Gadis Malang Mengubah Takdir!

Gadis Malang Mengubah Takdir!
BAB 44


__ADS_3

...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...


...SELAMAT MEMBACA...


“Kenapa kau harus takut, seharusnya kau senang aku terluka, dengan begitu, kau bebas memeluk lelaki mana pun yang kau mau,” balas Al dengan sengit.


Sejenak Aletta terdiam, mencerna semua yang di katakan oleh Al, ada apa dengan Al? Apakah dia cemburu?


“Kenapa kau berbicara seperti itu? Kau seharusnya tau, itu adalah pekerjaan, aku harus profesional dalam pekerjaan,” ucap Aletta.


“Pekerjaan?” Al mendekatkan wajah nya ke wajah Aletta, Alis Al terangkat, bibir Al tersenyum menyungging.


“Sejak kapan kau bekerja menjadi model?” lanjut Al.


Bibir Aletta terbengkum, lidah nya kaku ingin membalas ucapan Al, Al benar, sejak kapan Aletta menjadi model? Apakah Al sudah tau tentang diri nya, tidak... Ini tidak boleh terjadi, Aletta tidak boleh menjawab ucapan Al dengan gegabah yang akan membongkar tentang dirinya sendiri.


“Kenapa kau diam? Apakah sekarang kau sudah sadar dari mimpi mu atau dari amnesia mu dan sudah tau siapa dirimu sebenarnya, haaa!!!” Al tersenyum menyungging.


“Kenapa? Apakah kau cemburu?” ucap Aletta.


“Apa????” Mata Al terbelalak mendengar ucapan Aletta.


“Kenapa kau terlalu percaya diri, kau seharusnya tau siapa kau sebenarnya, cemburu??? Hahahaha, buang pikiran mu yang dangkal itu jauh jauh,” sambung Al.


“Sudah lah, aku malas berdebat dengan mu, sini aku obati luka mu,” ucap Aletta.

__ADS_1


Dengan perlahan tapi pasti, Aletta mengobati luka Al dengan penuh kelembutan.


Al yang mendapat perlakuan dari Aletta, mulai menyadari, jika Aletta benar benar tulus untuk mengobati luka pada diri nya.


“Aku minta maaf atas perlakuan ku yang tadi, maaf sudah membuat mu marah dan maaf jika aku slalu membantah ucapan mu,” kata Aletta begitu tulus dan lembut pada Al.


‘Dan maaf, aku sudah membohongi mu dengan berpura menjadi Alexa,’ lirih Aletta dalam hati.


Entah kenapa, saat ini Aletta begitu merasa bersalah pada Al dan juga Daniel, dua orang yang bertengkar hebat dan terluka karna diri nya, orang asing yang tanpa sengaja datang ke dalam kehidupan mereka.


Tapi semua itu Aletta lakukan karna ada alasan di balik nya.


“Kau terlalu banyak meminta maaf, simpan kata maaf, aku sudah memaafkan mu,” kata Al dengan ketus.


“Terimakasih juga, karna kau sudah suka rela mengobati ku,” ucap Al.


Aletta menatap Al, manik hitam mata mereka bertemu, Aletta dapat melihat, jika ucapan ‘Terimakasih’ dari Al begitu tulus. Tapi sejak kapan pria arogan belajar berterimakasih.


“Kenapa kau menatap ku seperti itu, jangan terlalu percaya diri dengan ucapan ku tadi, bukan karna aku berterimakasih, aku melupakan perbuatan mu pada ku,” kata Al.


“Simpan kotak itu dan tidurlah,” perintah Al.


Aletta bangkit dan langsung menyimpan kotak itu, setelah itu Aletta membersihkan diri nya lalu istirahatkan badan nya yang terasa sangat lelah.


Al menatap wajah cantik yang tengah terlelap di samping nya, tangan nya terulur untuk menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah Aletta.

__ADS_1


Mata nya masih terpaku, menatap luka di dahi Aletta. “Kau bisa mengobati orang lain, lantas kenapa kau tidak bisa mengobati dirimu sendiri,” kata Al menatap wajah Aletta.


“Apakah luka ini karna aku? Oke... aku minta maaf sudah buat mu terluka seperti ini, semua ini juga salah mu, bukan salah ku, kenapa kau harus keganjenan dengan pria orok itu,” sambung Al.


“Karna kau sudah mengobati luka ku, maka... aku juga mengobati luka mu.” Tangan Al mulai mengobati luka di dahi dengan pelan dan lembut.


Entah sejak kapan hati yang membeku, jiwa yang meledak penuh amarah, runtuh begitu saja saat memandangi wajah Aletta.


“Kau jelek ketika tidur.” Al berpangku dagu dengan kedua tangan nya.


Tanpa sadar Al tertawa kecil mencubit hidung Aletta begitu gemas, Aletta merenggangkan kedua tangan nya karna terusik oleh perlakuan Al.


Al yang menyadari hal itu langsung mengatur posisi nya untuk tidur, Al merutuki kebodohan nya, kenapa dirinya harus berlaku seperti pada Aletta?


‘Aahhh.... kau begitu cerobah Al,’ batin Al dengan gusar.


Sementara Aletta, Aletta hanya bingung karna sikap Al, Aletta sebenarnya tidak tidur, dirinya hanya pura pura tidur untuk menghindari perdebatan dengan Al.


Apakah sikap manis Al akan segera berakhir? Ada apa sebenarnya dengan mereka? Apakah mereka akan berpisah setelah datang nya Alexa?


...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....


...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....


...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...

__ADS_1


__ADS_2