dengan sigap Aletta menyediakan makanan untuk Al. Tanpa ingin berbicara sepatah kata pun pada Al.
Al langsung menyantap makanan yang di sediakan Aletta dengan lahap.
Setelah memastikan Al melahap habis makanan yang di sediakan oleh Aletta. Aletta langsung menanyakan hal apa yang membuat Al berlaku aneh terhadap dirinya saat.
“Aku tidak suka dengan pria yang dengan mudah nya duduk di samping mu dan mengajak mu berbicara. Kalian terlihat seperti orang pacaran. Kau paham! Aku tidak suka jika wanita dekat pria lain,” jelas Al.
Aletta paham, ternyata Al cemburu melihat dirinya dan pria yang di tempat nasi goreng tadi bercengkrama bagaikan orang dekat.
“Hanya karna itu...” Dahi Aletta mengerut.
“Kamu memperlakukan seperti ini!” lanjut Aletta.
“Dasar aneh!” sambung Aletta lalu meninggalkan Al sendiri.
Al terpaku melihat kepergian Aletta. Bagaimana bisa Aletta pergi begitu saja meninggalkan diri nya setelah menjelaskan apa yang terjadi.
Al terdiam sejenak, berpikir tentang perlakuan dirinya terhadap Aletta. Entah kenapa Al merasa malu dan geli sendiri melihat rasa cemburu nya yang tiba tiba datang tanpa permisi.
Entah mengapa, belakangan ini mood Al sering berubah ubah.
__ADS_1
Al memutuskan untuk pergi ke kamar. Sampai di kamar, dirinya melihat Aletta yang terbaring di tempat tidur.
Melihat hal itu, membuat Al semakin bergairah melihat Aletta. Dirinya langsung merebahkan badan nya di samping Aletta.
Lalu memeluk Aletta dari belakang. “Aku tau, kamu belum tidur. Maafin aku ya,” ucap Al mengecup bahu Aletta, lalu menggigit daun telinga Aletta dengan nakal.
“Mulai lagi deh. Dirinya meminta maaf pasti karna ada sesuatu yang ingin di makan nya,” kata Aletta dalam hati.
“Iya... aku ingin memakan mu sayang,” bisik Al di telinga Aletta.
Aletta kaget mendengar jawaban Al. Bagaimana Al tau apa yang di pikirkan oleh Aletta.
Al membalikan badan Aletta, lalu cium*n Al mendarat di bibir Aletta. Gadis itu menyambut cium*n Al dengan sangat baik. Karna cium*n yang Al berikan teramat lembut, membuat Aletta terbuai karna perlakuan yang di berikan oleh Al.
Perlahan cium*n Al turun ke area Aletta membuat tanda kepemilikan di sana, tangan Al tidak tinggal diam meremas guduk*n kenyal milik wanita yang saat ini di cintai nya.
“Enngghhhhh..... Al....” lenguh Aletta mengayun indah di telinga Al seperti melody dengan nada teratur.
“Apa kamu menikmati nya?” tanya Al menatap wajah Aletta dengan nada menggoda, karna kali ini dirinya akan memuaskan Aletta hingga dirinya merasakan sangat terpuaskan.
“Jangan bertanya seperti itu. Aku malu mengakuinya,” jujur Aletta, bahkan pipi gadis itu terlihat merah seperti kepiting rebus.
“Tidak perlu malu sayang, aku akan memuaskan mu kali ini,” bisik Al menggigit daun telinga Aletta.
Tanpa ingin menunggu lama, Al langsung melucuti pakaian Aletta dan menghempaskan pakaian Aletta dengan begitu saja, hingga terlempar sangat jauh.
Bibir Al terus mengecap dan ******* bagian sensitif pada tubuh Aletta, sedangkan tangan nya tak berhenti terus bermain di atas tubuh Aletta hingga Aletta mendesah nikmat.
******* memenuhi setiap sudut kamar mereka, Al dan Aletta begitu menikmati pertempuran ranjang mereka hingga mereka sama sama merasa terpuaskan.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
__ADS_1